Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Jumat, 23 Desember 2011

DUKUNG PACITAN TEMPAT ROAD SHOW OVJ TRANS7 2012

Group ini dibuat dalam rangka Mendukung Kab. PACITAN,JAWA TIMUR menjadi salah satu dari 6 tempat yang di gunakan untuk ROAD SHOW OPERA VAN JAVA 2012 . Semoga dengan banyaknya partisipasi (anggota) dalam group ini bisa membuat Pihak TRANS7 serta OVJ berminat untuk memasukkan Kabupaten PACITAN menjadi tempat tujuan ROAD SHOW OVJ 2012 dari 6 tempat lainnya. maka gabung di FB dengan nama " DUKUNG PACITAN TEMPAT ROAD SHOW OVJ TRANS7 2012"

Kamis, 22 Desember 2011

Nakhoda Kapal Pengangkut Imigran Diduga Kabur ke Pacitan

Metrotvnews.com, Pacitan: Dermaga Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur, tampak berbeda. Tak terlihat aktivitas nelayan seperti biasanya. Yang tampak polisi berjaga di pos pantau di sekitar pantai. Ini menyusul adanya indikasi nakhoda kapal nahas yang mengangkut ratusan imigran asal Timur Tengah diduga melarikan ke Pacitan dengan mengunakan kapal bot.

Menurut informasi, saat kejadian, nakhoda kapal sempat meminta tolong pada tim SAR setempat. Namun, karena ada seorang wanita dan anak yang juga harus diselamatkan, maka tim SAR mendahulukan wanita dan anak tersebut. Sedangkan nakhoda belum sempat dinaikkan ke atas kapal tim SAR.

Proses pencarian nakhoda kapal nahas yang diduga berada di perairan pantai Pacitan itu akan dilakukan lebih intensif, baik lewat darat maupun laut.(Ferry Aquarius/BEY)

Terjunkan 400 Personil Keamanan Kawal Natal Dan Tahun Baru




 
400 personil pengamanan, disiagakan untuk mengawal peringatan natal dan tahun baru 2012 di Pacitan. Jumlah itu terdiri dari pasukan kepolisian, TNI serta lintas sektoral lain. Seperti, Satpol PP, Dinas Perhubungan,  Komunitas radio komonikasi serta organisasi kemasyarakatan
Kapolres Pacitan AKBP Muhammad Agung Budiono dikonfirmasi mengatakan, pengamanan akan dilakukan terpadu mulai 22 Desember hingga 3 hari setelah tahun baru. Fokus pengamanan dilakukan pada tempat-tempat ibadah, lokasi wisata serta titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat massa. Selain wilayah kota, pengamanan juga ditekankan untuk jajaran Polsek di masing-masing kecamatan.

Pun demikian dengan pengamanan jalur lalu lintas. Antisipasi keramaian saat libur tahun baru lanjut kapolres, pihaknya intensifkan sejumlah pos yang menjadi titik pantau petugas.Hanya saja, AKBP Muhamad Agung Budiono mengingatkan pengguna jalan terutama yang akan atau keluar Pacitan agar lebih berhati-hati dan waspada.

 Masih ada beberapa titik rawan yang belum dilengkapi rambu-rambu lalu lintas atau ada marka yang terhalang oleh pepohonan. Kapolres juga telah memerintahkan jajaranya untuk mendata setiap titik rawan yang belum diberi tanda peringatan untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan.

Untuk mendukung operasi lilin pengamanan natal dan tahun baru, jajaran kepolisian Pacitan mengawali cipta kondisi dengan menggelar operasi Pekat. Selama 10 hari pelaksanaan razia polisi berhasil menjaring 25 kasus, diantaranya 3 kasus prostitusi, 1 kasus peredaran obat dan jamu tanpa ijin, 3 kasus perjudian, miras, pencurian dan penyakit masyarakat lainya.(Riz)

Kembangkan Pasar Minulyo Sebagai Pusat Kegiatan Sosial Dan Budaya




 
Pasar baru Minulyo yang merupakan gabungan dari dua pasar tradisional, pasar Sawo dan pasar Baleharjo, terus berbenah. Sebagai pasar percontohan, sentra niaga terbesar di Pacitan itu, mulai disiapkan menjadi pusat ekonomi sosial serta budaya
Demikian dikatakan Iwid Widhi santoso, Tim peneliti dan Pemberdayaan pasar Percontohan Minulyo, saat whorkshop Penyusunan Modul Pasar minulyo 2012-2013 Jumat (16/12). Pasar sebagai bagian yang sangat dekat dengan jiwa publik menurut Iwid Widhi santoso, memiliki peran dan fungsi sangat penting bagi kelangsungan hidup publik. Antara lain, pasar sebagai salah satu pusat kekuatan ekonomi,Sebagai penyerap tenaga kerja serta menjadi wahana interaksi sosial.

Bahkan, pasar minulyo kedepan juga dirancang menjadi ruang publik yang terbuka, akomodatif juga demokratis.Salah satunya dengan pendekatan budaya. Kedepan pasar Minulyo akan banyak digunakan sebagai ruang kegiatan seni kebudayaan dan hiburan. Misalnya, dengan menggelar pameran seni, pasar rakyat, kegiatan lomba-lomba hingga wisata kuliner.

Melalaui upaya revitalisasi tersebut tandas Iwid Widhi santoso, keberadaan pasar Minulyo bukan hanya sebagai penunjang ekonomi, namun juga menjadi pusat berbagai kegiatan. Harapanya, muncul dampak positif dari peningkatan pengunjung pasar. Karena sebagai pasar baru, pasar yang yang diresmikan Prsiden SBY itu belum memiliki sejarah layaknya pasar-pasar tradisional lainya. Sehingga belum memiliki karakter yang mengena bagi calon konsumenya.

Lebih lanjut Iwid Widhi Santoso menekankan pentingnya kerjasama semua pihak untuk mewujudkan program tersebut. Mulai dari pemangku kepentingan, Swasta, Tokoh masyarakat hingga pelaku pasar itu sendiri.

