Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Jumat, 31 Mei 2013

Bupati Pacitan: Dongkrak Pengunjung, Wisata Alam Dan Wisata Sejarah Bisa Satu Paket

Kabupaten Pacitan memiliki banyak situs pra sejarah kelas dunia. Bahkan salah satu dari situs yang bernama Song Terus menjadi rujukan para arkeolog dunia untuk mendalami penelitian di kota Seribu Satu Goa ini.
Sayang, keberadaan cagar budaya itu kurang banyak dilirik wisatawan.Mungkin karena obyek wisata sejarah yang ada di Desa Wareng Kecamatan Punung itu tergolong khusus. Sehingga yang datang berkunjung sebagian besar mereka yang berkepentingan dalam penelitian. Padahal, situs yang berada di bawah naungan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan tersebut sudah dikemas sedemikian rupa sehingga pengunjung umum dapat menikmati keindahan pra sejarah.

Suroto, salah satu juru pelihara (Jupel) Song Terus mengaku dalam sebulan pengunjung yang datang di situs Song Terus hanya berkisar 50 hingga 60 orang. Mereka yang berkunjung kebanyakan adalah pelajar dan mahasiswa. Termasuk peneliti dari luar negeri yang datang antara Juli hingga Agustus.

Kondisis ini jauh berbeda dengan obyek wisata Goa Tabuhan. Dalam sebulan pengunjung yang datang ke goa yang terkenal dengan batuan stalaktit dan stalagmit yang dapat ditabuh mirip gamelan itu dapat mencapai 500 orang. Padahal lokasi keduanya hanya terpaut kurang lebih seratus meter saja.

Melihat kondisi tersebut Bupati Indartato berharap agar keduanya dapat menjadi paket kunjungan wisata di Pacitan. Sehingga pengunjung yang datang melihat keindahan Goa Tabuhan juga dapat diarahkan mengunjungi Song Terus . Hal itu diungkapkan bupati saat agenda tilik warga di Desa Wareng Kecamatan Punung (Kamis,30/5). Bahkan, orang nomor satu di Pacitan itu mengisyaratkan melibatkan sekolah untuk menjadikan situs prasejarah di Pacitan sebagai salah satu media pembelajaran.

Selain Situs Song terus yang menjadi lokasi penemuan kerangka manusia purba, masih banyak situs pra sejarah lain di Kecamatan Punung. Seperti, situs Song Keplek, situs Ngrijangan, serta situs Sungai Bak Soka. Termasuk, keberadaan musium pra sejarah.Tak heran, selain julukan Kota seribu Satu Goa kabupaten Pacitan juga  terkenal dengan sebutan ibu kota prasejarah.(Riz)



Sumber :PacitanOnline

Selasa, 28 Mei 2013

Desa Padi Memilih, Juni 2013

Pemilihan gubernur saat ini sudah mulai dilaksanakan, dan baru-baru ini di Propinsi Bali. Jika di Bali pemilihan Gubernur, maka berbeda dengan di Desa Padi. Di Desa tersebut akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) yang akan digelar pada tanggal 6 Juni 2013 mendatang.

Desa Padi terletak di Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Berbatasan sebelah Barat dengan Desa Nglaran, sebelah selatan dengan Desa Jetak dan timur dengan Kecamatan Ngadirojo.Terdapat 3 calon yang mencalonkan menjadi Kepala Desa Padi, diantaranya :

  • Nomor urut 1 : Agung Kusindarto
  • Nomor urut 2 : Dimyati
    • Nomor urut 3 : M. Suyono
Pada pemilihan kali ini semua calon adalah Laki-laki, tidak seperti pada pemilihan sebelumnya.

Pada pemilihan ini, terdapat 4691 jiwa yang mempunyai hak pilih. Terdiri dari 2331 laki-laki dan 2360 perempuan. Dari jumlah itu, diharapkan pemilih yang golput hanyak segelintir saja atau pemilih melebihi setengah dari jumlah pemilih hak pilih tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, sudah banyak spanduk yang terpampang disepanjang Desa Padi. Namun yang paling dominan adalah gambar Calon Kepala Desa nomor urut dua dan tiga.

Harapan demi harapan sangat di elu-elukan oleh para masyarakat kepada calon yang nantinya berhasil memenangkan dan menjabat menjadi Kepala Desa Padi. Harapan yang terbesar pada pemimpin baru nantinya adalah perbaikan infrastruktur jalan utama Desa Padi yang menghubungkan dengan desa lainnya yang berbatasan langsung. Karena seperti yang telah diketahui secara gamblang, bahwa jalan Desa Padi saat ini rusak berat dan seperti tidak layak lagi dikatakan sebagai jalan. Selain, itu juga akan mengganggu dan menghambat roda perekonomian di Desa tersebut.

