Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Rabu, 30 November 2011

Apakah Demi Olga, Jessica Iskandar Putuskan Pacar?





Jessica Iskandar mengaku telah putus dari kekasihnya. Inikah pertanda keseriusan perasaan Jessica terhadap rekannya di Dahsyat, Olga Syahputra?

"Ya begitu deh. Aku sudah putus dan enggak bisa ngomong apa-apa sekarang. Aku enggak mau bahas kenapa aku putus," tolak Jessica saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (20/10/2011).

Meski perasaannya sedang hancur, Jessica mengaku berusaha untuk kuat menjalani hidup. "Sekarang santai saja menjalani hidup. Sedih, tapi ya sudahlah. Saat ini, fokus sajalah menjalani hidup," tekadnya.

Beruntung, Jessica memiliki teman-teman yang selalu menghibur dan kasih support untuknya. Termasuk rekannya di Dahsyat, Olga Syahputra.

"Iya, teman-teman kasih nasihat-nasihat pas tahu aku putus. Olga juga kasih masukan buat aku. Katanya, masalah ini enggak usah terlalu dipikirin," bebernya.

Jessica berharap dengan adanya masalah ini dirinya bisa menjadi lebih baik. Untuk ke depannya, dia bisa belajar dari pengalaman yang pernah dialami.

"Ke depan mudah-mudahan lebih baik, karena bisa belajar dari yang sudah ada," harapnya.

Dengan putusnya Jessica, maka peluang bisa merajut kasih dengan Olga semakin terbuka lebar. Olga secara gamblang bersedia menikahi Jessica jika bintang film Nazar itu sungguh-sungguh mencintainya.



viva

Luki Indartato: Motif Pace Akan Dipatenkan Sebagai Motif Batik Khas Pacitan



 
Sebagai produk unggulan, batik asli Pacitan memiliki motif khas tersendiri. Buah Pace (Mengkudu) dipilih sebagai motif batik Pacitan karena memiliki keterkaitan sejarah dengan cikal bakal kota berjuluk Seribu Satu Goa Ini
Untuk mempertahankan kekhasan tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Pacitan akan segera mendaftarkan motif pace untuk dipatenkan.Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat Luki Indartato. Istri Bupati Pacitan Indartato itu menegaskan, usulan untuk mematenkan motif pace sebagai motif batik khas Pacitan itu, paling lambat awal tahun depan. 

Upaya mematenkan motif buah pace ini sendiri tidak hanya sebagai langkah memproteksi kekayaan budaya daerah, tetapi juga dapat menjadi bekal optimalisasi pengembangan kerajinan batik itu sendiri. Apalagi jika melihat bagaimanakerajinan batik Pacitan semakin bergeliat.  Beberapa perajin lokal mulai bermunculan. Dan yang lebih menggembirakan proses regenerasi pembatik sudah berjalan.Khususnya di kalangan pelajar.

Rencananya pengembangan batik akan menggandeng pihak-pihak lain di luar instansi berwenang. Misalnya dengan rumah pintar (Rumpin) yang didirikan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopindag) Pacitan  Hery Purwanto menjelaskan, upaya regenarasi bakal diintensifkan, dengan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Dindik) untuk memasukkan batik dalam pelajaran kerajinan atau muatan lokal.Saat ini jumlah perajin batik Pacitan mencapai 300 orang. usahanya mulai dari kecil, menengah, dan besar. Sentra pembuatannya di wilayah Kecamatan Ngadirojo dan Pacitan.(Riz)

pacitankab.go.id

45 Penghargaan Diraih Pacitan Sepanjang Tahun 2011



 
Tahun 2011 benar-benar menjadi tahun istimewa bagi kabupaten Pacitan.Pasalnya, sepanjang tahun ini, kabupaten berjuluk kota Seribu Satu Goa ini menerima 45 penghargaan mulai dari tingkat provinsi, Nasional dan Internasional
Beberapa penghargaan diraih secara indifidu dan sebagian lainya diraih secara kelembagaan. Sederet prestasi ini disampaikan saat upacara peringatan puncak ulang tahun KORPRI di alon-alon Pacitan. Dari keseluruhan penghargaan yang diberikan, sebagian besar berada di lembaga pendidikan yakni 28 kategori. Sedangkan sisanya disejumlah SKPD.