Pasar tradisional Minulyo sendiri dibangun dengan konsep modern sebagai pengganti pasar induk Baleharjo yang terbakar.Selain pembangunan induk pasar yang sudah rampung, Pasar Minulyo juga dilengkapi fasilitas pendukung lain. Seperti,fasilitas pengolahan sampah, jasa perbankan, taman bacaan, sarana ibadah serta wisata kuliner.(Riz)

Subsidi Tiap Sapi Bunting Untuk Jaga Kepunahan Ternak




 
Sebagai upaya mempertahankan populasi ternak sapi, pemerintah memberikan insentif khusus bagi peternak. Hanya saja, tidak semua pemilik ternak mendapatkan bantuan.Kecuali, mereka yang memiliki ternak sapi bunting
Kabid Peternakan Dinas tanaman Pangan dan Peternakan Pacitan Winardi mengatakan, Program dari pemerintah propinsi ini merupakan bentuk upaya penyelamatan sapi terutama sapi peranakan asli jawa atau peranakan ongole (PO). Ancaman kepunahan ini cukup beralasan mengingat ratusan ribu sapi harus dipotong tiap tahunya.Selain itu sebagai gudang ternak nasional, Propinsi Jawa Timur berperan dalam mewujudkan swasembada daging sapi 2015.

Khusus untuk kabupaten Pacitan, tandas winardi, pemberian insentif diberikan kepada kelompok peternak dengan alokasi 324 ekor sapi bunting per kelompok. Keempat kelompok peternak tersebut berada di desa Menadi kecamatan Pacitan Kota, desa Kendal Kecamatan Punung, desa Bandar kecamatan Bandar dan di kecamatan Tulakan.Sasaran kelompok ini diambilkan  yang masih aktif dengan populasi paling banyak dibanding yang lain.

Dari pendataan kelompok selanjutnya hanya sapi yang benar-benar bunting yang diberikan insentif Rp.500 ribu. Itupun dengan batasan bunting minimal lima bulan keatas. Diutamakan, insentif  merata di lingkungan sekitar kelompok. Jika kuota masih sisa, maka dapat disalurkan ke desa tetangga dengan persyaratan yang sama pula.

Bagi peternak yang sapinya sudah mendapatkan insentif lanjut Winardi, petugas akan memberikan tanda khusus. Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kecurangan. Pun demikian, insentif yang diberikan harus diterimakan utuh tanpa ada potongan sama sekali.

Khusus untuk sapi putih atau PO pemerintah juga membuat program khusus penyelamatan dari kepunahan. Budidaya dilakukan di 3 keamatan, yakni desa Gondosari kecamatan Punung, desa Glinggangan kecamatan Pringkuku serta desa karanganyar kecamatan Kebonagung. Populasi sapi peranakan jawa asli ini saat ini tinggal 20 persen dari populasi sapi di kabupaten Pacitan yakni, kurang lebih 53 ribu ekor.(Riz)

Rabu, 14 Desember 2011

Frendi's TiOne Logo


Wabup: Pentingnya Peran Swasta Dalam Upaya Konservasi Hutan Dan Lahan


 
Keterlibatan swasta dalam menanggulangi kerusakan hutan dan lahan menjadi salah satu kunci penting selain peran dari pemerintah. Dukungan berbagai pihak menjadikan upaya konservasi lebih maksimal. Pemerintah sebagai pemangku kepentingan tidak mungkin maksimal melakukan sendirian. Namun juga dukungan swasta dan masyarakat
BRI Pacitan sebagai badan usaha milik negara nampaknya memahami persoalan tersebut. Melalui program CSR perusahaan perbankan itu menggelontor 114 ribu bibit berbagai jenis tanaman produktif untuk 16 desa di 12 kecamatan. Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan untuk kepentingan masyarakat. Bantuan bibit yang diserahkan secara simbolis oleh wakil bupati Pacitan Prayitno itu dipusatkan di kecamatan Arjosari kabupaten Pacitan, Selasa 13/12). Bibit pohon yang diberikan antara lain, Klengkeng, Rambutan, Durian dan Nangka.

Wakil bupati Pacitan dalam sambutanya mengatakan, sangat mendukung program tersebut. Apalagi  lahan kritis di Pacitan masih cukup banyak, kurang lebih 30 persen.Parahnya lagi, Sebagian besar kerusakan berada dikawasan hulu yang diharapkan menjadi benteng utama. Kawasan hulu sebagai area resapan menjadi prioritas penanganan untuk menanggulangi banjir kota.

Untuk itu wakil bupati minta kepada masyarakat untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh swasta dengan sebaik-baiknya. Menanam tanaman keras dan produktif pada lahan-lahan kritis dan tidur agar upaya konservasi alam berhasil. Disatu sisi, tanaman produktif juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat. Penyerahan ratusan ribu bantuan bibit tanaman produktif ini merupakan rangkaian hari ulang tahun Bank rakyat indonesia (BRI) yang dirangkaikan dengan penanaman satu milyar pohon. (Riz)

Waspadai Pergerakan Tanah, BPBD Pacitan Intensifkan Pemantauan



 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, terus intensifkan pemantauan terhadap potensi bencana. Salah satunya adalah potensi pergerakan tanah tinggi. Sesuai data potensi gerakan tanah yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dua kecamatan yang mengalami pergerakan adalah kecamatan Arjosari dan Tegalombo
Seperti dijelaskan Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Tri Mudjiharto, berdasar data tersebut pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi kemungkinan bencana. menghadapi potensi gerakan tanah itu pihaknya sebenarnya sudah melakukan serangkaian persiapan. Namun demikian baru akan lebih diintensifkan ketika curah hujan meninggi. Sesuai perkiraan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika, puncak musim hujan baru akan terjadi Januari mendatang.

Dari data peringatan potensi gerakan tanah, PVMBG mencatat status  dua kecamatan tersebut meningkat. Jika pada bulan November statusnya masih di level menengah-tinggi,bulan berikutnya  naik menjadi tinggi. Sedangkan untuk 10 kecamatan lain statusnya relatif stabil. Gerakan tanah akan terjadi ketika intensitas hujan tinggi. Khususnya bagi wilayah yang berdekatan dengan lembah sungai atau tebing jalan.

Lebih lanjut dia mengungkapkan gerakan tanah dipicu oleh dua hal.Yakni tektonik dan beban yang ada pada tanah itu sendiri.Untuk menguatkan struktur tanah harus ditanami jenis tanaman keras. Bukan tanaman sejenis bambu atau dibuka untuk perladangan.(Riz)

Jumat, 09 Desember 2011

Gugah Kesadaran Berlalu lintas, Bupati Indartato Bagikan Helm Gratis



Keramaian Jalur lalu lintas jalan Ahmad Yani Jum\'at (9/12) pagi terasa berbeda. Lalu lalang kendaraan yang melintas dimeriahkan aksi simpatik jajaran Dinas Perhubungan
Pagi itu, nampaknya ada acara pembagian Helm standart bagi pengendara kendaraan bermotor roda dua. Tentunya berlaku bagi pengendara yang kedapatan tidak melengkapi pengaman pelindung kepala.Yang lebih menghebohkan, aksi tersebut juga diikuti orang nomor satu di Pacitan Bupati Indartato.