Semoga pemimpin baru nanti dapat mendengarkan uneg-uneg para warganya, dan tidak hanya memikirkan perutnya semata.


Kamis, 23 Mei 2013

Status Twitter SBY tentang motto saat remaja

Sebenarnya twitt ini telah di update sejak 19 Mei 2013,
isinya :

Saya lahir di Pacitan, kota kecil yg serba tertinggal, saat itu. Motto saya kala remaja: Kalau anak lain bisa, anak Pacitan juga bisa. *SBY*

Twitter SBY : @SBYudhoyono

Selasa, 21 Mei 2013

Tindak asusila pada anak marak di Pacitan


LENSAINDONESIA.COM: Daftar kasus asusila yang menimpa anak-anak di Pacitan bertambah panjang. Sejak Januari hingga pertengahan Mei ini polres setempat sudah mencatat delapan kejadian.
Yang terbaru, peristiwa yang dialami Bunga (nama samaran), siswi kelas VIII SMP di wilayah Kecamatan Tegalombo. Dia diduga telah digagahi oleh Triono (20), warga Kecamatan Tegalombo yang hanya bekerja sebagai sopir.
Kedua anak muda berlainan jenis kelamin itu berpacaran sejak beberapa bulan lalu. Tapi, hubungan itu dilarang oleh pihak orang tua Bunga. Alasannya, dia masih berstatus pelajar dan diharapkan berkonsentrasi pada pendidikannya. Tapi mereka yang sedang dimabuk asmara itu tidak mengindahkan larangan tersebut. Mereka tetap menjalin kasih secara sembunyi-sembunyi.
Gaya berpacarannya justru semakin kebablasan. Antara Bunga dan Triono sudah berhubungan badan hingga dua kali. Pertama di salah satu rumah kos wilayah Kecamatan Pacitan. Kemudian berlangsung di rumah Bunga.
“Itu, sesuai pengakuan tersangka (Triono) kepada penyidik,” kata Kapolres Pacitan AKBP Aris Hariyanto melalui Kasat Reskrim AKP Sukimin, Selasa (21/05/2013).
Tindak asusila pada anak marak di Pacitan - Empat bulan delapan pencabulan - Kekerasan seksual terhadap anakPerbuatan mereka pun akhirnya tercium juga. Jumitin, nenek Bunga menaruh curiga kepada kedua pasangan sejoli itu. Sebab, perempuan 60 tahun itu mendengar perbincangan dari dalam kamar cucunya. Saksi akhirnya membuka pintu kamar tersebut. “Tiba-tiba dia melihat orang laki-laki meloncat dari jendela untuk keluar,” ujar Sukimin.
Setelah itu, Jumitin menceritakan kejadian yang baru dilihatnya kepada Umi Wahyuni, ibu Bunga. Spontan perempuan 41 tahun itu bersedih. Dia pun menangisi apa yang telah dialami anaknya. Tak berapa lama, Puguh Setyaji (43), ayah Bunga pulang ke rumah. Umi lantas menceritakan perbuatan anaknya.
Emosi Puguh langsung memuncak. Dia langsung mencecar Bunga yang masih berada di kamarnya. Kepada ayahnya, siswi kelas VIII SMP itu mengaku telah disetubuhi Triono. Tapi, saat diketahui kala itu mereka belum sempat melakukan hubungan badan layaknya suami istri. “Orang tua korban tetap melaporkannya ke Mapolsek Tegalombo,” terusnya.
Polisi bergegas melakukan penyelidikan. Berbekal identitas dan ciri-ciri yang disampaikan korban, petugas dengan mudah mencokok Triono. Sopir angkutan umum itu, akhirnya digelandang ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Kemudian, pemuda tersebut dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.
“Barang bukti berupa pakaian milik korban dan HP milik tersangka juga kami amankan. Penyidik juga meminta visum et repertum terhadap alat vital korban,” pungkasnya.@rachma

Sumber : LensaIndonesia

Sabtu, 18 Mei 2013

Kerjasama alih kelola objek wisata Pantai Teleng Ria Pacitan,Segera Bentuk Tim Pengamanan Aset


