Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Selasa, 29 Januari 2013

47 Persen Anak Usia Dini Pacitan Belum Tersentuh PAUD

Pemerintah terus berupaya mendorong keberadaan pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk mempersiapkan generasi emas yang tangguh dan memiliki daya saing.Pendirian lembaga PAUD akan diperbanyak, agar anak-anak usia dini ini mendapatkan pembelajaran yang layak sebelum masuk pendidikan formal


Hanya sayang, keberadaan PAUD di kabupaten Pacitan belum mampu menyentuh semua anak.Terutama yang tinggal diwilayah pedesaan. Menurut Bunda PAUD Ny. Luki Indartato,  Selain karena kurang terjangkaunya lembaga PAUD itu sendiri bagi mereka yang tinggal dipelosok, juga karena faktor ekonomi. Bahkan yang memprihatinkan, masih banyak orang tua yang kurang memahami pentingnya mempersiapkan pendidikan anak melalui PAUD.

Sampai saat ini menurut istri bupati Pacitan Indartato itu, baru sekitar 55,3 persen dari 51 ribu lebih anak di Pacitan yang bersekolah di PAUD. Capaian angka yang masih membutuhkan perhatian berbagai pihak. Termasuk kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan dini.

Ny.luki Indartato berharap PAUD dapat merata di seluruh wilayah Pacitan agar mutu pendidikan sejajar baik yang ada di kota maupun di pedesaan. Begitu juga dengan para guru PAUD agar senantiasa meningkatkan kualitas dan kemampuan. Memberikan stimulan yang tepat bagi anak semisal dengan memperkaya alat permainan yang edukatif.




Sumber : http://pacitankab.go.id/berita/berita.php?id=1012


Agenda Kegiatan Hajatan (Hari Jadi Kab.Pacitan) ke-268 Tahun 2013



  • 3 Februari 2013

Pencanangan kawasan Car Free Day jl. A.Yani dan seputar Alun-Alun mulai Pkl.06.00

  • 14 Februari 2013

Pengajian Habib Syekh di alun-alun mulai Pkl 20.00

  • 15 Februari 2013

Jalan sehat start dan finish di alun-alun mulai Pkl 06.00

  • 19 Februari 2013

  1. Prosesi hari jadi dan pagelaran Kolosal Babad Pacitan mulai Pkl 08.00 di alun-alun
  2. Pagelaran Jaranan Sentherewe mulai Pkl 13.00 di alun-alun
  3. Pagelaran foto komunitas Klic mulai Pkl 15.00 di tribun alun-alun
  4. Wayang kulit dalang Ki Purbo Asmoro di alun-alun bintang tamu Kirun yang diawali dengan gebyar kembang api

  • 23 Februari 2013

  1. Bersih-bersih bareng bupati di alun-alun mulai Pkl 06.00
  2. Dangdut JTV ,mulai Pkl 19.00 di alun-alun

  • 24 Februari 2013

  1. Pawai dokar dan becak hias mulai Pkl 13.00 start di alun-alun
  2. Pacuan kuda di arena pacuan kuda teleng ria mulai Pkl 08.00
  3. Sepeda sehat mulai Pkl 06.00 start alun-alun finish pancer door



Sumber : http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=322868841146900&id=102707859829667

Minggu, 27 Januari 2013

Pacitan Berlakukan Car Free Day Februari 2013


PACITAN, Media Aspirasi-Isu lingkungan tampaknya telah dirasakan sampai
ke daerah-daerah. Karena itu, pada bulan Februari nanti Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Perhubungan Komunikasi Dan
Informatika (Dishubkominfo) akan menggelar car free day. “Kita
bekerjasama juga dengan Polres Pacitan dan Dinas Cipta Karya Tata Ruang
Dan Kebersihan,” ujar Kepala Dishubkoinfo Bambang Supriyoko, Kamis ( 10/1) kemarin.

Selain menekan meluasnya cemaran zat polutan, kegiatan
bebas dari mengendarai kendaraan bermotor ini sekaligus untuk menyambut
tahapan verifikasi penilaian Kabupaten Sehat. Dimana Pacitan akan
menjalaninya.

