Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Kamis, 27 Februari 2014

Tenaga Outsourching Direkrut KPU Pacitan

Pacitan (Paradise of Java)- Pelaksanaan Pemilu 2014 tinggal 1,5 bulan lagi. Tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu pun dipastikan menumpuk. Dihadapkan keterbatasan personel, KPU Pacitan melakukan sejumlah terobosan.

Antara lain mengangkat tenaga alih daya (outsourching). Mereka dijaring dari unsur masyarakat yang memiliki kemampuan tertentu sesuai syarat yang ditetapkan.

"SDM dari pada kelembagaan KPU ini memang terbatas. Kemudian di satu sisi karena itu dianggarkan pada DIPA 2014 sehingga anggaran untuk outsourching sudah kelihatan," ungkap S Budisantoso, Sekretaris KPU Pacitan saat berbincang dengan jetimupdate.com, Kamis (27/2/2014).

Diantara bidang tugas yang membutuhkan bantuan tenaga pembantu, kata Budi, meliputi bidang rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara serta bidang penyusunan anggaran tahapan pemilu. Selain itu juga di bidang laporan pertanggungjawaban penggunaan angaran tahapan pemilu, dan bidang pengelolaan sistem informasi logistik pemilu.

Rabu, 26 Februari 2014

Hujan Deras, Jembatan Dembo Kidul Ngadirojo Putus Total

Pacitan (Paradise of Java)- Hujan deras yang mengguyur wilayah Lorog, Senin (24/2) malam benar-benar membuat jembatan gantung Dembokidul, Desa/Kecamatan Ngadirojo, putus total. Jembatan tua yang dibangun tahun 1970 itu ambruk setelah tak kuat menahan hantaman arus sungai Lorog yang membawa material kekayuan dan lumpur.

Jembatan akses warga tiga dusun, Dembokidul, Dadapan dan Kapyuran, menuju ke pusat Kecamatan Ngadirojo itu ambruk sekitar pukul 21.30 WIB. Tidak ada korban saat jembatan glugu dan bambu itu terbawa arus sungai terbesar kedua di Kabupaten Pacitan tersebut. Akibatnya, warga di tiga dusun itu terisolasi. Mereka harus memutar sejauh lima kilometer lewat jembatan gantung Dusun Kaliatas, Desa/Kecamatan Ngadirojo, jika ingin keluar dusun.

Petani Asal Punung Berurusan dengan Polisi Akibat Curi Besi

Pacitan (Paradise of Java) -Seorang petani asal Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan harus berurusan dengan polisi. Sebab, ia diduga mencuri sejumlah besi milik salah satu perusahaan penambangan di daerahnya. “Tersangka mencuri besi milik Bintonite Sukses Makmur,” kata Kasubag Humas Polres Pacitan, AKP Rudito Kukuh Basuki, Selasa (25/2/2014). 

Penangkapan pelaku, Rubadi bermula dari laporan warga dan pemilik  besi. Atas laporan itu, beberapa petugas kemudian melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan itu akhirnya mengarah pada keterlibatan tersangka.

Tak ingin buruannya lepas, sejumlah anggota Reserse Dan Kriminal Polsek Punung kemudian menangkap tersangka. Dari tangan pria paruh baya itu polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 batang besi siku senilai jutaan rupiah di salah satu bengkel las.

Candra, Pemuda Ngadirojo Nekat Curi Kabel Listrik untuk Lunasi Kredit Motor

Pacitan (Paradise of Java)- Gara-gara nunggak angsuran motor, seorang pemuda di Ngadirojo, Pacitan berbuat nekat. Candra Sujana (27) digelandang ke mapolres bersama 2 rekannya. Masing-masing Dani (22) dan Bambang (27).

"Ketiganya ditangkap oleh petugas karena terbukti membawa kabel curian saat anggota Polres Pacitan menggelar razia kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Punun MInggu (2/2)," kata Kasubbag Humas Polres Pacitan AKP Rudito Kukuh Basuki, Rabu (26/2/2014).

Aksi pencurian kabel pudeng ini berawal dari keinginan Candra, untuk melunasi kredit kendaraan roda dua miliknya. Namun, pria yang bekerja sebagai pemasang instalasi listrik itu mengaku bingung cara yang harus ditempuh.