Wisata water boom yang berada di kawasan wisata Teleng Ria Pacitan. (jbc15)
Wisata water boom yang berada di kawasan wisata Teleng Ria Pacitan. (jbc15)
Pacitan (Jurnalberita.com)- Kerjasama alih kelola objek wisata Pantai Teleng Ria antara Pemkab Pacitan dengan PT. El. John Tirta Emas Wisata, berakhir sudah. Kini, pemkab setempat berancang-ancang membentuk Tim Pengamanan Aset Daerah. Kepala Bidang Aset, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset (DPPKA) Pacitan, Joko Suparyono mengatakan, tim pengamanan tersebut terbagi dalam tiga bidang. Diantaranya keamanan, kebersihan dan ketertiban. “Kami melibatkan sejumlah SKPD terkait,” ujarnya, Kamis (16/5).
Sejumlah SKPD yang terlibat dalam keanggotaan Tim Pengamanan Aset Daerah seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda Dan Olah Raga, Dinas Cipta Karya Tata Ruang Dan Kebersihan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kesatuan Bangsa, Politik, Dinas Kelautan Dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia, Kantor Lingkungan Hidup, Camat serta Kepala Kelurahan. “Tim tersebut akan bertugas selama Pantai Teleng Ria dikelola pihak Pemkab,” jelasnya.
Joko juga menegaskan, sementara waktu ini pihaknya tidak akan memungut retribusi tiket masuk. Namun sebagaimana diatur dalam Perda Pemkab Pacitan No 21 Tahun 2011, para pengunjung akan dikenai retribusi parkir. “Selama dikelola pemkab, Pantai Teleng Ria akan dijadikan objek bulan promosi wisata,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan, Soetopo mengatakan, lembaga dewan sangat sependapat dengan penghapusan tiket masuk dikawasan objek wisata Pantai Teleng Ria. “Ya memang sementara waktu harus dibebaskan,” ujar Soetopo secara terpisah.
Legislator berbasis Partai Demokrat ini berharap, agar proses tender alih kelola Pantai Teleng Ria nantinya dilaksanakan sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. “Sehingga kedepan tidak ada persoalan lagi,” tukasnya. (jbc15)

sumber : JurnalBerita.com

Selasa, 14 Mei 2013

Pelebaran Jalan Jalur Pacitan-Kecamatan Kebonagung

Pelebaran jalan terus terlihat dikebut oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan. Saat ini pelabaran difokuskan pada jalur utama menuju Kecamatan Tulakan tepatnya di sepanjang jalan dari Desa Ketepung sampai Desa Ketro Kecamatan Kebonagung.

Pelebaran di jalur ini dilakukan karena memang medan jalan yang sempit, berliku-liku serta banyak jurang yang curam. Sehingga kecelakaan akan rawan terjadi jika tidak segera ditangani.

Sampai berita ini diturunkan, sudah banyak dibangun pondasi-pondasi serta banyak material yang berada ditepi-tepi jalan sampai yang memakan setengah badan jalan. Mulai dari Pasir, galian tanah, bahkan batu-baru besar dan tajam juga terpajang di jalan-jalan sepanjang pelebaran. Hal ini sangat membahayakan pengguna jalan jika tidak lebih berhati-hati saat melewatinya. Terkadang saat tikungan tidak terlihat material-material tersebut yang membuat mengerem mendadak dan bisa saja terpeleset karena ada material pasir yang licin. Serta saat bertemu pengendara motor ataupun mobil utamanya yang berlainan arah harus pelan-pelan karena jalan yang menyempit karena material, bahkan sampai keluar jalan agar cukup untuk dilewati.

Diutamakan bagi pengendara pada malam hari, harus bisa menjaga kecepatan karena medan yang kurang mendukung serta banyaknya debu yang bertebaran setelah dilewati menyebabkan pandangan mata yang kurang fokus apalagi jika kaca helm ditutup, terkadang akan sulit melihat kendaraan yang ada di depannya.

Kamis, 09 Mei 2013

Pasar Minulyo Pacitan, Jawa Timur Tiada Matinya (Pasar Tradisional nan Modern)

Tradisional juga Modern, itulah yang terpampang dan disuguhkan oleh Pasar Minulyo Pacitan. Terletak di Jalan Gatot Subroto sebelah Utara dari arah terminal Pacitan. 

Pasar Minulyo adalah central dari pusat ekonomi masyarakat Pacitan, karena sebagian besar aktifitas perdagangan dipusatkan di Pasar ini. Mulai subuh sampai dini hari seakan pasar ini tiada matinya. Subuh mengawali dengan para penjaja sayur keliling yang membeli dagangan di Pasar serta menyiapkannya untuk segera di dagangkan berkeliling masuk gang-gang tempat rumah penduduk yang biasanya telah menjadi langganannya. Selain itu para pedagang-pedagang yang menetap berkios di Pasar itupun menata dagangannya masing-masing mulai dari Pedagang Tekstil, peralatan sekolah, lauk pauk, peralatan rumah tangga, hingga makanan ringan sampai makanan berat.

Ketika surya merangkak naik , para pembeli dari penjuru Kota Pacitanpun berdatangan untuk membeli keperluan yang dibutuhkannya, dan itu berlangsung hingga senja menyapa.