Dinas Pendidikan misalnya, meraih penghargaa Terobosan bidang pelayanan pendidikan dari JPIP otonomi award , beberapa medali emas,perak dan perunggu  kompetensi siswa tingkat propinsi dan nasional serta  belasan penghargaan individu lain, mulai tingkat SD hingga SMA.Penghargaan Guru berprestasi, sekolah berkarakter terbaik hingga juara satu sempoa Malaysia Internasional tingkat SD.

Penghargaan dari SKPD lain diantaranya, predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) penata usahaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penhargaan Swasti Saba kategori Padapa pada kabupaten sehat tingkat nasional. Penhargaan Cipa Award tentang wisata tingkat nasional, Anugerah Agro Inovasi rumah pangan lestari tingkat nasional serta sejumlah penghargaan pada SKPD lain.

Bupati Pacitan Indartato dalam sambutanya saat menjadi inspektur upacara, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada  mereka yang berprestasi. Sebagai aparatur pemerintah, tentunya tugas-tugas lain masih menantang.Apalagi diera reformasi saat ini, birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan negara harus mampu meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaik bagi masyarakat.

Puncak hari ulang tahun KORPRI dikabupaten Pacitan juga dirangkaikan dengan ulang tahun Dharma Wanita persatuan, HUT PGRI dan hari guru nasional.(Riz) 

Pacitankab.go.id

Perangi lahan Kritis Bupati Siapkan SK Wajib Tanam Satu Batang Pohon Untuk Anak Baru Masuk Sekolah



 
Upaya konserfasi hutan dan lahan benar-benar menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten Pacitan. Bukan tanpa alasan, karena kota paling selatan Jawa Timur ini kerap terjadi banjir dan tanah longsor. Salah satu penyebabnya adalah kurang berfungsinya area resapan akibat kerusakan vegetasi tanaman di hulu
Menyikapi hal tersebut Bupati Pacitan Indartato minta agar semua lapisan masyarakat,swasta dan pemerintah memperhatikan kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikannya saat mencanangkan hari menanam pohon Indonesia di desa Mendolo Kidul Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Bahkan sebagai bentuk keseriusan, bupati akan mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengharuskan anak yang baru masuk sekolah, menanam minimal satu batang pohon keras di pekaranganya.

Tujuan dari program ini tandas Bupati, untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada anak sekaligus mempersiapkan masa depan anak. Jika pohon yang ditanam kelak sudah siap tebang maka akan dapat dimanfaatkan untuk membiayai sekolahnya. Untuk menjalankan program tersebut pemerintah menggandeng Dinas pendidikan. Sedangkan dalam pelaksanaan akan melibatkan peran kecamatan dan desa sebagai pengawas.

Lebih lanjut bupati Pacitan indartato menyatakan, khusus untuk kawasan hulu akan menjadi prioritas penanganan konservasi. Pasalnya dari sekitar 23 ribu hektar lahan kritis di Pacitan sebagian besar diantaranya dikawasan tersebut.Ada beberapa alasan mengapa di hulu justru kondisinya memprihatinkan. Selain karena tingkat kemiringan hutanya curam, hutan tersebut adalah hutan rakyat sebagai sumber mata pencaharian.

Untuk itu bupati berharap dalam penangananya tidak hanya memperhatikan aspek ekologis namun juga kepentingan ekonomi masyarakat setempat. Dikabupaten Pacitan sendiri tahun 2010 telah ditanam lebih dari 7 juta batang pohon berbagai jenis.Selain dari pemerintah, tanaman-tanaman tersebut juga bantuan swasta serta swadaya masyarakat. sementara tahun ini sudah disiapkan lebih dari 2 juta 500 ribu batang untuk lahan kritis di Pacitan.(Riz)

Minggu, 27 November 2011

MONATA dan Ayu Ting Ting Di Pacitan

video



   

Ayu Ting-Ting Goyang Pacitan

Ya.. inilah tatanan panggung dan penataan cahaya yang gemerlap yang menambah kemeriahan penampilan artis dari MONATA serta yang tak kalah penting adalah penampilan artis dari ibu kota yang namanya sangat tenar di dunia entertainment. Siapa lagi kalau bukan pelantun lagu "Alamat Palsu" yaitu Ayu Ting-Ting.