Banyak Ruko-Ruko di Bangunsari Masih Mangkrak

Pacitan (Paradise of Java) - Mandegnya pembangunan proyek rumah dan toko (Ruko) Desa Bangunsari, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, kuat diduga ada peran provokator. Namun ironisnya, sekelompok pihak yang diklaim sebagai biang kerok terkendalanya pembayaran ruko senilai 3,2 miliar tersebut, juga tercatat sebagai pihak pemesan. Pernyataan tersebut sempat diungkapkan Beny Prasetyo, Kepala Desa Bangunsari, Selasa (25/2).

Beny mengatakan, sebagaimana kesepakatan awal, pihak pemesan diwajibkan membayar uang muka sebesar Rp. 20 juta/unit dari total harga Rp. 55 juta/unit ruko. Tiga bulan berselang, pihak pemesan akan melunasi kekurangannya. 

Masih Sebatas Rencana Terkait Usulan Perubahan Status Jalan

Pacitan (Paradise of Java)- Rencana Pemkab Pacitan mengajukan perubahan status jalan, dari jalan kabupaten menjadi jalan strategis nasional disejumlah titik, tampaknya baru sebatas rencana. Terbukti, hingga minggu ke tiga bulan Februari ini, belum ada surat usulan resmi ke kementerian terkait. Pelaksana Administrasi, Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Gelonggong, Pacitan, Hadiwarno, Batas Wilayah Trenggalek, Suyatni, mengatakan, pihaknya merasa belum pernah menerima surat resmi terkait usulan perubahan status jalan. Dengan begitu, dia belum yakin apakah rencana tersebut bisa terealisasi ataukah tidak. 

“Usulan yang mana, sampai detik ini memang belum ada surat terkait persoalan tersebut,” katanya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (25/2).

Pria yang akrab disapa Yatni tersebut menjelaskan, kebiasaan yang dia alami, setiap ada usulan apakah itu perubahan status ataukah paket kegiatan, pasti ada surat tembusan. Sebab pihaknya merupakan pelaksana jalan nasional yang ada di Kabupaten Pacitan. Dia mengungkapkan, ada 11 paket proyek jalan nasional senilai Rp. 200 miliar. 

Terkait Beban Pajak BPHTB Proyek PLTU Pacitan, Ancam Layangkan Surat Tagih Paksa

Pacitan (Paradise of Java)- Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset (DPPKA) Pacitan, mengancam bakal melayangkan surat himbauan kepada PT. PLN (Persero) UPJ Pacitan sebagai pihak yang bertanggung jawab terkait belum terbayarnya pajak Biaya Perolehan Hak Tanah Dan Bangunan (BPHTB) proyek PLTU Jatim 1 Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan. Bambang Trenggono, Ka.TU BPHTB, DPPKA setempat menegaskan, pihaknya berencana melayangkan surat himbauan kepada PT. PLN atas persoalan tersebut. 

“PT. PLN yang paling bertanggung jawab atas kasus ini,” ujarnya, Selasa (25/2).

Selasa, 25 Februari 2014

[FOTO] Latihan Bersama PACITAN SUPER ENDURO 2014

Pacitan (Paradise of Java) - Minggu (23/02) kemarin, merupakan Latihan Bersama Pacitan Super Enduro dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan Tahun 2014 yang ke-269. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pacitan, Indartato.

Berikut beberapa foto Latihan Bersama Pacitan Super Enduro 2014
Sumber Foto: Doc-Info Pacitan



[FOTO] Pemberangkatan MTB PACITAN ADVENTURE 2 Tahun 2014

Pacitan (Paradise of Java) - Minggu (23/02) kemarin, merupakan Pemberangkatan MTB Pacitan Adventure 2 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan Tahun 2014 yang ke-269. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pacitan, Indartato.

Berikut beberapa foto Pemberangkatan MTB Pacitan Adventure 2
Sumber Foto:Doc-Info Pacitan




[FOTO] Final Lomba Dayung Perahu Mancung Tahun 2014

Pacitan (Paradise of Java) - Minggu (23/02) kemarin, merupakan Final Lomba Dayung Perahu Mancung dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan Tahun 2014 yang ke-269.