Tidak berhenti di senja, perdagangan masih terus berlanjut pada malam hari menggantikan toko-toko yang tutup di malam hari. Disinilah para penjaja gorengan serta nasi goreng merajai. Para penjaja nasi goreng adalah paling dominan pada malam hari. Mereka telah menempati tempat berdagang masing-masing yang telah tertata apik di deretan depan dari Pasar Minulyo tersebut yaitu dari dekat jalan masuk Pasar hingga dekat jalan keluar. Biasanya mereka berdagang hingga dini hari, ada yang mencapai pukul 01.30 pagi.

Pasar Minulyo termasuk Pasar Tradisional juga Modern karena mempunya arsitektur bangunan yang megah, luas, bersih serta jauh dari kesan seperti pasar-pasar tradisonal lainnya. Pasar ini merupakan pasar terbesar di Kota Pacitan.

Selain dengan berbagai kelengkapan yang disugguhkan itu, Pasar Minulyo pun telah dilengkapi ATM Bersama (BNI) serta hotspot gratis untuk berselancar di dunia maya. Dengan demikian, pasar Minulyo termasuk sebagai nadi dari Kota Pacitan itu sendiri.



BEAUTIFUL PACITAN
WONDERFUL PACITAN
VISIT PACITAN 2013

Rabu, 08 Mei 2013

Gapura Masuk Kota Pacitan

Gapura berbentuk kotak bertuliskan "KOTA PACITAN" ini terletak di sebelah barat menuju Desa Sedeng. Gapura ini mengisyaratkan bahwa kita telah masuk Pusat Kota Pacitan. Jalan yang menurun memberikan pemandangan yang indah karena dapat melihat Kota Pacitan jika kita dari arah Sedeng. Terkadang ada pula yang memanfaatkan sebagai ajang foto-foto dikala lewat karena mempunyai daya tarik tersendiri untuk digunakan sebagai objeknya. Mulai dari orang Pacitan itu sendiri maupun pendatang yang melewati jalan ini.

Menjadi daya tarik, karena selain dapat melihat Kota Pacitan tetapi juga ada faktor dari desain Gapura yang modern, minimalis dan sangat bagus dibandingkan dengan gapura masuk di daerah lain di pacitan itu sendiri. Ditambah jika malam hari, permainan lampunya yang menambah kesan indah dan tidak membosankan.

Bundaran Penceng Pacitan Pada Malam Hari


Terletak di pusat Kota Pacitan arah timur dari Alun-alun. Bundaran Penceng merupakan jalan empat arah tempat bertemunya berbagai pengendara dari berbagai daerah di Pacitan maupun luar kota. 

  • Arah Barat adalah jalur menuju Pusat Kota (Kantor Bupati Pacitan ataupun Alun-alun), Kecamatan Punung, Pringkuku, Donorojo serta Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah
  • Arah Utara adalah jalur menuju Kecamatan Arjosari, Nawangan, Bandar, Tegalombo serta menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
  • Arah Timur adalah jalur menuju Kecamatan Kebonagung, Tulakan, Ngadirojo, Sudimoro serta ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
  • Arah Selatan adalah jalur menuju Pantai Teleng Ria, Pantai Pancer,Kecamatan Punung, Pringkuku, Donorojo serta menuju Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Berdekatan dengan Bundaran penceng tersebut terdapat pusat perbelanjaan seperti Enggal 2 Pacitan,Stasiun Radio GRINDULU FM, serta Pos Pengamanan Polisi Penceng. Secara tidak langsung Bundaran tersebut menjadi nadi jalan menuju berbagai tujuan tempat di Kabupaten Pacitan yang tidak pernah sepi dari pagi sampai malam lalu lalang kendaraan melewatinya.

Selasa, 07 Mei 2013

Apakah Situs YouTube Tidak Gratis Lagi?



Situs resmi YouTube rupanya sedang bersiap memasuki tren bisnis berlangganan media online. Menurut berita yang dilansir dari Financial Times,langkah bisnis ini telah dibicarakan sejak musim gugur lalu dan akan segera dimantapkan dalam minggu ini.

Menurut berita tersebut, situs video online milik google ini akan membebankan pelanggan yang akan menonton beragam video di YouTube dengan membayar paling sedikit sebesar $1,99 per bulan.

Untungnya pembebanan biaya ini tidak berlaku untuk seluruh konten YouTube. Pihak YouTube sendiri masih memberi banyak konten lain untuk dinikmati pelanggan secara gratis. Sayangnya, perwakilan YouTube, Robert Kyncl, belum dapat mengumumkan konten apa saja yang akan dibebankan pada pelanggan.