Pemberlakuan car free day ini sesuai dengan SK Bupati.
Nomor.551.21/440/408.21/2012 tentang lokasi jalur bebas kendaraan.
Lokasinya dipilih sekitar alun-alun kota dan Jalan A Yani sampai depan
SMPN 2 Pacitan
. Sedangkan waktunya akan dipilih hari Minggu.

“Pertimbangannya karena banyak warga yang libur. Waktu pemberlakuan
mulai pukul 06.00-09.00 pagi,” terang Bambang.
Karena jalur utama akan digunakan untuk kegiatan, maka jalur pengganti dipilih mulai depan RSD Pacitan ke selatan menyusuri Jalan DI. Panjaitan. Sedangkan dari arah timur, dari depan SMPN 2 diarahkan ke utara ke menlalui Jalan RA.Kartini. 

Bambang menjelaskan di dalam area itu, ratusan orang
dapat beraktivitas tanpa takut terlanggar kendaraan bermotor.  Mulai
dari senam pagi, bersepeda, maupun bermain bola. Mereka bebas
menggunakan jalan protokol yang sudah ditutup. Tidak itu saja, diarena
yang sama pergelaran seni tradisional dapat pula ditampilkan. Misalnya
mendirikan panggung untuk gelaran musik. “Yang penting menjaga
ketertiban dan kebersihan,” tandas dia.



Sumber : http://mediaaspirasi.com/berita-17-tekan-polusi-berlakukan-car-free-day.html

Jumat, 25 Januari 2013

Antisipasi Gelombang Tsunami, BPBD Pacitan Target Pasang 15 Titik INATEWS


 
Sebagai daerah dengan kategori zona merah rawan tsunami, kabupaten Pacitan membutuhkan banyak alat pendeteksi dini. Meski sebagian wilayah pesisir sudah berdiri peranti Indonesia Tsunami Early Warning System (INATEWS) namun jumlahnya masih dirasa belum cukup
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Tri Mudjiharto, Jum’at (25/1) menegaskan, masih banyak kawasan pemukiman dibibir pantai yang belum dipasang sarana peringatan dini tersebut. Padahal jika dilihat dari zonasi, paling sedikit dibutuhkan 15 unit.

Sementara, sampai sekarang jumlah peralatan pendeteksi dini yang berdiri baru separuhnya. Atau sebanyak tujuh unit. Tersebar diberbagai kawasan pesisir. Seperti di wilayah Lingkungan Barean dan Cuwik, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Lingkungan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo, Desa Hadiwarno dan Sidomulyo (Ngadirojo). Selain daerah-daerah tersebut alat serupa juga akan dipasang pada kawasan-kawasan pemukiman lain yang jaraknya kurang dari 1 kilometer dari bibir pantai.

Tri mengungkapkan, pihaknya memiliki target. Dalam kurun waktu lima tahun harus ada 10 unit INATEWS terpasang. Hanya saja tampaknya target itu bakal terpenuhi sebelum tenggat waktu target. Karena ada bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun Badan Metereologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG).

Setiap unit INATEWS made in BPBD sendiri hanya menghabiskan dana sekitar Rp 35 juta. Sehingga untuk empat unit yang telah diproduksi hanya menelan biaya Rp 140 juta. Bandingkan dengan peralatan serupa bantuan pusat. Dimana per unitnya berharga lebih dari Rp 1 miliar. Tri berharap jumlah 15 unit tersebut dapat terealisasi seluruhnya.


Sumber : http://pacitankab.go.id/berita/berita.php?id=1010

Audisi Famous Enterprise Info Baru 2013


Maaf sebelumnya untuk pembaca pada halaman ini, sebenarnya kiriman data/amplop/undangan ini saya dapatkan setahun lalu tepatnya bulan februari 2012, karena masih banyak Web yang belum membahasnya, maka saya mencoba memberikan info sepengetahuan saya tentang Famous Enterprise kepada rekan-rekan di tahun 2013 ini. Semoga memberikan pandangan dalam mengambil keputusan.