Berikut beberapa foto Final Lomba Dayung Perahu Mancung
Sumber Foto: Doc-Info Pacitan



Parade Bersama Drumband AKMIL di Pacitan 2014

Pacitan (Paradise of Java)- Sumber foto : Google

INFO DARI PANITIA PARADE BERSAMA DRUMBAND AKMIL
- Pelaksanaan: Minggu, 2 maret 2014
- Parade menempuh rute 4 Km
- Peserta siap pukul 06.30

Peserta (selain AKMIL):
1. Gema Goa Gong SMKN 1 Pacitan
2. Green School SMPN 4 Pacitan
3. Gita Lintas Selatan SMPN 2 Pacitan
4. Alfa Gita Buana MTs Negeri Pacitan
5. Gita Wiyata Mandala SMPN 1 Pacitan
6. Bahana Suara Gunung Lima SMPN 1 Kebonagung
7. Gema Banyu Anget SMPN 1 Arjosari
8. SDN Pacitan

Ratusan Karyawan Takut Kehilangan Pekerjaan Akibat Pabrik Triplek di Pacitan Terbakar

Pacitan (Paradise of Java) -Senin petang (24/2/2014) sekitar pukul 19.00 WIB Warga Desa Wonogondo digemparkan dengan terbakarnya pabrik Plywood atau Triplek Linggarjati Mahardika Mulia (PT LMM), Jl. Pacitan- Lorok tepatnya di Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung,Pacitan. 

Api dengan cepat menyambar loaksi pabriok yang dipenuhi dengan kayu-kayu bahan triplek serta triplek yang sudah siap di distribusikan tersebur.Meskipun tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kejadian yang meludeskan bagian pabrik Plywood tersebut api berasal dari ruangn bagian termo. Pasalnya dugaan sementara oli tremo bocor. Untungnya meskipun saat kerja ratusan karyawan sief sore belum selesai . Tiba-tiba ratusan karyawan dikagetkan dengan api yang menyambar-yambar serta di ikuti oleh ledakan yang berasal dari tabung termo serta pipa-pipa yang menghubungkan termo dengan mesin lainnya. 

Buruh Bangunan Hamili Pelajar SMP Gara-Gara Cinta Ditolak

Pacitan (Paradise of Java)- Gara-gara cinta tak direstui orang tua, Santoso (20) nekat menyetubuhi pacarnya. Sikap itulah yang akhirnya menggiring buruh bangunan asal Kecamatan Ngadirojo, Pacitan ini ke balik jeruji besi. Akibat perbuatan tersangka, korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP pun berbadan dua.

"Baru sekali," kata tersangka Santoso singkat saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Pacitan, Senin (24/2/2014).

Hasil penyidikan, sebelum melakukan aksi bejatnya, tersangka sengaja mengajak korban main ke rumah saudaranya di Wonogiri, Jateng. Di situlah perbuatan yang hanya pantas dilakukan suami isteri terjadi.

Minggu, 23 Februari 2014

SBY Serahkan Bantuan Berupa Mobil Ambulance dan Mobil Tanki Air

Pacitan (Paradise of Java)- Tiga unit mobil ambulance dan satu unit mobil tanki air bantuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diserahkan ke sejumlah desa di Kabupaten Pacitan, Sabtu (22/2/2014). 


Bantuan tersebut diserahterimakan oleh Dandim 0801 Pacitan disaksikan Danrem 081/DSJ, Kolonel Infanteri, Widodo dan Bupati Pacitan, H. Indartato di Desa Karang Gede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. 


Selain ambulan dan mobil tanki air, pada kesempatan tersebut, juga diserahkan seperangkat generator set berkapasitas 2.000 kwh. 


Menurut Letkol Kav Susanto Dwi Asmoro, Dandim 0801 Pacitan, selain Desa Karang Gede, sejumlah desa lainnya juga menerima bantuan yang sama. Desa-desa tersebut diantaranya Ngunut dan Watu Patok, Kecamatan Bandar. Terkecuali mobil tanki, memang khusus diperuntukkan bagi masyarakat di Desa Karang Gede. 


Sabtu, 22 Februari 2014

Lomba Dayung Prau Mancung Pacitan Hari Pertama Berlangsung Semarak


Pacitan (Paradise of Java)- Meski suasana lokasi tempuran, pantai pancer cukup terik pada sabtu (22/2/2014), namun hal itu tak menyurutkan ratusan peserta lomba ndayung prahu mancung untuk mengayuh dayung dan memacu semangat untuk mencapai garis finish.

“Total 90 tim turut berpartispasi dalam agenda pertama yang diselenggarakan di tempuran Pancer ini,” kata Djoko Putro Utomo, Ketua Pengurus Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pacitan, kepada Portal Pacitanku, belum lama ini.