Aksi bagi-bagi helm gratis ini sendiri menyita perhatian pengguna jalan. Bahkan, dari 150 unit helm yang disediakan Dishubkominfo, semua habis terbagi dalam tempo singkat.


Bupati Indartato saat ditemui disela kegiatan mengatakan,upaya ini untuk memberikan contoh kepada pengguna jalan terutama orang tua.Karena faktanya banyak anak-anak yang dibonceng diantar kesekolah tanpa dilengkapi pengaman. Bupati berharap, orang tua sadar dan melengkapi anak yang dibonceng dengan helm.


Tidak hanya terhenti sebatas pemberian helm, Namun kedepan harus ada  upaya sosialisasi. Baik melalui organisasi kepemudaan, kewanitaan maupun langsung ke sekolah-sekolah bersama aparat Satlantas.Karena ini menyangkut kebiasaan,ungkap bupati,dibutuhkan keterlibatan keluarga.


Kegiatan bagi-bagi helm gratis yang berlangsung saat jam berangkat sekolah ini disambut antusias para pengguna jalan. Bahkan, ada diantara warga yang merasa kecewa karena tidak kebagian helm gratis. Selain Bupati, turut membagikan helm wakil bupati, sekretaris daerah serta tim penggerak PKK kabupaten.(Pur/Riz)

Kamis, 08 Desember 2011

Tak Kunjung Diperhatikan, Pengungsi Gamalama Berdemo


Sawaluddin Damopolii dan Sudirman
08/12/2011 19:16
Liputan6.com, Ternate: Warga Kelurahan Marikurubu, Ternate Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/12), mandi lumpur dari debu vulkanik gunung di depan kantor wali kota setempat. Aksi tersebut dilakukan karena warga marah lantaran hingga hari keempat erupsi Gunung Gamalama, mereka belum juga memperoleh air bersih dari pemerintah setempat.

Warga menuntut pemerintah setempat serius menangani pengungsi dan warga yang terkena dampak letusan Gunung Gamalama. Selain mandi lumpur, massa juga berteriak-teriak wali kota Ternate pembohong. Pasalnya, selain air bersih, masker pun mereka tidak diberikan.

Kawasan terparah terjadi berada di Kelurahan Marikurubu. Sekitar 600 kepala keluarga sejak Gamalama erupsi hanya mengkonsumsi air yang tercemar debu vulkanik. Warga mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika pemerintah kota setempat lambat dalam memenuhi janjinya.(BJK/ULF)

Numpang Beken 4


Numpang Beken 3


Numpang Beken 2


Numpang Beken 1


Numpang Beken : Frendi Setiawan Pradikdo








Rabu, 07 Desember 2011

Sakit Satu jamaah Haji Pacitan Urung Pulang Bersama Rombongan


Satu jamaah Haji Pacitan terpaksa tidak pulang bersama rombongan karena harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Dr.Soetomo Surabaya.Rajiman jamaah haji asal kecamatan Kebonagung itu tidak melanjutkan perjalanan ke Pacitan setelah pesawatnya mendarat di bandara Juanda Surabaya, karena sakit yang dideritanya
Kasi haji dan Umroh kantor kementerian agama pacitan Siti Aisyah menjelaskan, Haji Rajiman menderita sakit sejak masih berada di Arab saudi. Setelah tiba ditanah air dan mendapatkan pemeriksaan di klinik asram haji Sukolilo Surabaya yang bersangkutan atas permintaan keluarga dipindah kerumah sakit.Selama mendapat perawatan, haji Rajiman ditunggui pihak keluarga.

Lebih lanjut Siti aisya mengatakan, haji rajiman adalah satu diantara jamaah haji Pacitan yang masuk kategori khusus. Yakni usia diatas 60 tahun. Sebelumnya, dua jamaah haji asal Ngadirojo justru harus ditanazulkan atau dipulangkan lebih awal juga karena sakit. Pasangan suami istri lanjut usia tersebut juga kategori usia kritis serta memiliki riwayat kesehatan kurang baik sejak masih di Pacitan. Tanazul atau pulang awal diperbolehkan karena jamaah haji bersangkutan sudah selesai menjalankan syarat wajib dan rukun haji.

Dari total jamaah haji Pacitan yang berangkat menunaikan rukun islam ke lima sebanyak 147 orang, tiba di pendopo kabupaten Pacitan Selasa (0/12) tinggal 140 jamaah. Tujuh jamaah lain tidak pulang bersama rombongan karena berbagai alasan. Empat jamaah pulang awal, dua jamaah dijemput keluarga dan tinggal di Surabaya serta satu jamaah harus menjalani perawatan di rumah sakit Surabaya.

Prosesi penyambutan jamaah haji berlangsung di pendopo kabupaten dan diterima langsung bupati Pacitan Indartato. Kedatangan tamu allah ini langsung disambut sanak keluarga yang sudah menunggu sejak sore hari. Dari pendopo kabupaten jamaah haji langsung pulang ke rumah masing-masing.(Riz)    

Gempa Dahsyat Guncang Pacitan, Warga Dua Desa Diungsikan. Simulasi Bencana Sukses

[ 06/12/2011, 14:52 WIB ] 

Ketenangan warga Pacitan, Selasa (6/12) pagi terkoyak. Gempa bumi dengan kekuatan dahsyat tiba-tiba mengguncang.Sontak warga berhamburan lari keluar rumah menyelamatkan diri.Sebagian diantaranya berlindung dibawah kolong meja
Selang  berapa saat kemudian sirine tanda bahaya dari alat pendeteksi dini gelombang air laut berbunyi memenuhi seantero punjuru kota. Gempa bumi dengan kekuatan 7,2 SR mendorong terjadinya tsunami besar di pantai Pacitan.


Didua desa terdekat dengan pantai Kembang dan Sirnoboyo warga berlarian menuju lokasi aman. Dengan bantuan aparat keamanan, penduduk menuju titik pengungsian yang  aman, mengikuti petunjuk jalur evakuasi yang ada. Sesuai perkiraan BMKG, gelombang tsunami benar-benar terjadi. Ombak besar meluncur deras dari laut menuju pantai dan menghancurkan setiap yang ada di daratan.


Kejadian ini tentu bukanlah kejadian sebenarnya. Ini hanyalah gladi lapang ancaman gempa dan tsunami yang digelar Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur di Pacitan. Kegiatan ini sendiri diikuti oleh seluruh kekuatan penanganan bencana kabupaten serta melibatkan warga masyarakat dua desa, yakni desa Kembang dan Sirnoboyo. Dua kawasan tersebut dijadikan lokasi mitigasi bencana karena berada paling dekat dengan laut.