Tepat malam ini (26/11), bertepatan malam minggu serta malam 1 suro, Ayu Ting-Ting tampil dengan gaya yang sangat memukau masyarakat Pacitan dengan balutan busana merah yang menambah kecantikan serta keanggunan seorang Ayu Ting-Ting.


Ayu Ting-Ting dalam penampilannya ini menyanyikan empat judul lagu sekaligus .yang salah satunya adalah lagu yang membuat kebekenannya semakin di kenal khalayak indonesia yaitu "Alamat Palsu".


"Ya, saya baru pertama kali ke pacitan,.Orang pacitan baik-baik, sopan". itulah segelintir kata yang di jawab Ayu ting-ting yang diberi pertanyaan dari pembawa acara.


Selanjutnya , setelah tampil di pacitan malam ini. Besuk (27/11), Ayu di jadwalkan akan tampil di Batoro Katong,Ponorogo.


(frendi)

Jumat, 25 November 2011

Ayu Dewi Batal Nikah Gara-gara Disumpahin Olga

Ayu Dewi Batal Nikah Gara-gara Disumpahin OlgaJakarta Ternyata ada cerita menarik di balik batalnya pernikahan presenter Ayu Dewi dengan Zumi Zola. Ayu berujar Olga Syahputra turut andil dalam kisahnya tersebut.

Ayu ternyata pernah disumpahi batal nikah oleh Olga. Karenanya, saat ini Ayu tak mau mengungkapkan jati diri sang kekasih karena tak mau mengalami hal serupa.

"Yang penting Olga nggak tahu, kalau dia tahu, nanti kayak kemarin deh, dia doain nggak jadi nikah terus eh beneran kejadian," ujarnya seraya tertawa saat ditemui di London School of Public Relations, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2011).

Ayu mengaku juga lebih nyaman jika sang pacar tak diketahui banyak orang. Yang terpenting sang kekasih memang pria yang membuat dirinya saat ini nyaman. Lantas sudahkah Ayu membicarakan pernikahan dengan sang kekasih?

"Aku masih santai, kalau untuk membicarakan pernikahan ya aku sih biasa aja, tapi orangtua itu mungkin ya menurut aku nih kayaknya agak masih takut karena kejadian yang lama," paparnya.

90 Korban Jatuh, Penjualan BlackBerry Diskon Distop

Jakarta - Massa yang semakin tidak terkendali membuat panita diskon BlackBerry Bellagio dan polisi memutuskan untuk menutup loket. Polisi menyatakan sudah jatuh 90 korban yang memerlukan perawatan medis di lokasi.

"Sudah jatuh 90 korban. Kami menghargai bapak ibu sudah capek-capek antre. Tapi mohon maaf demi keselamatan bapak ibu silakan meninggalkan tempat," kata Kompol Hando selaku Kapolsek Kebayoran Lama.

"Layanan pembelian sudah kami tutup daripada korban berjatuhan," tambahnya.

Barisan Brimob terpaksa dikerahkan untuk memaksa massa yang saling dorong untuk bubar. Kelangsungan acara diskon BlackBerry akan diumumkan lebih lanjut di media massa.

Massa yang kecewa pun mulai meninggalkan lokasi penjualan. Kericuhan sempat terjadi di sana sini karena peminat BlackBerry Bellagio diskonan masih banyak yang bertahan.

Polisi pun masih berjuang keras untuk membubarkan massa yang membandel. Mereka mendesak massa untuk bubar.

"Situasi sudah tidak memungkinkan. Saya perintahkan loket semuanya ditutup," kata Hando yang masih berusaha menenangkan massa.

Rabu, 23 November 2011

Telusuri keindahan Goa Gong Pacitan



Goa Gong berbeda dengan kebanyakan Goa yang pernah kita singgahi, Goa yang berada di Pacitan jawa Timur ini terkenal sebagai gua stalagtit dan stalagmit terbesar dan terindah di Indonesia. Ukuran Stalagtit dan Stalagmit-nya pun beragam, terlihat menjulang dan kokoh menempel di lantai dan langit goa.

Gua Gong terletak di daerah perbukitan, di desa Bomo, Kecamatan Punung, sekitar 30 Km dari kota Pacitan, Jawa Timur dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dengan transportasi darat dan memiliki kedalaman sekitar 256 meter.

Nama Goa Gong berasal dari suara seperti gong yang ditabuh dalam irama musik Jaranan, yang berasal dari gua, yang biasanya terjadi pada hari Jumat dan konon hingga sekarang masih bisa kita dengar.