Pemerintah Pacitan Kenalkan Teknologi Tepat Guna Pendingin Ikan Kepada Nelayan

Pacitan (Paradise of Java)- Pemerintah memperkenalkan terobosan alternatif untuk mengawetkanan ikan hasil tangkapan nelayan. Teknologi tepat guna tersebut memanfaatkan media air laut sebagai pengganti es.Dengan peralatan khusus tersebut maka nelayan Pacitan tidak perlu khawatir tangkapanya busuk meski berhari hari dilaut.

Tekhnologi baru itu merupakan hasil pengembangan Balai Besar Litbang dan Pengolahan Produk Bioteknologi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Dengan peralatan khusus, air laut disedot ke atas perahu lantas didinginkan hingga mencapai suhu -2 derajat celcius.

Agus Heri Purnomo, Kepala Balai Besar Litbang dan Pengolahan Produk Bioteknologi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI saat kunjungan kerja di Pacitan, Jumat (21/2/2014) siang mengatakan, Rantai dingin masih menjadi kendala utama penangkapan ikan oleh nelayan. Ini karena hasil tangkapan ikan cenderung tidak dapat bertahan lama karena hanya menggunakan es sebagai pengawet. Padahal masa beku es batu sangat terbattas.

Jumat, 21 Februari 2014

Kiprah Caleg Partai Demokrat Dalam Merebut Simpati Publik

Pacitan (Paradise of Java)- Di blantika politik lokal, nama Slamet Margiono sudah tak asing lagi bagi kalayak ramai. Terlebih dengan talentanya yang sudah begitu terasah dipanggung pewayangan, semakin membuat nama Ketua PEPADI Pacitan tersebut layaknya roket yang tengah melesat menembus angkasa raya. 

“Saya berbuat, bukan semata-mata untuk mengejar karier atau popularitas. Yang terpenting, bagaimana hidup ini lebih bermakna dan tidak sia-sia,” ujar Caleg Partai Demokrat Dapil Kecamatan Kebonagung- Tulakan itu, saat ditemui dikediamannya, lingkungan Pojok, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jumat (21/2).

Dalam merintis karier politiknya, suami dari Sri Wahyuni, PNS dilingkup Disbudparpora Pacitan itu selalu berpegang teguh pada tuntunan agama. Memang sulit, mengaviliasi kepentingan politik dengan urusan religi. Akan tetapi paling tidak, dengan mengamalkan tuntunan agama yang dia anut, setidaknya akan menjadikan dirinya sebagai pribadi yang matang, serta dewasa dalam meniti perjalanan kariernya dipanggung politik praktis. 

Ruas Jalan Banyak yang Amblas Akibat Lalu Lalang Trailer Semen

Pacitan (Paradise of Java)- Kondisi ruas Jalan RM. Suryo, Lingkungan Temon, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, sangat memprihatinkan. Selain berlubang, sebagian badan jalan banyak yang ambles. Kerusakan paling parah terjadi di depan gudang semen milik salah satu perusahaan distributor semen dari Kota Madiun. 

Ketua RT 05/RW 02, Lingkungan Temon, Edi Susilo mengatakan, hancurnya aspal jalan disebabkan muatan truk pengangkut semen yang melebihi batas maksimal tonase yang ditentukan. Apalagi hampir saban hari, banyak trailer syarat muatan yang berhenti disitu untuk melakukan bongkar muat barang.   Selain sebagai jalur lalu-lalang kendaraan besar, ruas jalan RM Suryo memang dijadikan jalur alternative truk-truk pengangkut pasir. 

Proyek PLTU Sudimoro Pacitan Nunggak Pajak 1 Miliar

Pacitan (Paradise of Java)- Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset (DPPKA) Kabupaten Pacitan, terpaksa harus “banting harga” soal penarikan retribusi Biaya Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro. Ka. UPT BPHTB, DPPKA setempat, Bambang Trenggono mengatakan, sejak Tahun 2011 hingga detik ini, upaya penarikan retribusi BPHTB di mega proyek PLTU Jatim 1 masih menuai kendala. Persoalan tersebut dikarenakan rumitnya management di salah satu perusahaan mitra proyek PLTU.   

“Awalnya kantor mereka beralamatkan di Solo, tapi setelah itu pindah ke Semarang. Itu yang menyebabkan penagihannya terhambat,” ujar Bambang, Kamis (20/2).