Gambar di bawah ini adalah amplop da isi kiriman dari Famous Enterprise dari SemiFinal- Final :


















Alamat sesuai di Amplop dan Kwitansi
(tertanggal 4 Maret 2012)

FAMOUS ENTERPRISE
Jl. Condet Raya Kav. 33 Jakarta Timur 13520
Telp. (021) 80878336, fax. (021) 80878537

Audisi Young's Management Info Baru 2013

Maaf sebelumnya untuk pembaca pada halaman ini, sebenarnya kiriman data/amplop/undangan ini saya dapatkan setahun lalu tepatnya bulan februari 2012, karena banyaknya SMS yang masuk kepada saya untuk memberikan info lebih lanjut,serta masih banyak Web yang belum membahasnya, maka saya mencoba memberikan info sepengetahuan saya tentang Young's Management kepada rekan-rekan di tahun 2013 ini. Semoga memberikan pandangan dalam mengambil keputusan.

Gambar di bawah ini adalah amplop kiriman dari Young's Management dari SemiFinal- Final :



Surat Undangan SemiFinalis


Surat Undangan Finalis*


Sebagian isi Surat Undangan SemiFinalis


Sebagian isi Surat Undangan Finalis (Artis Bintang Tamu)


Sebagian isi Surat Undangan Finalis


Sebagian isi Surat Undangan Finalis


Sebagian isi Surat Undangan Finalis (Peta Lokasi)


Sebagian isi Surat Undangan Finalis


*tidak saya datangi

Alamat Sesuai di amplop 

YOUNG'S MANAGEMENT
Acting And Modelling School
Artist Management
Event Organizer 


Jl. Raya Transyogi Km. 3 Ruko  Madison  Blok C 1 /12A
Komplek Cibubur Times Square- Bekasi 17435
Phone. (021) 8430 5550, fax. (021) 8430 5551

Rabu, 23 Januari 2013

Jalan Kota dan Perbatasan Pacitan 2013 Mulus dibanding beberapa Kota lain


Apa yang ada dibenak anda jika mendengar Kota Pacitan?
mungkin yang paling dikenal adalah Kota 1001 Goa. Kota yang sangat kaya dengan tempat pariwisata yang tidak banyak di miliki oleh daerah lain. seperti halnya Pantai, maupun Goa. Banyaknya pariwisata yang ada di Pacitan harusnya menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengunjunginya. Namun selain banyaknya tempat pariwisata, harus diketahui pula yang terpenting aksesnya yang mudah menuju tempat wisata tersebut. 
Jalan salah satunya, memang Pacitan dahulu disebut sebut mempunyai kontur tikungan yang tajam dan mempunyai jurang dan tebing yang curam serta jalan yang rusak dan berlubang. memang, hal tersebut fakta adanya, namun dengan diiringi pembangunan serta pembenahan yang besar-besaran oleh Pemerintah  hal itu dapat diatasi dengan berjalannya waktu.
jalan-jalan di Pacitan kota hingga perbatasan, dari perbatasan Pacitan-Ponorogo, Pacitan-Trenggalek serta Pacitan-Wonogiri diperbaiki serta dilebarkan secara besar-besaran, sehingga akses pPacitan walaupun tidak bisa menghilangkan kontur jalan yang banyak tikungan namun jalan semakin nyaman dan luas. Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kita masyarakat Pacitan khususnya, karena dari yang Penulis ketahui didaerah lain seperti Wonogiri maupun Trenggalek menurut saya jalannya masih kalah dengan Kab. Pacitan khususnya di sekitar perbatasan hingga menuju pusat kota kedua Kabupaten itu. saat penulis mengunjungi wonogiri dan Trenggalek, memang di perbatasan jalan sangat mulus namun saat sampai ditengah-tengah perjalanan penulis menemukan jalan yang sangat bergelombang, berlubang hingga tidak merasa nyaman saat berkendara. di Trenggalek jika dari arah Sudimoro Pacitan akan menemukan dua buah jembatan yang darurat hingga harus berhati-hati untuk melaluinya selain itu jalan rusak, berlubang, kemiringan tajam masih banyak ditemukan.  