Menurut Sugeng Yanu, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Propinsi Jawa Timur  sebagai penyelenggaran, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kemampuan unsur dalam mendukung penanggulangan bencana di kabupaten Pacitan. Selain itu juga mengintegrasikan potensi penanggulangan bencana serta menggelar kekuatan potensi bencana meliputi peralatan, kekuatan personil dan ketrampilan menangani bencana.


Dipihnya Pacitan sebagai pusat kegiatan simulasi bencana tandas Sugeng, karena kabupaten diujung selatan Jawa timur ini rawan terhadap bencana. Mulai dari banjir, tanah longsor, gempa hingga tsunami. Sebagai langkah antisipasi diperlukan komitmen bersama melaksanakan upaya strategis dan integral. Apalagi dalam menangani bencana tidak lagi memakai paradigma lama yang responsif namun lebih pada upaya prefentif.


Sementara wakil bupati Pacitan Prayitno saat membuka secara resmi Gladi Lapang mengatakan, sudah saatnya masyarakat Pacitan sadar bahwa ancaman bencana dapat sewaktu-waktu terjadi. Untuk itu kesiapsiagaan harus selalu dikedepankan.


Selain dipertontonkan simulasi bencana, gladi lapang yang berlangsung hampir dua jam itu juga sebagai unjuk kekuatan semua komponen penanganan bencana yang dimiliki kabuaten Pacitan. Bahkan kegiatan tersebut dirancang menyerupai kejadian sebenarnya dengan melibatkan warga didua desa. Hal ini bertujuan agar masyarakat benar-benar memahami cara-cara menyelamatkan diri jika  terjadi bencana. (Riz) 

Sabtu, 03 Desember 2011

MORE TV 1-4 On Palapa D




MORE 1
4140
Vertical
30000
VPID: 46
APID:102
PCRPID:46

MORE 2
4140
Vertical
30000
VPID:201
APID:202
PCRPID:201

MORE 3
4140
Vertical
30000
VPID:301
APID:302
PCRPID:301

MORE 4
4140
Vertical
30000
VPID:401
APID:402
PCRPID:401

ALL CHANNEL ON DVB-S or MPEG2

Kamis, 01 Desember 2011

Murid Sekolah di Pacitan Wajib Tanam Pohon

 Pacitan: Bupati Pacitan, Jawa Timur, Indartato mewajibkan seluruh peserta didik yang baru masuk sekolah di daerahnya untuk menanam pohon. Kebijakan itu sebagai bentuk pendidikan dini terhadap anak agar lebih peduli dalam upaya pelestarian dan konservasi lingkungan.

"Wacana kebijakan soal ini serius dan tidak main-main, dalam waktu dekat saya akan mengeluarkan SK (surat keputusan)-nya, di mana setiap anak yang baru masuk sekolah wajib menanam minimal satu batang pohon keras di pekarangan rumah masing-masing," tegasnya usai mencanangkan hari menanam pohon Indonesia di Desa Mendolo Kidul, Kecamatan Punung, Selasa (29/11).

Untuk itu, bupati menginstruksikan kepada seluruh elemen pegawai setempat, khususnya kalangan guru, agar melakukan sosialisasi sejak mulai dari sekarang. Tujuan dari program itu sendiri dimaksudkan untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada anak sekaligus mempersiapkan masa depan anak.

"Sisi ekonomis yang bisa dipetik adalah, jika pohon yang ditanam kelak sudah siap tebang maka akan dapat dimanfaatkan untuk membiayai sekolah anak-anak kita," ujar Indartato.

Karenanya, untuk menjalankan program tersebut pemerintah daerah berencana menggandeng dinas pendidikan setempat, sedangkan dalam pelaksanaan akan melibatkan peran kecamatan dan desa sebagai pengawas.

Ia menambahkan, khusus untuk kawasan hulu akan menjadi prioritas penanganan konservasi. Sebab, dari sekitar 23 ribu hektare lahan kritis di Kabupaten Pacitan, sebagian besar di antaranya berada di kawasan tersebut.

Menurut dia, ada beberapa alasan mengapa di kawasan hulu justru kondisinya memprihatinkan. "Selain karena tingkat kemiringan hutannya yang cenderung curam, hutan tersebut adalah hutan rakyat sehingga menjadi sumber mata pencaharian, bukan berfungsi sebagai kawasan lindung," terang. (Ant/*)

Rabu, 30 November 2011

Apakah Demi Olga, Jessica Iskandar Putuskan Pacar?





Jessica Iskandar mengaku telah putus dari kekasihnya. Inikah pertanda keseriusan perasaan Jessica terhadap rekannya di Dahsyat, Olga Syahputra?

"Ya begitu deh. Aku sudah putus dan enggak bisa ngomong apa-apa sekarang. Aku enggak mau bahas kenapa aku putus," tolak Jessica saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (20/10/2011).

Meski perasaannya sedang hancur, Jessica mengaku berusaha untuk kuat menjalani hidup. "Sekarang santai saja menjalani hidup. Sedih, tapi ya sudahlah. Saat ini, fokus sajalah menjalani hidup," tekadnya.

Beruntung, Jessica memiliki teman-teman yang selalu menghibur dan kasih support untuknya. Termasuk rekannya di Dahsyat, Olga Syahputra.

"Iya, teman-teman kasih nasihat-nasihat pas tahu aku putus. Olga juga kasih masukan buat aku. Katanya, masalah ini enggak usah terlalu dipikirin," bebernya.

Jessica berharap dengan adanya masalah ini dirinya bisa menjadi lebih baik. Untuk ke depannya, dia bisa belajar dari pengalaman yang pernah dialami.

"Ke depan mudah-mudahan lebih baik, karena bisa belajar dari yang sudah ada," harapnya.

Dengan putusnya Jessica, maka peluang bisa merajut kasih dengan Olga semakin terbuka lebar. Olga secara gamblang bersedia menikahi Jessica jika bintang film Nazar itu sungguh-sungguh mencintainya.



viva

Luki Indartato: Motif Pace Akan Dipatenkan Sebagai Motif Batik Khas Pacitan



 
Sebagai produk unggulan, batik asli Pacitan memiliki motif khas tersendiri. Buah Pace (Mengkudu) dipilih sebagai motif batik Pacitan karena memiliki keterkaitan sejarah dengan cikal bakal kota berjuluk Seribu Satu Goa Ini
Untuk mempertahankan kekhasan tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Pacitan akan segera mendaftarkan motif pace untuk dipatenkan.Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat Luki Indartato. Istri Bupati Pacitan Indartato itu menegaskan, usulan untuk mematenkan motif pace sebagai motif batik khas Pacitan itu, paling lambat awal tahun depan. 

