Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Sabtu, 30 November 2013

Sebongkah Batu Bata di Pacitan Keluarkan Bau Harum

Pacitan - Sebongkah batu bata milik warga Lingkungan Barak, Sidoharjo, Pacitan mengeluarkan bau harum. Tak ayal kejadian aneh itu menggegerkan warga setempat.

"Pas pondasi saya bongkar mendadak ada bau harum memenuhi seisi rumah bahkan sampai ke dapur," kata Pribadi Gatot Cahyono (42) pemilik rumah detikcom, Sabtu (30/11/2013) sore.

Sedianya, lanjut pria bernama samaran Oyeng, dirinya bermaksud merenovasi rumah peninggalan nenek moyangnya. Bagian lantai dan pondasi yang mulai rapuh akan diganti dengan bahan dari semen.

Awalnya, proses renovasi tidak menunjukkan keanehan apapun. Namun setelah Gatot membongkar lantai ubin dan tinggal menyisakan 5 buah batu bata, mendadak muncul bau harum semerbak dari salah satu batu bata.

Keanehan pada titik tempat batu bata harum berada dibenarkan Tri Hadi (56) kakak ipar Gatot. Sekitar tahun 1970-an, keluarga pernah melakukan renovasi lantai. Permukaan lantai yang sebelumnya tanah akan dilapisi dengan plester.

Namun, terang mantan PNS Deppen itu, tukang batu yang bekerja sempat kesulitan. Pasalnya, material yang sudah diaduk tidak mau menempel.

"Waktu itu tukang batunya angkat tangan. Akhirnya saya plester sendiri dengan mencampurkan gula merah," kenangnya.

Pengamatan detikcom, hingga pukul 16.00 WIB puluhan warga pun berdatangan menyaksikan benda penuh misteri tersebut. Aktivitas renovasi pun sempat terhenti karena banyaknya warga yang keluar masuk rumah.


Sumber : DetikNews

Jumat, 29 November 2013

Pacitan Raih Penghargaan Nasional Kabupaten Sehat 2013

PACITAN—Kabupaten Pacitan berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Sehat dan berhak mendapatkan penghargaan nasional dengan kategori Swasti Saba Wiwerda, yang diberikan oleh menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboy, pada Kamis, (14/11/2013) lalu. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada anggota Forum Pacitan Sehat, Ashuri Hidayat di Jakarta.

Menurut Ketua Forum Pacitan Sehat, Ahmad Munib Siraj menyampaikan bahwa dalam verifikasi nasional 2012-2013, Pacitan mengajukan enam tatanan. “Antara lain tatanan kehidupan sehat dan mandiri, sarana dan prasarana umum, kawasan hutan sehat, pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, serta sarana lalulintas tertib,” katanya kepada suara Pacitan seperti dilansir dari Pacitankab.go.id.

Dengan penghargaan tersebut, Bupati Pacitan Indartato pun memberikan Tropi dan Piagam penghargaan bagi SKPD dan Desa penanggung jawab yang menjadi lokasi titik pantau tatanan penyelenggaraan Kabupaten Sehat tersebut, Jumat (29/11/2013) di alun-alun Pacitan, baleharjo.

SKPD dan desa yang mendapatkan penghargaan tersebut antara lain, Desa Bangunsari Kecamatan Bandar, mewakili tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dam mandiri. Desa Arjowinangun mewakili tatanan kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika mewakili tatanan kawasan sarana lalulintas tertib dan pelayanan transportasi. (Riz/Pct/Hms)


Sumber : Pacitanku



WONDERFUL PACITAN...
VISIT PACITAN...


Selasa, 26 November 2013

Ribuan Penonton Antusias Nonton Roadrace Pacitan 2013



PACITAN- Roadrace Series 2013 Open Championship seri 6 berlangsung meriah, acara yang digelar di sirkuit Alun-alun Kota Pacitan ini dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. ribuan penonton rela berdiri, meskipun cuaca Pacitan cukup panas namun tidak menyurutkan para penonton untuk berjubel mengelilingi sirkuit menyaksikan jalannya pertandingan.

Menurut Totok Suyanto (58) Ketua Pelaksana Roadrace, mengatakan’’ dalam Ivent ini, yang kami preoritaskan pembalap lokal, hal itu untuk mencari bibit pembalap sedikitnya ada 55 untuk peserta lokal dan 199 starter yang mengikuti kejuaraan terbuka ini. Mereka berasal dari berbagai daerah se-Indonesia. Ajang yang digelar oleh para reader club ini diikuti oleh 15 kelas,’’ katanya,pada Minggu (24/11) Kemarin.

Selain itu, Di antaranya adalah bebek 125 cc 4 tak tune up speeden (MP1) yang akan diambil tiga juara. Bebek 110 cc 4 tak tune up speeded (MP2) yang akan diambil lima juara. "Pemenang dilihat dari siapa yang tercepat," tambahnya.