Keputusan menarik biaya pada pelanggan lantaran YouTube ingin bisa membawa lebih banyak konten bagi penikmat situsnya. Pelanggan situs tidak hanya sekedar menikmati layanan video, tapi juga diajak sebagai mitra untuk menghasilkan pendapatan dari situs ini melalui iklan. Banyak berbagai pihak yang berspekulasi bahwa konten-konten yang akan ditutup adalah konten video adult (dewasa) dan full movie (film berdurasi penuh). Jika hal ini benar-benar terwujud, tidak tertutup kemungkinan jumlah pengguna YouTube akan mengalami penurunan drastis. (Nariswari)


sumber :TabloidPulsa

Kuis Meet & Greet OVJ Palembang 2013


OVJ ROADSHOW akan menghibur warga PALEMBANG di Stadion Bumi Sriwijaya pada hari Sabtu, 18 Mei 2013.
Mau ikut Meet and Greet OVJ Roadshow di Palembang dan bertemu langsung wayang-wayang OVJ , Sule, Parto, Andre, Azis, Nunung dan Desta pada hari Jumat, 17 Mei 2013?
Caranya gampang, jawab pertanyaan dibawah ini dan kirim jawaban beserta data diri lengkap (nama, alamat, dan no.tlp) melalui email trans7club@hotmail.com dengan subjek#MEETANDGREET paling lambat, hari Minggu, 12 Mei 2013.

 “Sebutkan 4 (empat)  Nama Sinden OPERA VAN JAVA?”

Tiba Di Pacitan, Piala WTN Diarak


 
Setiba di Pacitan, Selasa (7/5), piala Wahana Tata Nugraha (WTN) yang diterima Bupati Indartato dari Kementerian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia diarak berkeliling. Supremasi bidang pembinaan tertib lalu lintas serta angkutan jalan untuk kategori kota kecil itu dibawa dengan kendaraan bak terbuka. Mulai dari perbatasan Pacitan barat di kecamatan Donorojo dan finis di Pendopo kabupaten
Selain piala asli yang dibawa langsung Kepala Dinas Perhubungan Komonikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Widi Sumardji nampak juga replika piala WTN yang ukuranya lebih besar. Iring-iringan kendaraan diikuti oleh berbagai elemen  masyarakat dengan mengendarai roda empat dan roda dua. Pun demikian sepanjang perjalanan rombongan pembawa piala WTN mendapat perhatian dari masyarakat serta pengguna jalan lain.

Setiba di Pendopo Kabupaten piala WTN disambut dengan upacara singkat dan diserahkan kepada Bupati untuk selanjutnya disimpan.Menurut Bupati Indartato anugerah ini diperoleh berkat kerja keras semua pihak. Baik aparat pemerintah, para pelaku usaha angkutan. Tidak lupa juga atas dukungan dan partisipasi masyarakat yang telah menjalankan tertib berlalu lintas.

Sementara itu Kepala Dishubkominfo Widi Sumardji mengatakan, selain prestasi anugerah ini merupakan tantangan untuk menciptakan berlalu lintas yang lebih baik. Apalagi, Pacitan kedepan yang semakin ramai seiring terbukanya akses selatan. Saat ini saja terang Widi, kendaraan yang beredar di Pacitan sudah mencapai 104 ribu unit. Sedangkan pertambahan kendaraan per tahun rata-rata mencapai 10 ribu unit.

Dengan kondisi tersebut maka tantangan mendesak adalah penyesuaian kondisi jalan dan rambu lalu lintas. Diakui Widi, kedua infrastruktur tersebut masih kurang mendukung. Untuk itu pihaknya akan selalu intensif berkoordinasi dengan provinsi maupun pusat serta lintas sektoral.(Riz)


sumber : PacitanOnline

Dinilai Tertib Berlalu Lintas, Kabupaten Pacitan Sabet Piala WTN 2013


Prestasi Kabupaten Pacitan terus berlanjut. Penghargaan demi penghargaan disematkan kepada kota berjuluk Seribu Satu Goa ini. Yang terbaru adalah anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN)
Penghargaan dari pemerintah pusat kepada daerah itu disematkan karena kabupaten Pacitan sebagai kota kecil dinilai berhasil melaksanakan pembinaan dibidang tertib lalu lintas serta angkutan jalan pada tahun 2012.

Penghargaan diterimakan langsung kepada Bupati Pacitan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (6/5) di Jakarta. Saat dihubungi usai penerimaan, Bupati Pacitan Indartato menyatakan, penghargaan piala WTN ini diperoleh berkat kerja keras semua pihak. Baik aparat pemerintah, para pelaku usaha angkutan. Tidak lupa juga atas dukungan dan partisipasi masyarakat yang telah menjalankan tertib berlalu lintas.

Meski menurut Bupati Indartato, masih banyak berbagai hal yang harus dibenahi untuk keselamatan berlalu lintas. Semisal, kondisi infrastruktur jalan, rambu lalu lintas serta pemahaman berkendara bagi masyarakat.