Goa ini mempunyai 5 buah sendang ( kolam ), yaitu Sendang Jampi Rogo, Sendang Panguripan, Sendang Relung Jiwo, Sendang Kamulyan, dan Sendang Ralung Nisto yang konon memiliki nilai magis untuk menyembuhkan penyakit.

Sendang adalah kolam yang biasanya terletak di pegunungan, yang airnya berasal dari mata air di dalam kolam tersebut.

Keindahan Stalagnit dan stalagmitnya sangat memukau diabadikan dengan nama Selo Cengger Bumi, Selo Gerbang Giri, Selo Citro Cipto Agung, Selo Pakuan Bomo, Selo Adi Citro Buwono, Selo Bantaran Angin dan Selo Susuh Angin.

Harga tiket masuk Gua Gong cukup terjangkau hanya sebesar Rp 7.500 dan kemudian menyewa senter Rp 3000.
Sebaiknya anda menyewa guide untuk memasuki Goa Gong, disamping mereka sudah mengenal daerah didalam gua, anda juga dapat mengetahui sejarah Goa Gong dengan harga seikhlasnya. Cukup menarik bukan?

Jangan takut gelap, karena di dalam Goa Gong terdapat lampu berwarna-warni, merah, hijau, kuning, biru cukup membuat jelas pandangan.

Didalam Gua juga terdapat kipas angin berukuran besar untuk mengantisipasi panas di dalam gua, sehingga udara dalam gua tidak pengap dan terdapat 7 titik pemberhentian untuk anda beristirahat.

Nah, apakah anda tertarik untuk berwisata ke tempat ini? jangan sampai ketinggalan.


Pacitan Masuk Jalur Panjat Tebing



MELIMPAHNYA tebing di Kabupaten Pacitan, menjadikannya salah satu daerah yang akan dijadikan lokasi pemancangan program 1.000 jalur pemanjatan. Sebuah agenda yang digagas oleh Pengurus Besar (PB) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), untuk memajukan kemampuan para atlet panjat tebing Indonesia.

"Program tersebut merupakan upaya dari PB Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), untuk membuat jalur di 1.000 tempat di Indonesia. Di mana muaranya adalah peningkatan mutu dan kualitas para atlet panjat tebing, yang akan mewakili Indonesia suatu saat nanti," ungkap salah seorang koordinator pembuatan jalur dari PB FPTI, Tedi.

Kegiatan ini sendiri dipusatkan di tebing alam Lembah Kera, Dusun Jarum, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan. Di mana dalam pelaksanannya, PB FPTI menggandeng perguruan panjat tebing Indonesia ‘Skygers’.
Menurut Tedi, pemilihan wilayah Lembah Kera untuk dijadikan salah satu jalur pemanjatan pada 2012 mendatang, dilatarbelakangi berbagai pertimbangan, salah satunya karena kondisi tebing yang curam.
"Semua itu setelah kami lakukan survei. Hasilnya, Pacitan memang memiliki lokasi yang sangat layak, terutama untuk latihan terpadu dan pelatihan panjat tebing tingkat nasional bahkan Asia," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Pacitan, Hendro Subekti, mengaku, jika kedatangan tim dari pusat itu tak lepas dari prestasi dan potensi yang dimiliki Kabupaten Pacitan, sehingga menarik perhatian PB FPTI.
"Ada dua misi yang kita emban sekaligus. Pertama, tentunya dari bidang olahraganya sendiri. Dan yang kedua adalah potensi wisatanya," tutur Hendro.
Ia menjelaskan, untuk pembuatan jalur, anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit. Meski demikian, pihaknya tidak patah arang. Dengan dana yang tersedia, FPTI Pacitan akan berupaya semaksimal mungkin, agar even ini bisa terwujud.
"Kami sudah mendapat sinyal dari kementerian kebudayaan dan pariwisata sebagai lokasi latihan pemandu wisata panjat tebing, termasuk untuk latihan tim SAR," beber Hendro.
Dunia olahraga panjat tebing di Kabupaten Pacitan sendiri saat ini mulai menggeliat. Buktinya, Mus Cholifah, salah satu atlet panjat tebing asal Pacitan dipercaya Pengprov FPTI Jatim turun di Kejuaraan ‘Asia Youth Championship 2011’ di Singapura Juli lalu. Sebelumnya, ia  telah menyabet berbagai prestasi di sejumlah ajang panjat tebing, di antaranya juara ketiga kategori ‘lead spyderkid’ wanita pada kejuaraan daerah (kejurda) panjat tebing di Surabaya April lalu.