Upaya mematenkan motif buah pace ini sendiri tidak hanya sebagai langkah memproteksi kekayaan budaya daerah, tetapi juga dapat menjadi bekal optimalisasi pengembangan kerajinan batik itu sendiri. Apalagi jika melihat bagaimanakerajinan batik Pacitan semakin bergeliat.  Beberapa perajin lokal mulai bermunculan. Dan yang lebih menggembirakan proses regenerasi pembatik sudah berjalan.Khususnya di kalangan pelajar.

Rencananya pengembangan batik akan menggandeng pihak-pihak lain di luar instansi berwenang. Misalnya dengan rumah pintar (Rumpin) yang didirikan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopindag) Pacitan  Hery Purwanto menjelaskan, upaya regenarasi bakal diintensifkan, dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Dindik) untuk memasukkan batik dalam pelajaran kerajinan atau muatan lokal.Saat ini jumlah perajin batik Pacitan mencapai 300 orang. usahanya mulai dari kecil, menengah, dan besar. Sentra pembuatannya di wilayah Kecamatan Ngadirojo dan Pacitan.(Riz)

pacitankab.go.id

45 Penghargaan Diraih Pacitan Sepanjang Tahun 2011



 
Tahun 2011 benar-benar menjadi tahun istimewa bagi kabupaten Pacitan.Pasalnya, sepanjang tahun ini, kabupaten berjuluk kota Seribu Satu Goa ini menerima 45 penghargaan mulai dari tingkat provinsi, Nasional dan Internasional
Beberapa penghargaan diraih secara indifidu dan sebagian lainya diraih secara kelembagaan. Sederet prestasi ini disampaikan saat upacara peringatan puncak ulang tahun KORPRI di alon-alon Pacitan. Dari keseluruhan penghargaan yang diberikan, sebagian besar berada di lembaga pendidikan yakni 28 kategori. Sedangkan sisanya disejumlah SKPD.

Dinas Pendidikan misalnya, meraih penghargaa Terobosan bidang pelayanan pendidikan dari JPIP otonomi award , beberapa medali emas,perak dan perunggu  kompetensi siswa tingkat propinsi dan nasional serta  belasan penghargaan individu lain, mulai tingkat SD hingga SMA.Penghargaan Guru berprestasi, sekolah berkarakter terbaik hingga juara satu sempoa Malaysia Internasional tingkat SD.

Penghargaan dari SKPD lain diantaranya, predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) penata usahaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penhargaan Swasti Saba kategori Padapa pada kabupaten sehat tingkat nasional. Penhargaan Cipa Award tentang wisata tingkat nasional, Anugerah Agro Inovasi rumah pangan lestari tingkat nasional serta sejumlah penghargaan pada SKPD lain.

Bupati Pacitan Indartato dalam sambutanya saat menjadi inspektur upacara, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada  mereka yang berprestasi. Sebagai aparatur pemerintah, tentunya tugas-tugas lain masih menantang.Apalagi diera reformasi saat ini, birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan negara harus mampu meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaik bagi masyarakat.

Puncak hari ulang tahun KORPRI dikabupaten Pacitan juga dirangkaikan dengan ulang tahun Dharma Wanita persatuan, HUT PGRI dan hari guru nasional.(Riz) 

Pacitankab.go.id

Perangi lahan Kritis Bupati Siapkan SK Wajib Tanam Satu Batang Pohon Untuk Anak Baru Masuk Sekolah



 
Upaya konserfasi hutan dan lahan benar-benar menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten Pacitan. Bukan tanpa alasan, karena kota paling selatan Jawa Timur ini kerap terjadi banjir dan tanah longsor. Salah satu penyebabnya adalah kurang berfungsinya area resapan akibat kerusakan vegetasi tanaman di hulu
Menyikapi hal tersebut Bupati Pacitan Indartato minta agar semua lapisan masyarakat,swasta dan pemerintah memperhatikan kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikannya saat mencanangkan hari menanam pohon Indonesia di desa Mendolo Kidul Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Bahkan sebagai bentuk keseriusan, bupati akan mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengharuskan anak yang baru masuk sekolah, menanam minimal satu batang pohon keras di pekaranganya.

Tujuan dari program ini tandas Bupati, untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada anak sekaligus mempersiapkan masa depan anak. Jika pohon yang ditanam kelak sudah siap tebang maka akan dapat dimanfaatkan untuk membiayai sekolahnya. Untuk menjalankan program tersebut pemerintah menggandeng Dinas pendidikan. Sedangkan dalam pelaksanaan akan melibatkan peran kecamatan dan desa sebagai pengawas.

Lebih lanjut bupati Pacitan indartato menyatakan, khusus untuk kawasan hulu akan menjadi prioritas penanganan konservasi. Pasalnya dari sekitar 23 ribu hektar lahan kritis di Pacitan sebagian besar diantaranya dikawasan tersebut.Ada beberapa alasan mengapa di hulu justru kondisinya memprihatinkan. Selain karena tingkat kemiringan hutanya curam, hutan tersebut adalah hutan rakyat sebagai sumber mata pencaharian.

Untuk itu bupati berharap dalam penangananya tidak hanya memperhatikan aspek ekologis namun juga kepentingan ekonomi masyarakat setempat. Dikabupaten Pacitan sendiri tahun 2010 telah ditanam lebih dari 7 juta batang pohon berbagai jenis.Selain dari pemerintah, tanaman-tanaman tersebut juga bantuan swasta serta swadaya masyarakat. sementara tahun ini sudah disiapkan lebih dari 2 juta 500 ribu batang untuk lahan kritis di Pacitan.(Riz)

Minggu, 27 November 2011

MONATA dan Ayu Ting Ting Di Pacitan

video



   

Ayu Ting-Ting Goyang Pacitan

Ya.. inilah tatanan panggung dan penataan cahaya yang gemerlap yang menambah kemeriahan penampilan artis dari MONATA serta yang tak kalah penting adalah penampilan artis dari ibu kota yang namanya sangat tenar di dunia entertainment. Siapa lagi kalau bukan pelantun lagu "Alamat Palsu" yaitu Ayu Ting-Ting.


Tepat malam ini (26/11), bertepatan malam minggu serta malam 1 suro, Ayu Ting-Ting tampil dengan gaya yang sangat memukau masyarakat Pacitan dengan balutan busana merah yang menambah kecantikan serta keanggunan seorang Ayu Ting-Ting.