Untuk itu tegas Bupati Indartato, penghargaan ini harus menjadi pelajaran untuk lebih baik. Terlebih, akses yang mulai terbuka dengan selesainya jalur lintas selatan, mau tidak mau memberikan dampak bagi peningkatan volume kendaraan.(Riz)


Sumber : PacitanOnline

Jumat, 03 Mei 2013

Kode Pos Kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jatim



No.
Provinsi  
DT2 Kota, Kabupaten  
Kecamatan, Distrik  
Kode POS
Jml Desa
DT2
Kota, Kabupaten  
1Jawa TimurKab.PacitanArjosari6358117
2Jawa TimurKab.PacitanBandar635838
3Jawa TimurKab.PacitanDonorojo6355412
4Jawa TimurKab.PacitanKebon Agung6356119
5Jawa TimurKab.PacitanNawangan635849
6Jawa TimurKab.PacitanNgadirojo6357218
7Jawa TimurKab.PacitanPacitan63511 - 6351825
8Jawa TimurKab.PacitanPringkuku6355213
9Jawa TimurKab.PacitanPunung6355313
10Jawa TimurKab.PacitanSudimoro6357310
11Jawa TimurKab.PacitanTegalombo6358211
12Jawa TimurKab.PacitanTulakan6357116


Sumber : Kode Pos Nomor

Kode Pos Pacitan Kota


Kode Pos Pacitan


Berikut Daftar Kode Pos Pacitan, Jawa Timur:

  •  jln.abdul muis.... pacitan, kode pos: 63511
  •  jln.achmad yani, jendral,                             
        no.ganjil  1-65b... pacitan, kode pos: 63511
        no.ganjil 67-73... pacitan, kode pos: 63514
        no.genap   2-92................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap 100-118.................. pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.ade irma suryani nasution........... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.agung  sultan........................pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.agus salim, kh,                                   
        no.ganjil  1-33................... pacitan, kode pos: 63518
        no.ganjil 35-97................... pacitan, kode pos: 63511
        no.genap   2-52................... pacitan, kode pos: 63518
        no.genap  54-80................... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.ahmad dahlan  kh.................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.amin  h............................. pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.amin hamzah  teuku.................. pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.a. halim perdanakusuma  marsda...... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.a. rahmat hakim..................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.a. sugiopranoto  mgr. pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.a. tirtoyoso  sultan................ pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.basuki rahmat  jenderal,                          
        no.ganjil  1-45................... pacitan, kode pos: 63518
        no.ganjil 47-63................... pacitan, kode pos: 63511
        no.genap   2-20................... pacitan, kode pos: 63518
        no.genap  22-34................... pacitan, kode pos: 63511
        no.genap  36-dst.................. pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.brawijaya........................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.b. keling  ki ageng................. pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.cipto mangunkusumo  dr.............. pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.cik di tiro  teuku.................. pacitan, kode pos: 63518
  •   jln.cut nyak dien....................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.cut meutia.......................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.danudirja setiabudi, dr............. pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.dewi sartika, r..................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.dimjati, kh,                                      
        no.ganjil 1-23.................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap  2-14.................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.diponegoro, pangeran................ pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.d.i. panjaitan, mayjend............. pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.fakhrudin, h........................ pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.f. lumban tobing, dr................ pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.gajahmada........................... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.gatot subroto, jenderal,                          
        no.ganjil  1- 41.................. pacitan, kode pos: 63511
        no.ganjil 43-101.................. pacitan, kode pos: 63515
        no.genap   2- 46.................. pacitan, kode pos: 63511
        no.genap  48- 80.................. pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.harun, kopral....................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.hasanudin, sultan................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.hasyid asyari, kh................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.hos. cokroaminoto,                                
        no.ganjil  1-19................... pacitan, kode pos: 63512
        no.ganjil 21-35................... pacitan, kode pos: 63513
        no.genap   2-18................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap  20-42................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.i gst ngurah rai, kolonel........... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.imam bonjol, tengku................. pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.iswahyudi, marsda................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.jimat, kanjeng                                    
        no.ganjil 1-21.................... pacitan, kode pos: 63511
        no.genap  2- 6.................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.kartini, ra......................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.katamso, brigjend................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.kusuma atmaja, dr................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.mahmud badarudin, sultan............ pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.magribi, kiageng.................... pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.mas mansur, kh...................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.m.a.a. sucipto, marsda.............. pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.moh. yamin, sh...................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.mojo, kiai.......................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.m.t. haryono, letjend,                            
        no.ganjil  1- 15.................. pacitan, kode pos: 63515
        no.ganjil 37- 59.................. pacitan, kode pos: 63514
        no.genap  60-102.................. pacitan, kode pos: 63515
        no.genap 104-118.................. pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.nyak arif, teuku.................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.pantai telena ria................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.pattimura, kapiten,                               
        no.ganjil 1-5..................... pacitan, kode pos: 63512
        no.ganjil 7-19.................... pacitan, kode pos: 63513
        no.genap  2-6..................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap  8-26.................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.pemuda.............................. pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.petung, kiageng,                                  
        no.ganjil  1-49................... pacitan, kode pos: 63516
        no.ganjil 51-93................... pacitan, kode pos: 63551
        no.genap   4-40................... pacitan, kode pos: 63516
        no.genap  42-80................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.piere tendean, kapten                             
        no.ganjil  1-7.................... pacitan, kode pos: 63512
        no.ganjil  9-21t.................. pacitan, kode pos: 63513
        no.genap   2-8.................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap  10-32................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.polim, panglima..................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.posong, kiageng..................... pacitan, kode pos: 63518
  •   jln.pramuka............................. pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.rasuna said, h...................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.r.e. martadinata, laksamana......... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.robert wolter monginsidi............ pacitan, kode pos: 63518
  •   jln.ronggowarsito....................... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.r. otto iskandardinata.............. pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.saharjo, dr......................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.saleh, raden........................ pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.samanhudi, h,                                     
        no.ganjil  1-19................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap   2-12................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap  14-32................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.sasuit tubun, aj. insp,                           
        no.ganjil 1- 3.................... pacitan, kode pos: 63513
        no.ganjil 5- 7.................... pacitan, kode pos: 63514
        no.genap  2- 6.................... pacitan, kode pos: 63551
        no.genap  8-10.................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.serang, nyi ageng................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.sisingamangaraja.................... pacitan, kode pos: 63517
  •   jln.slamet riyadi....................... pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.s. parman, letjend,                               
        no.ganjil  1-45................... pacitan, kode pos: 63513
        no.ganjil 47-53................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap   2-44................... pacitan, kode pos: 63513
        no.genap  46-58................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.sudirman, jendral                                 
        no.ganjil   1‚ 65................. pacitan, kode pos: 63516
        no.ganjil  67-141................. pacitan, kode pos: 63518
        no.ganjil 143-165................. pacitan, kode pos: 63511
        no.genap    2- 92................. pacitan, kode pos: 63516
        no.genap   94-168................. pacitan, kode pos: 63518
        no.genap  170-184................. pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.sugiono, kolonel.................... pacitan, kode pos: 63513
  •   jln.sungkono, mayjend................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.supeno.............................. pacitan, kode pos: 63517
  •   jln.supomo, prof. dr. sh. r............. pacitan, kode pos: 63516
  •   jln.suprapto, jaks· agung............... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.suprapto, letjend,                                
        no.ganjil  1-45................... pacitan, kode pos: 63514
        no.ganjil 47-57................... pacitan, kode pos: 63515
        no.genap   2-48................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.supriyadi........................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.suryo, rm........................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.sutomo, dr                                        
        no.ganjil  1-31................... pacitan, kode pos: 63518
        no.ganjil 33-51................... pacitan, kode pos: 63512
        no.genap   2-68................... pacitan, kode pos: 63518
        no.genap  70-94................... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.tentara pelajar..................... pacitan, kode pos: 63518
  •   jln.untung suropati..................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.urip sumoharjo, jenderal............ pacitan, kode pos: 63511
  •   jln.usman, serda........................ pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.veteran............................. pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.wage rudolf supratman............... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.wakhid hasyim, kh................... pacitan, kode pos: 63515
  •   jln.wahidin sudiro husodo, dr........... pacitan, kode pos: 63512
  •   jln.walanda maramis..................... pacitan, kode pos: 63514
  •   jln.yos sudarso, komodor,                             
        no.ganjil 1-95.................... pacitan, kode pos: 63551
        no.genap  2....................... pacitan, kode pos: 63514
        no.genap  4-86.................... pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.zainal mustofa, kh.................. pacitan, kode pos: 63551
  •   jln.zainul arifin, kh................... pacitan, kode pos: 63551


Sumber : Kode Pos

Aktivitas Gempa di Pacitan Naik , Warga Diharapkan Waspada

Jurnas.com | Munculnya gempa bumi dengan titik pusat di perairan sekitar Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim) membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat waspada. Terlebih kekuatan gempa terus bertambah. “Mulanya kecil. Tapi kemudian meningkat,” kata Kepala Pelaksana BPBD setempat Didit Maryanto, Jum’at (3/5).