Selain itu, Mus juga pernah menyabet juara ketiga ’boulder spyderkid’ wanita, pada kejurnas ‘Metala Boulder Competition VIII/2011’ yang digelar di Universitas Muhammadiyah Solo, Juni lalu. Ia juga menjadi juara kedua ‘lead spyderkid’ wanita saat kejurnas Wali Kota Cup Surabaya Pataga X Game 11 pada bulan yang sama.

Rabu, 16 November 2011

Perdana XL

Harga : 9 ribu
1. 087 751 737 787
2. 087 751 737 800
3. 087 751 737 818
4. 087 751 737 788
5. 087 751 737 799
6. 087 751 737 808
                                             
Harga : 7 ribu
1. 087 751 737 809
2. 087 751 737 789
3. 087 751 737 798

Harga : 15 ribu
1. 087 751 73 777 6

Harga : 5 ribu
1. 087 751 737 802
2. 087 751 737 813
3. 087 751 737 814
4. 087 751 737 816
5. 087 751 737 817
6. 087 751 737 819
7. 087 751 737 782
8. 087 751 737 783
9. 087 751 737 821
10.087 751 737 823
11.087 751 737 824
12.087 751 737 791
13.087 751 737 794

Perdana Three

Harga : 9 ribu
1. 0896 79 543 788
2. 0896 79 371 742
                                       
Harga : 6 ribu
1. 0896 79 371 742

Perdana Simpati


Harga : 7 ribu
1. 0812 31 803 224
2. 0812 31 802 449

Minggu, 13 November 2011

Frendi's TiOne: "Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali"

Frendi's TiOne: "Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali": Duta untuk Komodo Jusuf Kalla optimistis Taman Nasional Pulau Komodo akan menjadi satu dari tujuh keajaiban alam dunia. Jika sampai terjad...

"Komodo Lolos, NTT Semakmur Bali"


Duta untuk Komodo Jusuf Kalla optimistis Taman Nasional Pulau Komodo akan menjadi satu dari tujuh keajaiban alam dunia. Jika sampai terjadi, Nusa Tenggara Timur di mana Pulau Komodo berada, akan menjadi ikon dan tujuan wisata baru.
"Kita sebelumnya punya Bali. Bali makmur karena pariwisata. Tapi, NTT makmur meski matahari 'keras', dengan ikon baru ini menumbuhkan ekonomi-ekonomi baru," kata Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Gedung Energy, Jakarta, Sabtu 12 November 2011.
Mantan wakil presiden itu menyatakan, dengan menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia, NTT akan menjadi daerah kunjungan wisata. Selain itu, Komodo menjadi kebanggaan baru Indonesia.
"Dalam tahun-tahun terakhir ini kita butuh kebanggaan. Pertandingan bola kita kalah, satu kalah, satu menang. Banyak yang melecehkan pertandingan ini," kata JK. "Ada pedoman, kita harus melihat apa yang dia buat."
JK juga membantah tuduhan komersialisasi atas Taman Nasional akan membuat konservasi tidak berjalan. "Justru salah, karena di seluruh dunia, konservasi terjaga karena didatangi, dikunjungi. Banyak konservasi hilang karena tidak didatangi," katanya.
Kalla menyatakan, bangsa ini mudah bersatu dengan dua syarat yakni tujuan yang jelas dan menggembirakan semua orang. "Saya heran kalau ada orang yang dirugikan. Saya heran, (ada yang) seperti Dubes itu," kata JK.
Tentu Dubes yang dimaksud adalah Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Djoko Susilo yang melansir Yayasan New7Wonders bukanlah yayasan yang kredibel.
Jusuf Kalla kemudian menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah membuat Komodo masuk jajaran 7 besar polling. "Dalam lima hari semua terbalik. Ibu-ibu, anak-anak, semua orang memerah semuanya. SMS sampai puluhan juta," kata JK. "Saya berterima kasih pada semua pihak. Pekerjaan kita masih panjang." 