Antisipasi Krisis Pangan, Rencanakan Bangun 10 Lumbung

Pacitan (Paradise of Java)- Kirisis pangan diprediksi bakal mendera tanah air. Karena itu, Pemkab Pacitan melalui satuan kerja terkait mulai berancang-ancang menghidupkan lagi kegiatan lumbung pangan disejumlah lokasi. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pacitan, Winardi, mengatakan, sejatinya ketersediaan pangan di Pacitan masih cukup melimpah dibanding tingkat konsumsi masyarakat. Sekalipun begitu, ancaman paceklik atau larang pangan yang diakibatkan musibah bencana alam masih bisa saja terjadi. 

“Kita antisipasi dengan menghidupkan kembali kegiatan lumbung pangan dibeberapa lokasi,” ujarnya, Kamis (20/2).

Sebagai implementasi dari kegiatan tersebut, Pemkab setempat berencana mendirikan lumbung-lumbung pangan disejumlah lokasi. Menurut Winardi, sedianya lumbung pangan tersebut akan dibangun di 12 kecamatan yang ada di Pacitan. Namun pada tahap awal ini, baru akan dilaksanakan di 10 lokasi. Diantaranya Desa Hadiwarno, Cokrokembang, Bogoharjo, Kecamatan Ngadirojo, Desa Ngunut, Tumpuk, Watu Patok, Kecamatan Bandar, Desa Kembang, Purworejo, Kecamatan Pacitan, Desa Pringkuku, Kecamatan Pringkuku, dan Desa Sawahan, Kecamatan Donorojo. “Penentuan lokasi lumbung pangan bukan berdasarkan daerah itu rawan pangan atau tidak. Namun lebih ditekankan pada peringkat aktifitas kelompok lumbung yang ada dimasing-masing desa tersebut,” sebut pejabat asal Kebumen itu.

PDAM Pacitan Bawa Nama SBY Terkait Proyek Reservoir Tank Tanjungsari

Pacitan (Paradise of Java)- Nama Presiden SBY, sempat dicatut dalam proses pembangunan proyek reservoir tank, Lingkungan Kebonredi, Desa Tanjungsari, Kecamatan/Kabupaten Pacitan oleh pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Hal tersebut sempat diungkapkan Bambang Widiarsa, Kepala Desa Tanjungsari. Wid-begitu Bambang Widiarsa-akrab disapa mengatakan, bukan hanya proyek reservoir tank di Tanjungsari, namun masih banyak lagi proyek-proyek lain khususnya berkaitan dengan penyediaan air baku, yang diklaim sebagai programnya SBY. 

“Itu sering saya dengar dari oknum PDAM Pacitan. Termasuk proyek reservoir tank Tanjungsari yang saat ini lagi disoal warga, juga sempat mencatut nama SBY,” ujarnya, Rabu (19/2).

Ratusan Siswa Sambut Bupati Pacitan di Tilik Warga Desa Kasihan

Pacitan (Paradise of Java)- Ratusan siswa dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) di desa Kasihan dengan sukacita menyambut kedatangan Bupati Pacitan, Indartato, saat melakukan tilik desa di Dusun Kalitengah, Kasihan, Tegalombo, Kamis (21/2//2014) siang WIB.

Atribut berupa bendera merah putih pun dikibarkan oleh ratusan siswa yang memakai pakain olahraga saat rombongan Bupati pacitan memasuki kawasan diselenggarakannya tilik desa, dihalaman rumah Nur, salah satu warga Sawahan, Kalitengah.

Dengan kedatangannya yang serba meriah, Indartato pun saat berkenalan dengan warga memberikan bingkisan kepada salah satu siswa SD yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan orang nomor satu di Pacitan ini.

Kamis, 20 Februari 2014

Bupati Indartato dan Isteri Dikirab Mengendarai Kereta Kencana Rangka HUT Pacitan 2014

Pacitan (Paradise of Java)- Iring-iringan pasukan kerajaan mengawal laju kereta kencana. Berjalan pelan, kereta dengan dua kuda warna putih coklat itu menyusuri jalan  Ahmad Yani menuju Pendopo Kabupaten.

Pengawalan ketat dari ratusan pasukan berkuda, pedang dan tombak itu terasa agung. Maklum diatas kereta kencana adalah pemimpin tertinggi di kabupaten Pacitan Bupati Indartato. Lengkap berbusana adipati, bersanding dengan istri Ny Luki Indartato. Dibelakang kereta kencana mengiringi kereta kembar kendaraan demang Nanggungan Dan Demang Sukoharjo. Diikuti deretan kereta lain mulai dari ketua DPRD, Muspida dan Sekretaris daerah (Sekda) Pacitan.