Dari data di seismograf milik Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) yang diterima oleh BPBD awalnya kekuatan gempa bumi hanya di kisaran 2 skala richter (SR). Tetapi pada gempa yang muncul berikutnya kekuatannya naik menjadi 3 SR dan bahkan sampai di angka 5 SR. Titik pusat gempa sendiri berada di 10 kilometer selatan Kota 1001 Goa ini.

Pihak BPBD sendiri telah melakukan pemantauan secara intensif terhadap gejala alam tersebut sejak tanggal 29 April lalu. Terlebih dari data yang mereka peroleh grafik penyerapan dan pelepasan energi bumi masih terjadi meski fluktuatif. Karena itu pihak terkait berharap agar warga tetap mewaspadai lonjakan pelepasan energi itu. “Kita berharap warga tetap menjaga kewaspadaannya,” harap Didit.

Untuk mengantisipasi ancaman bencana semacam itu BPBD rajin melakukan kordinasi dengan pihak-pihak lain. Selain dengan instansi di lingkup pemerintah kabupaten (pemkab), mereka juga melakukan hal serupa dengan wilayah-wilayah luar yang berada di pesisir selatan Pulau Jawa maupun BMKG.

Tidak itu saja, BPBD juga terus melakukan pemantauan dan mempersiapkan Posko 24 jam sepanjang 7 hari. Mengenai tindakan apa yang akan diambil jika gempa bumi terjadi, Didit menyerahkannya pada Pusat. Sebab sesuai mekanisme, yang berhak mengeluarkan himbauan atas terjadinya bencana gempa bumi maupun dampaknya adalah BMKG. Sedangkan daerah hanya sebatas berkordinasi.

“Untuk masyarakat jalurnya langsung pusat (BMKG,red),” tandasnya. Sebagai wilayah di pesisir selatan dan berbatasan dengan Samudera Indonesia, wilayah Kabupaten Pacitan rawan bencana gempa bumi tektonik maupun ancaman gelombang tsunami. Sebab di dasar laut membentang lempeng Indo-Australia yang kerap mengalami pergeseran maupun tumbukan dengan lempang lain sehingga memicu gempa bumi.

Selain kawasan pesisir, wilayah sepanjang patahan Grindulu yang membentang dari sisi selatan hingga utara juga rawan terdampak. Seperti ketika gempa melanda Yogyakarta tahun 2006 silam. Energi getaran rupanya merambat melalui jalur patahan sehingga membuat sejumlah rumah warga di Kecamatan Arjosari rusak. “Padahal disini (pusat kota,red) tidak ada dampak. Tapi diwilayah utara ada (kerusakan,red),” terang Didit.



sumber : Jurnas

Rabu, 01 Mei 2013

Duh! Atlet Porprov 2013 di Madiun Ditidurkan di Sekolah, Begitu Pula di Pacitan


01 Mei 2013 06:01:02 WIB Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Madiun 2013 nampaknya sudah kehilangan cara untuk menyelesaikan masalah akomodasi.

Di Pacitan, PB Porprov menyewa gedung sekolah untuk kemudian disulap menjadi tempat penginapan atlet dan official.

Ketua PB Porprov Jatim Dhimam Abror tak menampik bila sebanyak 730 orang atlet di Madiun belum tertampung akomodasi. Ternyata di Pacitan juga mengalami hal serupa.

Karena jumlah hotel dan penginapan sangat terbatas, PB Porprov terpaksa hall sekolah untuk disulap menjadi penginapan. "Kami sudah melihat fasilitas di salah satu SMPN di Pacitan, gedungnya cukup bagus untuk digunakan menginap," kata Abror, Selasa (30/4/2013) malam.

Rencanannya di hall sekolah itu akan diberi fasilitas tempat tidur, air conditioner (AC) dan beberapa fasilitas istirahat lainnya. Bahkan KONI juga akan menambah fasiltas kamar mandi portable. Diharapkan, fasilitas di gedung sekolah ini sejajar dengan hotel di pacitan

"Kami masih harus melihat jumlah kamar mandi, kalau kurang kita akan berikan kamar mandi portable, biar peserta tidak berebut," ucapnya mantan ketua PWI Jawa Timur (Jatim) ini.

Ternyata PB Porprov tak hanya mengalami kendala di akomodasi. Putusnya Jembatan Plapar di Kecamatan Slahung, Ponorogo, membuat akses masuk ke Pacitan menjadi terhambat. Untuk menyiasati, rencananya akan dibangun jembatan bailey di kawasan itu.

"Tapi hanya bisa untuk mobil, sedangkan bus tidak bisa lewat. Kemungkinan kita akan melalui Wonogiri atau Trenggalek untuk menuju Pacitan," terang Abror. Pacitan sendiri akan menjadi tuan rumah untuk empat cabang olahraga (cabor), yakni bola voli, sepak takraw, voli pantai dan catur.[sya/ted]


sumber :Berita Jatim