Jumat, 11 November 2011

Kepala BPBD Mulyono: Tanggulangi Bencana Harus Ada Perencanaan

 
Penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh. Baik pada saat pra bencana, saat tanggap darurat dan pasca bencana. Hal itu sebagai bentuk upaya mengurangi dampak resiko bencana
Demikian dikatakan Sekretaris daerah yang juga Kepala badan Penanggulangan Bencana Dearha (BPBD) Pacitan Mulyono, saat membuka acara penyusunan rencana kontinjensi ancaman gempa dan tsunami,    (kamis 10/11). Penangulangan bencana tandas Mulyono, juga menjadi bentuk upaya memberdayakan masyarakat agar mampu dan berinisiatif melakukan tindakan pencegahan dengan pengurangan resiko.

Penanggulangan bencana pada tahap pra bencana meliputi segala kegiatan yang dilakukan dalam situasi tidak terjadi bencana. Meliputi kesiapsiagaan peringatan bencana, mitigasi bencana serta perencanaan kontinjensi. Mengingat pentingnya pencegahan bencana tersebut tegas Mulyono, kabupaten Pacitan dipilih BNPB untuk menyelenggarakan penyusunan perencanaan kontinjensi  ancaman gempa dan tsunami yang nanti akan ditindak lanjuti dengan gladi posko dan gladi lapang.

Lebih lanjut Mulyono menambahkan, jika bencana terjadi maka rencana kontinjensi berubah menjadi rencana tanggap darurat atau rencana operasi setelah terlebih dahulu melalui kajia cepat. Karena dampaknya yang sangat luas maka maka rencana kontinjensi harus memperhitungkan kegiatan penanganan darurat.Ini jika memungkinkan memerlukan skenario dan cara penanggulangan yang spesifik dengan sumber daya yang khusus pula.

Seperti diketahui, letak geografis kabupaten Pacitan yang berhadapan langsung dengan pesisir selatan pulau Jawa sangat rawan terjadi bencana. Ini karena adanya lempeng aktif dunia yang sewaktu-waktu bisa terjadi gempa dan berpotensi tsunami.Pemerintah daerah sendiri sudah melakukan berbagai antisipasi diantaranya melakukan mitigasi bencana, pemetaan daerah rawan bencana sekaligus jalur evakuasi serta pemasangan perangkat peringatan dini jika terjadi tsunami dibeberapa titik.(Riz)

Pemkab Gandeng PT Promosikan Wisata Dan Geopark




 
Pemerintah daerah kabupaten Pacitan terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata yang selama ini menjadi unggulan. Selain melalui promosi langsung, terobosan lain mengandeng perguruan tinggi (PT) untuk dijadikan mitra
Dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pacitan, M Fathoni, yang baru saja dilakukan penandatanganan kesepahaman adalah dengan STKIP PGRI Pacitan. Bentuk kerjasamanya sendiri menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.Karena STKIP PGRI Pacitan adalah sekolah tinggi keguruan maka bentuk kerjasamanya adalah tentang pendidikan. Seperti Mahasiswa yang menempuh pendidikan jurusan sejarah bisa memasukkan unsur wisata sejarah didalamnya.

Karena dikabupaten Pacitan banyak sekali wisata sejarah seperti peninggalan prasejarah yang dilengkapi museum, Monumen perjuangan Sudirman serta budaya wayang beber.Obyek-obyek wisata tersebut selama ini menjadi tujuan para peneliti sejarah. Diantara para peneliti yang datang bahkan berasal dari luar negeri.

Jika kerjasam ini berjalan baik tandas Fathoni maka para mahasiswa sejarah di Pacitan bisa memanfaatkan apa yang dimiliki daerahnya. Mempelajari sekligus melakukan penelitian sehingga bisa mengabdi untuk masyarakat. Sebaliknya keuntungan juga di dapat pemerintah, karena secara tidak langsung peran mahasiswa ini menjadi pemandu sekaligus mempromosikan wisata Pacitan. Apalagi, saat ini kabupaten Pacitan tengah getol memperjuangkan Geopark untuk mendapatkan pengakuan dunia. Dengan model kerjasam ini pula, diharapkan tingkat kunjungan wisata ke Pacitan meningkat.