Ayu Ting-Ting dalam penampilannya ini menyanyikan empat judul lagu sekaligus .yang salah satunya adalah lagu yang membuat kebekenannya semakin di kenal khalayak indonesia yaitu "Alamat Palsu".


"Ya, saya baru pertama kali ke pacitan,.Orang pacitan baik-baik, sopan". itulah segelintir kata yang di jawab Ayu ting-ting yang diberi pertanyaan dari pembawa acara.


Selanjutnya , setelah tampil di pacitan malam ini. Besuk (27/11), Ayu di jadwalkan akan tampil di Batoro Katong,Ponorogo.


(frendi)

Jumat, 25 November 2011

Ayu Dewi Batal Nikah Gara-gara Disumpahin Olga

Ayu Dewi Batal Nikah Gara-gara Disumpahin OlgaJakarta Ternyata ada cerita menarik di balik batalnya pernikahan presenter Ayu Dewi dengan Zumi Zola. Ayu berujar Olga Syahputra turut andil dalam kisahnya tersebut.

Ayu ternyata pernah disumpahi batal nikah oleh Olga. Karenanya, saat ini Ayu tak mau mengungkapkan jati diri sang kekasih karena tak mau mengalami hal serupa.

"Yang penting Olga nggak tahu, kalau dia tahu, nanti kayak kemarin deh, dia doain nggak jadi nikah terus eh beneran kejadian," ujarnya seraya tertawa saat ditemui di London School of Public Relations, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2011).

Ayu mengaku juga lebih nyaman jika sang pacar tak diketahui banyak orang. Yang terpenting sang kekasih memang pria yang membuat dirinya saat ini nyaman. Lantas sudahkah Ayu membicarakan pernikahan dengan sang kekasih?

"Aku masih santai, kalau untuk membicarakan pernikahan ya aku sih biasa aja, tapi orangtua itu mungkin ya menurut aku nih kayaknya agak masih takut karena kejadian yang lama," paparnya.

90 Korban Jatuh, Penjualan BlackBerry Diskon Distop

Jakarta - Massa yang semakin tidak terkendali membuat panita diskon BlackBerry Bellagio dan polisi memutuskan untuk menutup loket. Polisi menyatakan sudah jatuh 90 korban yang memerlukan perawatan medis di lokasi.

"Sudah jatuh 90 korban. Kami menghargai bapak ibu sudah capek-capek antre. Tapi mohon maaf demi keselamatan bapak ibu silakan meninggalkan tempat," kata Kompol Hando selaku Kapolsek Kebayoran Lama.

"Layanan pembelian sudah kami tutup daripada korban berjatuhan," tambahnya.

Barisan Brimob terpaksa dikerahkan untuk memaksa massa yang saling dorong untuk bubar. Kelangsungan acara diskon BlackBerry akan diumumkan lebih lanjut di media massa.

Massa yang kecewa pun mulai meninggalkan lokasi penjualan. Kericuhan sempat terjadi di sana sini karena peminat BlackBerry Bellagio diskonan masih banyak yang bertahan.

Polisi pun masih berjuang keras untuk membubarkan massa yang membandel. Mereka mendesak massa untuk bubar.

"Situasi sudah tidak memungkinkan. Saya perintahkan loket semuanya ditutup," kata Hando yang masih berusaha menenangkan massa.

Rabu, 23 November 2011

Telusuri keindahan Goa Gong Pacitan



Goa Gong berbeda dengan kebanyakan Goa yang pernah kita singgahi, Goa yang berada di Pacitan jawa Timur ini terkenal sebagai gua stalagtit dan stalagmit terbesar dan terindah di Indonesia. Ukuran Stalagtit dan Stalagmit-nya pun beragam, terlihat menjulang dan kokoh menempel di lantai dan langit goa.

Gua Gong terletak di daerah perbukitan, di desa Bomo, Kecamatan Punung, sekitar 30 Km dari kota Pacitan, Jawa Timur dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dengan transportasi darat dan memiliki kedalaman sekitar 256 meter.

Nama Goa Gong berasal dari suara seperti gong yang ditabuh dalam irama musik Jaranan, yang berasal dari gua, yang biasanya terjadi pada hari Jumat dan konon hingga sekarang masih bisa kita dengar.

Goa ini mempunyai 5 buah sendang ( kolam ), yaitu Sendang Jampi Rogo, Sendang Panguripan, Sendang Relung Jiwo, Sendang Kamulyan, dan Sendang Ralung Nisto yang konon memiliki nilai magis untuk menyembuhkan penyakit.

Sendang adalah kolam yang biasanya terletak di pegunungan, yang airnya berasal dari mata air di dalam kolam tersebut.

Keindahan Stalagnit dan stalagmitnya sangat memukau diabadikan dengan nama Selo Cengger Bumi, Selo Gerbang Giri, Selo Citro Cipto Agung, Selo Pakuan Bomo, Selo Adi Citro Buwono, Selo Bantaran Angin dan Selo Susuh Angin.

Harga tiket masuk Gua Gong cukup terjangkau hanya sebesar Rp 7.500 dan kemudian menyewa senter Rp 3000.
Sebaiknya anda menyewa guide untuk memasuki Goa Gong, disamping mereka sudah mengenal daerah didalam gua, anda juga dapat mengetahui sejarah Goa Gong dengan harga seikhlasnya. Cukup menarik bukan?

Jangan takut gelap, karena di dalam Goa Gong terdapat lampu berwarna-warni, merah, hijau, kuning, biru cukup membuat jelas pandangan.

Didalam Gua juga terdapat kipas angin berukuran besar untuk mengantisipasi panas di dalam gua, sehingga udara dalam gua tidak pengap dan terdapat 7 titik pemberhentian untuk anda beristirahat.

Nah, apakah anda tertarik untuk berwisata ke tempat ini? jangan sampai ketinggalan.


Pacitan Masuk Jalur Panjat Tebing



MELIMPAHNYA tebing di Kabupaten Pacitan, menjadikannya salah satu daerah yang akan dijadikan lokasi pemancangan program 1.000 jalur pemanjatan. Sebuah agenda yang digagas oleh Pengurus Besar (PB) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), untuk memajukan kemampuan para atlet panjat tebing Indonesia.

"Program tersebut merupakan upaya dari PB Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), untuk membuat jalur di 1.000 tempat di Indonesia. Di mana muaranya adalah peningkatan mutu dan kualitas para atlet panjat tebing, yang akan mewakili Indonesia suatu saat nanti," ungkap salah seorang koordinator pembuatan jalur dari PB FPTI, Tedi.