Frendi Setiawan Pradikdo  

Terendam, Tanaman Padi Pacitan Terancam Puso

 
Meski tidak sampai menyebabkan banjir besar,namun dampak luapan sungai akibat hujan deras yang terjadi awal tahun ini menyebabkan lahan sawah dibeberapa wilayah di Pacitan terendam. Akibatnya, ratusan hektar tanaman padi terancam gagl panen
Menurut Kepala Seksi (Kasi) Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dan Perlindungan Tanaman Dinas Tanaman Pangan Dan Peternakan (Distanak) setempat Agus Rustamto, Senin (21/1) sebanyak 118,5 hektar lahan padi terdampak banjir. Dari jumlah itu, sekitar 21 hektar diantaranya puso.

Sesuai data, wilayah Pacitan memiliki luasan paling banyak terendam air. Bahkan mencapai angka 72,5 persen.Kemungkinan total lahan puso masih dapat bertambah, mengingat sampai saat ini masih ada sawah yang terendam .Diluar Kecamatan Pacitan ada sejumlah wilayah lain yang juga mengalami hal sama. Seperti Kecamatan Arjosari seluas 17 hektar, Punung (12 hektar), Donorojo (11 hektar), dan Kecamatan Pringkuku seluas enam hektar.

Masih menurut Agus, ada beberapa hal yang membuat luasan lahan berpotensi puso. antara lain, usia tanaman dan lamanya terendam. Usia tanaman misalnya. Padi saat ini baru berusia 30-45 hari sehingga tinggi tanaman belum seberapa. Jika lebih dari tiga hari terendam banjir bakal menyebabkan tanaman mati. Tak hanya ancaman kerugian, pasca rendaman banjir ujar Agus juga dapat memicu munculnya hama keong emas.

sumber : http://pacitankab.go.id/berita/berita.php?id=1009

Jumat, 18 Januari 2013

Agnez Monica masuk Nominasi World Music Award 2013


Sebuah kebanggan bagi Indonesia khususnya, dikarenakan salah satu artis anak bangsa ini telah dapat menembus dunia musik internasional. Agnes Monica, pelantun single terbaru Muda-Le O Le O, masuk dalam World Music Award 2013 dalam nominasi World's Best Female Artist. 

sebagai tanda bentuk support masyarakat Indonesia terhadap kerja keras Agnes Monica di ajang WMA 2013 setidaknya walaupun tidak terjun langsung tetapi dapat diwujudkan dengan ikut men Vote agnes Monica agar menjadi pemenang WMA 2013 Kategori World's Best Female Artist, dengan cara masuk ke Website WMA di :

http://www.worldmusicawards.com/#!worlds-best-female-artist/c9px

dengan mencari nama dan gambar Agnes Monica yang apabila dalam website di urutan pertama nomor 2 dari kiri setelah Adele.

dapat dilihat Video tentang Agnes Monica di WMA 2013 di :

http://www.youtube.com/watch?v=r-CcKog7ngo
atau
http://www.youtube.com/watch?v=wtzzuR0LsbI

Dukung Agnes Monica untuk Indonesia !


Bupati Pacitan Indartato Lantik 103 Pejabat

 
Gerbong mutasi pejabat lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Pacitan bergulir. Sebanyak 103 pejabat dilantik Bupati Pacitan, di Pendopo Kabupaten (Jumat 18/01/13).Selain untuk mengisi jabatan yang kosong, mutasi kali ini juga memberi kesempatan pejabat baru untuk promosi. Sebagian lainya dilantik karena ada perubahan nomenklatur
posisi kosong itu antara lain, jabatan kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan yang lama ditinggal pensiun. Kini posisi tersebut diisi oleh Bambang Supriyoko yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan Komonikasi dan  Informatika (Dishubkominfo). Sementara posisi yang ditinggalkanya digantikan Widy Sumardji mantan kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).Sedangkan Pol PP ditempati Sanyoto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala bagian (Kabag) Pemerintahan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik yang sebelumnya belum terisi karena pejabat sebelumnya juga purna tugas ditempati Supomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas ). Selanjutnya Bapemas diisi oleh Endang Surjasri yang sebelumnya memimpin Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi. Begitu juga Dengan direktur Rumah sakit Daerah (RSD). Setelah lowong karena ditinggal pensiun kini posisinya diserahkan kepada Iman Darmawan yang sebelumnya berposisi sebagai sekretaris dinas kesehatan Pacitan.