Lebih lanjut Fathoni menyatakan, kerjasam dengan STKIP PGRI Pacitan ini bukan yang pertama kali. Pihaknya juga pernah menggandeng salah satu sekolah tinggi seni Solo. Salah satu kegiatanya antara lain memberikan pelajaran membatik, melukis mural, melukis kaca dan lain sebagainya.

Sektor wisata sendiri masih menjadi primadona sekaligus penyumbang terbesar bagi Pendapatan asli Daerah (PAD). Bukan hanya pesona alam seperti pantai dan goa, namun juga wisata sejarahnya.(Riz)

Rabu, 02 November 2011

BLK Pacitan Siap Beroperasi, Anggaran Pelatihan Baru Diusulkan 2012



 
Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya mengurangi angka pengangguran dengan berusaha membuka lapangan kerja serta mencetak wirausahawan baru. Untuk itu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) persoalan tersebut akan menjadi titik perhatian
Demikian ditegaskan sekretaris Daerah (sekda) Pacitan Mulyono saat membuka Pelatihan Kejuruan otomotif dan Meubelair yang diselenggarakan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) di Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan, (Senin 31/10).Menurut Sekda Mulyono, permasalahan yang dihadapi Kabupaten Pacitan saat ini adalah kemiskinan dan Pengangguran. Sesuai data BPS 2010 tingkat pengangguran terbuka masih sekitar 0,87 persen.

Untuk mengurai persoalan tersebut pemerintah terus berupaya melalui berbagai terobosan. Diantaranya memperbanyak sekolah kejuruhan dengan tujuan mempersiapkan lulusan siap kerja. Selain itu melalui pelatihan kerja masyarakat yang berminat juga didik menjadi tenaga terlatih sehingga akan muncul wirausaha baru, sehingga membuka peluang kerja baru pula.

Apalagi kabupaten Pacitan memiliki balai Latihan Kerja (BLK) yang lengkap. Sejak dibangun tahun 2007 lalu, BLK yang terletak di kelurahan Sidoharjo itu saat ini sudah mulai beroperasi. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah dalam APBD 2012 tandas sekda Mulyono, akan mengalokasikan anggaran guna keperluan pelatihan di BLK tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pacitan Dawamuri. Menurutnya, adanya BLK ini masyarakat khususnya para lulusan SMK yang ingin memperdalam  keahlian kejuruan dapat memanfaatkan sarana tersebut. Seluruh infrastruktur BLK sudah siap, seperti sarana pelatihan Las dan Komputer termasuk otomotif dan meubelair. Untuk tenaga instruktur BLK Pacitan memiliki 6 tenaga pembimbing yang sudah memenuhi standart.Tidak hanya itu, BLK Pacitan Juga menjalin kerjasam dengan BLK Wonogiri serta BLK Surakarta.

Pelatihan Kejuruan otomotif dan Meubelair diikuti oleh masing-masing 16 peserta. Mereka akan menjalani pelatihan selama satu bulan dan akan dinilai untuk mendapatkan sertifikasi lulus.(Riz)

Ke Pacitan Menteri PU Tinjau Instalasi Sumber Air Bersih, JLS Dan PLTU



 
Pemerintah akan terus memantau daerah-daerah yang tergolong rawan kekeringan. Hal ini sebagai upaya untuk mengurai persoalan air bersih bagi wilayah kering. Demikian, dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto disela kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Pacitan (Selasa 1/11)
Menurut Menteri,Air bersih merupaka kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Untuk itu, pemerintah terus berupaya mewujudkan pelayanan kebutuhan air bersih ini kepada masyarakat sebanyak-banyaknya. Caranya, dengan mencari serta memanfaatkan sumber air lokal yang potensial untuk diolah dan dikosumsi masyarakat.

Selain melakukan pantauan terhadap daerah-daerah rawan air bersih, Menteri PU dan rombongan juga ingin memastikan beberapa instalasi penyaluran air bersih yang sudah ada. Apakah masih berfungsi atau justru sebaliknya.Salah satunya, meninjau revitalisasi pengelolaan air bersih di sumber air Kedungbanteng Desa Sekar Kecamatan Donorojo. Sumber air yang dikelola perusahaan air minum daerah tersebut merupakan potensi lokal cukup besar dengan debit air 40 liter per detik.