Dalam acara ini mulai pukul 09.00-16.00 WIB, syarat yang harus dipenuhi oleh peserta di antaranya, kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu identitas serta mengisi formulir pendaftaran. "Balapan itu pasti ada risiko ditanggung pembalap, untuk risiko itu semua diasuransi, sedangkan untuk para jawara kejuaraan mendapatkan hadiah berupa sepeda motor dan sejumlah uang pembinaan,’’tuturnya. 

Di babak akhir Roadrace Pacitan ini, untuk pemain lokal pemula Kabupaten Pacitan, dalam kelas bebek 2 Tak Standart 110 CC dimenangkan ‘’1.Muzzakir, 2.Hery Hore D21, 3.Hendry Hadi,4. Aldye Pratama,5.M.Zainudin’’ semua dari Pacitan,’’ pungkasnya. 

Sementara, Wakapolres Pacitan Kompol. Edy Priyono.S.Sos.MH, menjelaskan’’kegiatan ini sangat positif untuk mencari bibit-bibit pembalap. Selain itu, ajang road race ini bisa menjadi contoh bagi anak muda,yang tujuannya agar tidak kebut-kebutan dijalan raya dan disini lah tempat yang cocok untuk mengadu nyali serta hoby’’khususnya para kawula muda’’jadi tidak merugikan dan mencelakaan orang lain,’’pungkasnya.(Bc)





WONDERFUL PACITAN...
VISIT PACITAN...

Selasa, 19 November 2013

Upacara Adat Tetaken Kembali Digelar di Pacitan 2013


Pacitan-Upacara Adat khas Daerah Kebonagung Pacitan, Tetaken, kembali digelar hari ini, Selasa (19/11) yang bertepatan dengan hari pahing, 15 Muharram 1434 H. Serangkaian agenda Upacara Adat Tetaken Gunung Limo akan digelar di Plataran Gunung Limo, Mantren, Kebonagung.

Rencananya, agenda Upacara Tetaken akan dimulai dengan ritual yang akan dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB siang ini. Agenda kemudian dilanjutkan dengan malam tirakatan yang akan dimulai pukul 19.30 WIB.
Dalam pelaksanaan Upacara Adat Tetaken yang digelar oleh Paguyuban Tetaken Gunung Limo kali ini, acara intinya yaitu kirab gunungan, kirab pusaka Tunggul Wulung, Ujuban Ruwat Nagari dan Umbul Dunga, Rebut Berkah Tirta Rasa Darma, dan diakhiri dengan malam Tirakatan.

Seperti diketahui, Upacara tetaken ini adalah satu bentuk upacara tradisional, dimana masyarakat sekitar Gunung Limo masih menganggap memiliki nilai magis, sehingga diwujudkan dengan bentuk upacara atau ritual di daerah tersebut. Tetaken berasal dari bahasa Sansekerta yang maknanya teteki. Artinya: pertapaan. Tak heran, suasana religius yang kental namun sederhana menandai rangkaian ritual ini.




Sumber : Pacitanku


WONDERFUL PACITAN...
VISIT PACITAN...

PERKASA FUTSAL CUP 2013 Pacitan

Ikutilah Tournament "PERKASA FUTSAL CUP 2013" di Pacitan, Jawa Timur, merebutkan Piala tetap DANDIM 0801 Kabupaten Pacitan dengan hadiah total Rp. 10 Juta.

Dilaksanakan :
26-29 Desember 2013

Pendaftaran: 
11 November- 23 Desember 2013
(Max 64 team)

Tempat Pendaftaran:

  • Perkasa Futsal Pacitan (Plelen, Sidoharjo)
  • DJ. Distro (Depan SMPN3 lama)
  • Bryan Nett & Cellular (Widoro)
  • Hijau Net (Depan Radio RGPa, Sidoharjo)

Contact Person:
  1. 087758111699
  2. 085228887880
  3. 081938884797

REGISTRASI : RP. 300 RIBU

Jumat, 15 November 2013

Pagelaran REOG HUT Prov. Jawa Timur di Pacitan 2013


Pacitan- Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Jawa Timur ke-68, akan diadakan sepeda santai dan Reog yang dilaksanakan :

Sepeda Santai :
Hari/ Tanggal : Minggu, 17 November 2013
Waktu : Pukul 06.00- Selesai
Lokasi : ALOON-ALOON Pacitan

Reog:
Hari/ Tanggal : Minggu, 17 November 2013
Waktu : Setelah sepeda santai usai
Lokasi : ALOON-ALOON Pacitan
Info dari panitia akan ada 10 Reog yang akan tampil


Sumber : Doc-Info Pacitan

SUZUKI PRimAX ROAD RACE Pacitan 2013

Pacitan- Ikuti SUZUKI PRimAX ROAD RACE Open Championship 2013 yang akan di selenggarakan :