Bupati Indartato dalam arahanya minta agar pejabat baru segera menjalankan tugas dengan baik. Terutama bagi pejabat yang memimpin posisi-posisi strategis dan menyentuh pelayanan publik langsung, seperti Rumah Sakit Daerah. Direktur baru diharapkan lebih baik apalagi saat ini masih banyak kritikan dari masyarakat yang dialamatkan kepada rumah sakit daerah tersebut.

Terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan mengatakan penempatan pejabat sudah dilakukan melalui proses yang panjang. Bahkan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) itu menegaskan untuk dapat menempati jabatan seorang PNS harus memenuhi persyaratan. Baik berdasarkan kompetensi umum maupun kompetensi tekhnis. Penempatan sudah disesuaikan menurut jabatan dan kemampuan.

Meski pelantikan pejabat lingkup pemerintah kabupaten kali ini cukup banyak namun menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pacitan Marwan masih ada beberapa yang belum terisi. Apalagi masih akan ada pejabat yang memasuki masa pensiun. Untuk memenuhinya akan dilakukan bertahap.

sumber : http://pacitankab.go.id/berita/berita.php?id=1008

Selasa, 15 Januari 2013

PLTU Pacitan Jawa Timur Operasi Februari 2013


(Pacitan, 11/1) 
Direktur Utama PLN, Nur Pamudji Nur, Jumat (11/1) meninjau proyek Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan 2 x 315 MW yang kini pengerjaannya telah mencapai 95 %. Saat ini PLTU Pacitan sudah beroperasi dan sudah menghasilkan listrik dalam rangka reliability run test. Rencana unit 1 akan beroperasi komersial (commercial of date/COD) pada bulan Februari 2013 dan unit 2 akan beroperasi komersial pada bulan Maret 2013.

Dengan keberadaan PLTU Pacitan yang merupakan salah satu proyek 10.000 MW tahap 1 ini maka akan memperkuat pasokan listrik ke Jawa Bali dan dapat mempercepat peningkatan angka rasio elektrifikasi termasuk angka elektrifikasi di Kabupaten Pacitan.

Untuk ukuran kelistrikan di pulau Jawa, rasio elektrifikasi di Kabupaten Pacitan sebesar 65% ini termasuk paling rendah. Hal ini terjadi karena kondisi geografi yg relatif sulit untuk dijangkau listrik karena infrastruktur belum maksimal.
Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (dua dari kanan) didampingi General Manger PLN Distribusi Jawa Timur, Haryanto WS (paling kiri) melakukan kunjungan kerja meninjau proyek Pusat Listrik Tenaga Upa (PLTU) Pacitan 2 x 315 MW yang kini pengerjaannya telah mencapai 95 %, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (12/1).

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (dua dari kanan) didampingi General Manger PLN Distribusi Jawa Timur, Haryanto WS (paling kiri) melakukan kunjungan kerja meninjau proyek Pusat Listrik Tenaga Upa (PLTU) Pacitan 2 x 315 MW yang kini pengerjaannya telah mencapai 95 %, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (12/1).
Mendapat laporan seperti itu, Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyempatkan waktu ke Pacitan untuk melihat langsung daerah tersebut (11/1). Dengan mengendarai motor trail Nur menelusuri dua dusun, yaitu Ledok Etan, Desa Sidomulyo, Dusun Wates dan Dusun Gondang Rejo, Desa Ketanggung.


Lokasi yang sulit yaitu bergunung-gunung ditengarai menjadi penyebab rendahnya rasio elektrifikasi di daerah ini. “Dengan kondisi medan yang sulit dan jumlah penduduk masih terpencar maka akan dicari solusi yg terbaik untuk melistriki daerah tersebut sehingga rasio elektrifikasi Pacitan akan lebih baik” ungkap Nur.

sumber : http://www.pln.co.id/?p=7173