Kegiatan ini sendiri dipusatkan di tebing alam Lembah Kera, Dusun Jarum, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan. Di mana dalam pelaksanannya, PB FPTI menggandeng perguruan panjat tebing Indonesia ‘Skygers’.
Menurut Tedi, pemilihan wilayah Lembah Kera untuk dijadikan salah satu jalur pemanjatan pada 2012 mendatang, dilatarbelakangi berbagai pertimbangan, salah satunya karena kondisi tebing yang curam.
"Semua itu setelah kami lakukan survei. Hasilnya, Pacitan memang memiliki lokasi yang sangat layak, terutama untuk latihan terpadu dan pelatihan panjat tebing tingkat nasional bahkan Asia," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Pacitan, Hendro Subekti, mengaku, jika kedatangan tim dari pusat itu tak lepas dari prestasi dan potensi yang dimiliki Kabupaten Pacitan, sehingga menarik perhatian PB FPTI.
"Ada dua misi yang kita emban sekaligus. Pertama, tentunya dari bidang olahraganya sendiri. Dan yang kedua adalah potensi wisatanya," tutur Hendro.
Ia menjelaskan, untuk pembuatan jalur, anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit. Meski demikian, pihaknya tidak patah arang. Dengan dana yang tersedia, FPTI Pacitan akan berupaya semaksimal mungkin, agar even ini bisa terwujud.
"Kami sudah mendapat sinyal dari kementerian kebudayaan dan pariwisata sebagai lokasi latihan pemandu wisata panjat tebing, termasuk untuk latihan tim SAR," beber Hendro.
Dunia olahraga panjat tebing di Kabupaten Pacitan sendiri saat ini mulai menggeliat. Buktinya, Mus Cholifah, salah satu atlet panjat tebing asal Pacitan dipercaya Pengprov FPTI Jatim turun di Kejuaraan ‘Asia Youth Championship 2011’ di Singapura Juli lalu. Sebelumnya, ia  telah menyabet berbagai prestasi di sejumlah ajang panjat tebing, di antaranya juara ketiga kategori ‘lead spyderkid’ wanita pada kejuaraan daerah (kejurda) panjat tebing di Surabaya April lalu.

Selain itu, Mus juga pernah menyabet juara ketiga ’boulder spyderkid’ wanita, pada kejurnas ‘Metala Boulder Competition VIII/2011’ yang digelar di Universitas Muhammadiyah Solo, Juni lalu. Ia juga menjadi juara kedua ‘lead spyderkid’ wanita saat kejurnas Wali Kota Cup Surabaya Pataga X Game 11 pada bulan yang sama.

Rabu, 16 November 2011

Perdana XL

Harga : 9 ribu
1. 087 751 737 787
2. 087 751 737 800
3. 087 751 737 818
4. 087 751 737 788
5. 087 751 737 799
6. 087 751 737 808
                                             
Harga : 7 ribu
1. 087 751 737 809
2. 087 751 737 789
3. 087 751 737 798

Harga : 15 ribu
1. 087 751 73 777 6

Harga : 5 ribu
1. 087 751 737 802
2. 087 751 737 813
3. 087 751 737 814
4. 087 751 737 816
5. 087 751 737 817
6. 087 751 737 819
7. 087 751 737 782
8. 087 751 737 783
9. 087 751 737 821
10.087 751 737 823
11.087 751 737 824
12.087 751 737 791
13.087 751 737 794

Perdana Three

Harga : 9 ribu
1. 0896 79 543 788
2. 0896 79 371 742
                                       
Harga : 6 ribu
1. 0896 79 371 742

Perdana Simpati


Harga : 7 ribu
1. 0812 31 803 224
2. 0812 31 802 449

Minggu, 13 November 2011

Frendi's TiOne: "Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali"

Frendi's TiOne: "Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali": Duta untuk Komodo Jusuf Kalla optimistis Taman Nasional Pulau Komodo akan menjadi satu dari tujuh keajaiban alam dunia. Jika sampai terjad...

"Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali"


Duta untuk Komodo Jusuf Kalla optimistis Taman Nasional Pulau Komodo akan menjadi satu dari tujuh keajaiban alam dunia. Jika sampai terjadi, Nusa Tenggara Timur di mana Pulau Komodo berada, akan menjadi ikon dan tujuan wisata baru.
"Kita sebelumnya punya Bali. Bali makmur karena pariwisata. Tapi, NTT makmur meski matahari 'keras', dengan ikon baru ini menumbuhkan ekonomi-ekonomi baru," kata Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Gedung Energy, Jakarta, Sabtu 12 November 2011.
Mantan wakil presiden itu menyatakan, dengan menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia, NTT akan menjadi daerah kunjungan wisata. Selain itu, Komodo menjadi kebanggaan baru Indonesia.
"Dalam tahun-tahun terakhir ini kita butuh kebanggaan. Pertandingan bola kita kalah, satu kalah, satu menang. Banyak yang melecehkan pertandingan ini," kata JK. "Ada pedoman, kita harus melihat apa yang dia buat."
JK juga membantah tuduhan komersialisasi atas Taman Nasional akan membuat konservasi tidak berjalan. "Justru salah, karena di seluruh dunia, konservasi terjaga karena didatangi, dikunjungi. Banyak konservasi hilang karena tidak didatangi," katanya.
Kalla menyatakan, bangsa ini mudah bersatu dengan dua syarat yakni tujuan yang jelas dan menggembirakan semua orang. "Saya heran kalau ada orang yang dirugikan. Saya heran, (ada yang) seperti Dubes itu," kata JK.
Tentu Dubes yang dimaksud adalah Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Djoko Susilo yang melansir Yayasan New7Wonders bukanlah yayasan yang kredibel.
Jusuf Kalla kemudian menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah membuat Komodo masuk jajaran 7 besar polling. "Dalam lima hari semua terbalik. Ibu-ibu, anak-anak, semua orang memerah semuanya. SMS sampai puluhan juta," kata JK. "Saya berterima kasih pada semua pihak. Pekerjaan kita masih panjang." 

Jumat, 11 November 2011

Kepala BPBD Mulyono: Tanggulangi Bencana Harus Ada Perencanaan

 
Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh. Baik pada saat pra bencana, saat tanggap darurat dan pasca bencana. Hal itu sebagai bentuk upaya mengurangi dampak resiko bencana
Demikian dikatakan Sekretaris daerah yang juga Kepala badan Penanggulangan Bencana Dearha (BPBD) Pacitan Mulyono, saat membuka acara penyusunan rencana kontinjensi ancaman gempa dan tsunami,    (kamis 10/11). Penangulangan bencana tandas Mulyono, juga menjadi bentuk upaya memberdayakan masyarakat agar mampu dan berinisiatif melakukan tindakan pencegahan dengan pengurangan resiko.