Upaya revitalisasi oleh pemerintah pusat ini tegas Djoko Kirmanto diharapkan mampu menjadi solusi pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat banyak.Dengan kapasitas yang lebih besar maka cakupanya juga akan lebih luas. Apalagi kecamatan-kecamatan Pacitan barat selalu mengalami problem air bersih setiap tahunya. Tidak hanya itu menurut menteri, Kabupaten Pacitan secara umum juga membutuhkan perhatian lebih karena termasuk salah satu daerah yang debit airnya kurang. Rencananya proyek ini akan rampung akhir tahun ini.

Wilayah Pacitan yang sebagian besar pegunungan merupakan daerah dengan permasalahan air bersih cukup sulit. Apalagi jika kemarau terjadi sangat panjang. Bagi sebagian masyarakat yang tempat tinggalnya belum terlewati pipa PDAM, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membeli atau mengharapkan droping air bersih dari pemerintah daerah.

Untuk melayani seluruh masyarakat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masih menghadapi beberapa kendala. Diantaranya, kondisi topografi wilayah yang sulit serta sebaran penduduk yang tidak merata. Sementara, sumber air yang dapat dimanfaatkan baru sebatas sumber di dusun Barong Desa candi Kecamatan Pringkuku dan Kedungbanteng Kecamatan Donorojo. Tercatat sampai saat ini jumlah pelanggan PDAM sebanyak 4000. Masih ada 1500 calon pelanggan yang harus antre menempati daftar tunggu serta 1600 lain yang belum dapat dijangkau karena belum terpasang pipanisasi.

Selain meninjau sejumlah instalasi dan sumber air bersih, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dan rombongan juga meninjau lokasi pembngunan Jalur Lintas Selatan (JLS) serta mega proyek pembangki listrik tenaga uap (PLTU) Sudimoro.(Pur/Riz)

Bertekad Pertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)



 
Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disandang Kabupaten Pacitan atas penilaian BPK terhadap laporan dan kualitas keuangan, sudah sepantasnya dipertahankan. Namun hal itu tidak mudah karena membutuhkan perhatian dan kerjasama semua pihak
Atas dasar tersebut, pemerintah daerah aktif melakukan sosialisasi Road Map and Action Plan dalam mewujudkan dan mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) laporan keuangan pemerintah kabupaten Pacitan tahun 2011-2016. Sosialisasi yang dilaksanakan bergilir di semua SKPD ini dimaksudkan untuk mewujudkan profesionalisme birokrasi dalam rangka meningkatkan pelayanan prima serta menciptakan pemerintahan yang baik.

Sekretaris daerah (Sekda) Pacitan Mulyono saat sosialisasi di ruang pertemuan Dinas Perhubungan (Rabu 2/11) mengatakan, untuk mempertahankan penghargaan bergengsi itu telah diterbitkan peraturan bupati (Perbup) no 29 tahun 2011 tentang WTP. Keputusan ini nantinya akan dilaksanakan semua SKPD. Mulai dari penyusunan dan pengawasan neraca keuangan hingga etika birokrasi.Dengan aturan baru tersebut maka dalam mempertahankan WTP tidak hanya menjadi tanggung jawab tertentu saja, namun, juga berlaku untuk semua jajaran birokrasi.

Sekda Mulyono menambahkan, selama ini dari penilaian BPK, masih dijumpai beberapa permasalahan pokok. Yakni, Sumber daya manusia aparatur, Tekhnologi informasi serta sistem pengendalian internal. Untuk itu pemerintah menetapkan beberapa langkah strategis. Anatara lain, membangun komitmen aparatur serta pihak pengangku kepentingan,pemenuhan kuantitas dan peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan sarana dan prasarana tekhnologi informasi.

Langkah strategis lainya adalah meningkatkan kelengkapan regulasi daerah, mengoptimalkan tindak lanjut hasil pemeriksaan serta optimalisasi implementasi sistem pengendalian internal.Sementara itu dalam etika birokrasi, aparatur negara (PNS) dituntut mampu melaksanakan kode etik yag sudah diatur. Seperti etika bernegara, etika berorganisasi, etika bermasyarakat, etika terhadap diri sendiri serta etika terhadap sesama PNS.

Sebelum mampu mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sesuai opini BPK tahun 2010, kabupaten pacitan terlebih dahulu mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian. Opini dari BPK itu diberikan tahun 2007-2009. Penghargaan tersebut tentunya akan terus dipertahankan tahun-tahun berikutnya untuk mewujudkan pelayanan prima. (Riz)