Hari/Tanggal : Minggu, 24 November 2013
Waktu : Pukul 08.00- Selesai
Likasi : ALOON-ALOON Pacitan

Untuk Sekretariat :
HOTEL BALI ASRI PACITAN
Telepon. 0357- 881170

INFO:
HENDRO
- 081330330601
-085850946139

Rabu, 06 November 2013

Pasca Perampokan, Warga Jetak, Tulakan, Pacitan Masih Trauma

trauma

Pacitan-Pasca peristiwa perampokan yang menimpa toko emas Chandra Barokah di pasar Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Minggu (3/11/2013) warga disekitarnya masih trauma. Bahkan rasa curiga muncul ketika melihat orang asing datang mengendarai motor. “Masih was-was. Takut kalau ada lagi (perampok,red),” kata salah satu pedagang, Sari, Rabu (6/11/2013).

Rasa takut yang masih tertinggal di benak warga bukan tanpa alasan. Sebab, kejadian semacam itu baru pertama kali terjadi dan menyebabkan korban. Meski hanya luka-luka, tetapi aksi pelaku yang melepaskan beberapa kali tembakan masih membekas dalam ingatan warga. Saat ini korban pemilik toko, Sugiono masih mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Yogyakarta setelah punggungnya ditembus timah panas pistol perampok.

Sari mengungkapkan, rasa trauma paling tidak tergambar dari menyusutnya aktivitas warga. Khususnya pada malam hari. Warga juga cepat merasa curiga dengan kehadiran orang asing bermotor. Apalagi jika pengendara itu memacu motornya dengan kencang. “Kalau ada orang datang dengan ugal-ugalan, jadi takut,” ucapnya.

Demikian pula dengan jumlah pembeli yang datang ke pasar. Ikut berkurang meski tidak menyusut secara drastis. Sari mengaku, dia memang hanya berjualan gaplek dan rokok, tetapi dia tetap was-was. “Takut suatu saat nanti mereka (perampok,red) kembali ke sini lagi,” tuturnya. 


Seperti yang diberitakan sebelumnya, perampokan toko emas terjadi di pasar desa jetak kecamatan tulakan. Perampok membawa kabur 2 kilogram emas dan uang tunai serta melukai pemilik toko menggunakan senjata api.

Sumber : Merista

Senin, 04 November 2013

Polisi Kepung Perampok 2 kg Emas di Pacitan, Jawa Timur

Polisi melakukan pengepungan di wilayah perbatasan dengan menutup seluruh akses jalan keluar para perampok bersenjata api yang berhasil menggondol dua kilogram emas dari sebuah toko perhiasan di Pasar Jetak, Tulakan, Pacitan, Jawa Timur, Minggu.

Jajaran kepolisian melakukan patroli kendaraan di wilayah perbatasan Pacitan-Trenggalek di Kecamatan Panggul. "Kami telah kerahkan tiga peleton pasukan untuk melakukan patroli pemantauan," kata Kapolres Trenggalek AKBP Denny NS Nasution.

Peningkatan patroli keamanan dan razia kendaraan di sejumlah wilayah perbatasan Trenggalek merupakan tanggapan langsung atas peristiwa perampokan emas di sebuah toko perhiasan di Pacitan.

Operasi yang sama dilakukan jajaran Kepolisian Resor Ponorogo dan Wonogiri, dua wilayah lain yang berbatasan langsung dengan wilayah hukum Pacitan selain Trenggalek.

Tidak hanya mengerahkan pasukan berseragam, puluhan intelijen juga disebar dengan bantuan regu tilik sandi TNI Angkatan Darat setempat.

"Kami sudah meminta bantuan semua jajaran Polres, khususnya di tiga wilayah yang berbatasan langsung dengan Pacitan," terang Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Sukimin.

Perampokan toko emas Candra Barokah yang berlokasi di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jatim terjadi Minggu pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.

Pelaku disebutkan berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU nopol AG 8544 YB (diyakini nopol palsu) berhasil merampok aneka perhiasan emas seberat kurang lebih dua kilogram yang terpajang di etalase serta uang tunai.

Pelaku yang bersejata api sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan untuk menakut-nakuti warga serta pemilik toko Sugiono yang saat itu sempat melakukan perlawanan dengan cara melempar batu ke arah perampok.

Naas, serangan itu membuat pelaku marah dan melakukan penembakan terarah ke Sugiono.

Warga yang saat itu telah ramai karena bertepatan di hari pasaran tidak satupun yang berani mendekat, apalagi setelah para pelaku mengumbar tembakan hingga mengenai pemilik toko.

Lokasi kejadian saat ini telah diberi garis polisi dan sejumlah penyidik dan tim identifikasi melakukan serangkaian olah TKP, termasuk mengamankan delapan selongsong dan proyektil peluru milik perampok.


Sumber : AntaraNews