Antusias Warga Sambut Prosesi Hari Jadi Kabupaten Pacitan 2014

Pacitan (Paradise of Java)- Rangkaian prosesi hari jadi ke 269 Kabupaten Pacitan disambut meriah masyarakat. Antusiasme warga begitu terasa saat iring-iringan kereta kencana yang membawa Bupati Indartato dan Istri dikirab dari Perempatan Penceng menuju Pendopo Kabupaten. 

Bahkan, hujan yang mengguyur Rabu (19/2) pagi tak menyurutkan semangat penonton berjejer di pinggir jalan menyaksikan pertunjukan kolosal itu. Khoiri satu diantaranya. Pria warga Desa Padi Kecamatan Tulakan itu nampak begitu semingrah. Khoiri sengaja menyempatkan waktu untuk datang melihat prosesi hari jadi karena sebelumnya tidak pernah tahu. 

Sebagai warga masyarakat Pacitan, Khoiri merasa butuh dan ingin tahu sejarah Pacitan yang tergambar dari alur prosesi kirab. Pria paruh baya itu juga tidak lupa memboyong anak dan istri. DIa berharap acara besar seperti ini tidak fokus di lingkungan pendopo namun, terbuka dan dapat dinikmati semua lapisan masyarakat. 

25 Dadak Merak Reog Singo Golek Pawon Hibur Masyarakat Pacitan

Pacitan (Paradise of Java)- Hari Rabu(19/2) benar – benar menjadi ajang pesta ribuan warga Pacitan. Sajian berbagai agenda dalam puncak acara Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke 269 Kabupaten Pacitan menyedot perhatian ribuan warga yang hadir di alun – alun Pacitan. Salah satu yang menarik dan sangat menghibur adalah penampilan 25 dadak merak reog singo golek pawon (RGP).

Paguyuban reog pimpinan Sunarso ini bisa dikatakan menjadi sajian yang cukup menghibur warga yang datang. Tokoh – tokoh dalam reog, seperti dadak merak, dua bujangganong, tarian dewi sanggalangit dan prabu kelana sewandana siang itu benar –benar membuat alun – alun menjadi semarak dan menyihir warga yang datang ke alun-alun.

HUT Pacitan ke-269 Diwarnai Kirab dan Minum Rucuh Pace

Pacitan (Paradise of Java)- Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pacitan diwarnai keunikan. Ribuan warga yang menyemut di Alun-alun berebut minum Rucuh Pace. Minuman berbahan sari buah mengkudu tersebut menjadi menu penutup rangkaian ritual dan pawai menandai ulang tahun Kota 1001 Gua, Rabu (19/2/2014).

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias menyaksikan atraksi budaya tersebut. Dimulai dengan pemberangkatan iring-iringan pawai dari Desa Nanggungan dan Sukoharjo. Kedua tempat itu merupakan petilasan sesepuh Pacitan.

Iring-iringan yang terdiri pasukan berkuda, konvoi sepeda kuno, dan warga yang berangkat dari dua titik berbeda akhirnya bertemu di Perempatan Penceng. Di tempat itu sudah menunggu Bupati Indartato bersama unsur pimpinan daerah lain lengkap dengan pakaian khas Jawa.

Rabu, 19 Februari 2014

[FOTO] Puncak HUT Pacitan ke-269 Rabu Pagi

Pacitan (Paradise of Java)- Hari ini (19/02) adalah Hari Jadi Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang ke 269. Berikut foto-foto Agenda hajatan HUT Pacitan yang dilaksanakan pagi ini :

Sumber Foto : FB (Rizhal Adarriyanto)





Awali Puncak HUT Pacitan ke-269 dengan Kirab dan Prosesi Pusaka

Pacitan (Paradise of Java)- Puncak peringatan Hari Jadi Pacitan (Hajatan) yang digelar hari ini, Rabu (19/2/2014) pagi ini diawali dengan agenda kirab dan prosesi hari jadi. Agenda yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menjadi agenda wajib tahunan yang digelar setiap perayaan hajatan.