Penanggulangan bencana pada tahap pra bencana meliputi segala kegiatan yang dilakukan dalam situasi tidak terjadi bencana. Meliputi kesiapsiagaan peringatan bencana, mitigasi bencana serta perencanaan kontinjensi. Mengingat pentingnya pencegahan bencana tersebut tegas Mulyono, kabupaten Pacitan dipilih BNPB untuk menyelenggarakan penyusunan perencanaan kontinjensi  ancaman gempa dan tsunami yang nanti akan ditindak lanjuti dengan gladi posko dan gladi lapang.

Lebih lanjut Mulyono menambahkan, jika bencana terjadi maka rencana kontinjensi berubah menjadi rencana tanggap darurat atau rencana operasi setelah terlebih dahulu melalui kajia cepat. Karena dampaknya yang sangat luas maka maka rencana kontinjensi harus memperhitungkan kegiatan penanganan darurat.Ini jika memungkinkan memerlukan skenario dan cara penanggulangan yang spesifik dengan sumber daya yang khusus pula.

Seperti diketahui, letak geografis kabupaten Pacitan yang berhadapan langsung dengan pesisir selatan pulau Jawa sangat rawan terjadi bencana. Ini karena adanya lempeng aktif dunia yang sewaktu-waktu bisa terjadi gempa dan berpotensi tsunami.Pemerintah daerah sendiri sudah melakukan berbagai antisipasi diantaranya melakukan mitigasi bencana, pemetaan daerah rawan bencana sekaligus jalur evakuasi serta pemasangan perangkat peringatan dini jika terjadi tsunami dibeberapa titik.(Riz)

Pemkab Gandeng PT Promosikan Wisata Dan Geopark




 
Pemerintah daerah kabupaten Pacitan terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata yang selama ini menjadi unggulan. Selain melalui promosi langsung, terobosan lain mengandeng perguruan tinggi (PT) untuk dijadikan mitra
Dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pacitan, M Fathoni, yang baru saja dilakukan penandatanganan kesepahaman adalah dengan STKIP PGRI Pacitan. Bentuk kerjasamanya sendiri menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.Karena STKIP PGRI Pacitan adalah sekolah tinggi keguruan maka bentuk kerjasamanya adalah tentang pendidikan. Seperti Mahasiswa yang menempuh pendidikan jurusan sejarah bisa memasukkan unsur wisata sejarah didalamnya.

Karena dikabupaten Pacitan banyak sekali wisata sejarah seperti peninggalan prasejarah yang dilengkapi museum, Monumen perjuangan Sudirman serta budaya wayang beber.Obyek-obyek wisata tersebut selama ini menjadi tujuan para peneliti sejarah. Diantara para peneliti yang datang bahkan berasal dari luar negeri.

Jika kerjasam ini berjalan baik tandas Fathoni maka para mahasiswa sejarah di Pacitan bisa memanfaatkan apa yang dimiliki daerahnya. Mempelajari sekligus melakukan penelitian sehingga bisa mengabdi untuk masyarakat. Sebaliknya keuntungan juga di dapat pemerintah, karena secara tidak langsung peran mahasiswa ini menjadi pemandu sekaligus mempromosikan wisata Pacitan. Apalagi, saat ini kabupaten Pacitan tengah getol memperjuangkan Geopark untuk mendapatkan pengakuan dunia. Dengan model kerjasam ini pula, diharapkan tingkat kunjungan wisata ke Pacitan meningkat.

Lebih lanjut Fathoni menyatakan, kerjasam dengan STKIP PGRI Pacitan ini bukan yang pertama kali. Pihaknya juga pernah menggandeng salah satu sekolah tinggi seni Solo. Salah satu kegiatanya antara lain memberikan pelajaran membatik, melukis mural, melukis kaca dan lain sebagainya.

Sektor wisata sendiri masih menjadi primadona sekaligus penyumbang terbesar bagi Pendapatan asli Daerah (PAD). Bukan hanya pesona alam seperti pantai dan goa, namun juga wisata sejarahnya.(Riz)

Rabu, 02 November 2011

BLK Pacitan Siap Beroperasi, Anggaran Pelatihan Baru Diusulkan 2012



 
Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya mengurangi angka pengangguran dengan berusaha membuka lapangan kerja serta mencetak wirausahawan baru. Untuk itu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) persoalan tersebut akan menjadi titik perhatian
Demikian ditegaskan sekretaris Daerah (sekda) Pacitan Mulyono saat membuka Pelatihan Kejuruan otomotif dan Meubelair yang diselenggarakan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) di Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan, (Senin 31/10).Menurut Sekda Mulyono, permasalahan yang dihadapi Kabupaten Pacitan saat ini adalah kemiskinan dan Pengangguran. Sesuai data BPS 2010 tingkat pengangguran terbuka masih sekitar 0,87 persen.

Untuk mengurai persoalan tersebut pemerintah terus berupaya melalui berbagai terobosan. Diantaranya memperbanyak sekolah kejuruhan dengan tujuan mempersiapkan lulusan siap kerja. Selain itu melalui pelatihan kerja masyarakat yang berminat juga didik menjadi tenaga terlatih sehingga akan muncul wirausaha baru, sehingga membuka peluang kerja baru pula.

Apalagi kabupaten Pacitan memiliki balai Latihan Kerja (BLK) yang lengkap. Sejak dibangun tahun 2007 lalu, BLK yang terletak di kelurahan Sidoharjo itu saat ini sudah mulai beroperasi. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah dalam APBD 2012 tandas sekda Mulyono, akan mengalokasikan anggaran guna keperluan pelatihan di BLK tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pacitan Dawamuri. Menurutnya, adanya BLK ini masyarakat khususnya para lulusan SMK yang ingin memperdalam  keahlian kejuruan dapat memanfaatkan sarana tersebut. Seluruh infrastruktur BLK sudah siap, seperti sarana pelatihan Las dan Komputer termasuk otomotif dan meubelair. Untuk tenaga instruktur BLK Pacitan memiliki 6 tenaga pembimbing yang sudah memenuhi standart.Tidak hanya itu, BLK Pacitan Juga menjalin kerjasam dengan BLK Wonogiri serta BLK Surakarta.

Pelatihan Kejuruan otomotif dan Meubelair diikuti oleh masing-masing 16 peserta. Mereka akan menjalani pelatihan selama satu bulan dan akan dinilai untuk mendapatkan sertifikasi lulus.(Riz)