Meskipun cuaca mendung dan sempat hujan hingga saat ini menyelimuti kawasan Pacitan kota, namun hal tersebut tak mengurangi khidmatnya acara dan antusiasme para pengunjung, terutama di alun – alun Pacitan.
Seperti biasa, suasana jawa kental terasa mengiringi jalanya prosesi yang berlangsung sejak pagi. Yang unik di agenda hajatan tahun ini adalah banyaknya janur kuning yang terpasang di sekitar alun – alun Pacitan. Janur kuning atau penjur tersebut biasanya digunakan untuk acara pengantin, namun kali ini digunakan untuk perayaan hajatan Pacitan.

Untuk prosesi kiraban sendiri, agenda  dimulai dari Desa Nanggungan dan Sukoharjo. Ada juga ritual dalam kirab tersebut antara lain adalah ritual memercikkan air suci di lingkup pendopo sebagai simbol tolak balak yang dilanjutkan dengan persembahan tari.

[FOTO] Persiapan Prosesi HUT Pacitan ke-269 di Alun-alun Pacitan

Pacitan (Paradise of Java)- Rabu pagi ini, 19 Februari 2014 merupakan hari yang sakral bagi Kabupaten Pacitan. Hari ini akan diberlangsungkan prosesi HUT Pacitan ke-269 yang dipusatkan di Alun-alun Pacitan.

Berikut beberapa foto suasana persiapan prosesi HUT Pacitan di Alun-alun :
Foto : FB (Rizhal Adarriyanto) dan FB (Kholid Masruri)






Selasa, 18 Februari 2014

Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Semarakkan Malam HUT Pacitan ke 269

Pacitan (Paradise of Java)-Jelang hari jadi Pacitan ke 269 di Kabupaten Pacitan, hampir semua kecamatan di Pacitan mengagendakan pagelaran wayang kulit. Agenda budaya khas Jawa ini digelar di malam sakral menuju puncak acara peringatan hajatan.

Seperti yang terlihat di Pendopo Kecamatan Tegalombo, Selasa (18/2/2014) malam WIB, pagelaran wayang kulit pun berlangsung dengan semarak. Hampir semua tokoh masyarakat di kecamatan yang berada di samping sungai grindulu ini turut menikmati sajian wayang kulit dengan dalang Ki Fajar Ariyanto, dari Jatigunung,Tulakan.

“Kita turut bergembira dengan hari jadi Pacitan yang ke 269 ini, semoga Pacitan menjadi lebih sejahtera, harapannya Pacitan semakin cantik,” terang H Muhammad Sigit, S.Sos, Camat Tegalombo kepada Portal Pacitanku di sela – sela acara.

Lima Pelajar SMK Asal Pacitan Terlibat Lempar Molotov

Sleman– Enam pemuda yang masih berstatus pelajar diamankan polisi lantaran melemparkan molotov di kawasan proyek pembangunan mal depan Mapolda DIY Jalan Ring Road Utara, Kaliwaru, Condongcatur, Depok. 

Aksi pelemparan molotov itu terjadi pada Minggu (16/2) pukul 00.50 WIB. Keenam pelajar yang diamankan langsung dibawa ke Polres Sleman untuk pengembangan penyelidikan. Mereka, AR, 16, yang merupakan pelajar dari Karangmojo, Gunungkidul bersama lima pelajar SMK asal Pacitan, Jawa Timur yakni AE, 17, warga Arjo Winangun, Pacitan; YA, 16, warga Gedangan, Pacitan; LE, 16, warga Cetak, Pacitan; WR, 16, warga Sematen, Pacitan; dan DI, 16, warga Taman Asri, Pacitan. 

Minibus Travel Milik Perusahaan AL-Fath Mengalami Kecelakaan Dikawasan Barehan

Pacitan (Paradise of Java)- Peristiwa kecelakaan kembali terjadi di ruas jalur utama pacitan menuju Surakarta. Sebuah minibus travel milik perusahaan AL-Fath mengalami kecelakaan dikawasan Barehan, dekat perempatan Cuwik, Pacitan, Senin (17/2/2014) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Mobil tanpa penumpang tersebut hanya berisi seorang sopir dan muatan kacang yang rencana akan dikirim dari Pacitan ke Surabaya. Dan akibat kecelakaan tersebut, sang supir mengalami luka parah dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan.

“Mobil melaju kencang dari arah pantai Mas, lalu tiba-tiba kehilangan kendali dan terguling sekitar 20 m sebelum berhenti setelah menabrak pohon palem itu Mas,” tutur Suyono, warga sekitar sekaligus saksi kepada Portal pacitanku.

Sabtu, 15 Februari 2014

Rekomendasi Usulan Cawabup Sudah Di Teken Sekjend

Pacitan (Paradise of Java)Tinggal menunggu waktu. Rekomendasi usulan Bacawabup Pacitan, dikabarkan sudah diteken Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Bhaskoro Yudhoyono (EBY). Koordinator Griya Aspirasi EBY di Pacitan, Hery Purnomo mengatakan, usulan bacalon Wabup Pacitan memang sudah sampai ke meja sekjend. Bahkan, lanjut Hery, rekomendasi yang berisikan dua nama calon wakil kepala daerah tersebut sudah diteken orang ke dua dijajaran teras partai pemenang pemilu tersebut. 

“Kami sudah koordinasikan dengan tim di pusat. Kabarnya, rekomendasi usulan Cawabup Pacitan sudah di tanda tangani Mas Ibas (panggilan EBY, Red),” ujarnya, Jumat (14/2).

Meski begitu, politisi yang sekarang ini aktif sebagai ketua tim pemenangan EBY di Pacitan, belum bersedia menyebut dua nama yang bakal ditetapkan sebagai calon wabup. Hery mengatakan, saat ini Ibas masih terkonsentrasi dengan para korban dan pengungsi letusan Gunung Kelud. 

EBY Tunda Kedatangannya Ke Pacitan Terkait Kelud

Pacitan (Paradise of Java)- Bencana alam, memang bisa membatalkan semua rencana. Termasuk agenda kunjungan kerja Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Bhaskoro Yudhoyono (EBY) ke Pacitan yang dijadwalkan pekan depan, hampir bisa dipastikan sedikit tertunda. Erupsi Gunung Kelud yang terjadi, Kamis (13/2) dini hari lalu, mengharuskan orang ke dua di jajaran teras Partai Demokrat tersebut mengurungkan niatnya untuk bertandang ke kampung halaman ayahandanya, Presiden SBY. 

Koordinator Griya Aspirasi EBY di Pacitan, Hery Purnomo membenarkan mundurnya agenda kunjungan EBY ke Pacitan. “Sebagai Sekjend Partai, kemungkinan beliau lebih terkonsentrasi berkunjung ke lokasi bencana di Blitar,” ujarnya, Jumat (14/2).

Menurut Hery, bungsu dari Presiden SBY tersebut lebih terfokus pada penanganan tanggap darurat bencana Gunung Kelud.  Ibas-begitu EBY karib disapa- direncanakan bakal turun gunung menyambangi titik-titik lokasi yang terdampak erupsi.  

Kesiapan Aparatur Pemerintah Desa Paska Ditetapkannya UU 6 Tahun 2014 MAsih Diragukan

Pacitan (Paradise of Java)- Kesiapan aparatur pemerintah desa khususnya terkait pengelolaan anggaran paska ditetapkannya UU 6 Tahun 2014 tentang Desa, masih diragukan. Sejumlah kepala desa di Pacitan misalnya, mengaku gamang dengan ketentuan Undang-Undang baru tersebut. Beberapa diantaranya bahkan sempat “ketakutan” bila harus berurusan dengan hukum, lantaran keterbatasan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) yang mencapai miliaran rupiah.  

“Kalau boleh memilih, UU tersebut ditunda dulu pelaksanaannya. Sebab kemampuan aparatur di desa memang masih sangat terbatas. Kami khawatir, karena tidak mampu mengelola, ujung-ujungnya akan berurusan dengan hukum,” kata Sukarni, Kepala Desa Mendolo Kidul, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jumat (14/2).

Dia mengaku gamang, dan sangat was-was seandainya perangkat desa, khususnya kaur keuangan, tidak dibekali managerial yang mumpuni untuk mengelola dan mempertanggung jawabkan keuangan Negara dengan jumlah sangat besar untuk ukuran desa-desa di Pacitan. Belajar pada pengalaman pengelolaan anggaran dana desa (ADD) yang jumlahnya tak lebih dari 100 juta/tahun saja, sudah banyak kepala desa yang tersandung kasus hukum. Apalagi nanti dengan anggaran 10 kali lipatnya. 

Jumat, 14 Februari 2014

BMKG: Daerah yang Terdampak Abu Kelud Akan Diguyur Hujan

Kediri- Abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Mulai wilayah barat sekitar Gunung Kelud antara lain Pacitan, Ponorogo, Wonogiri, Bantul, Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Kebumen, Solo, Boyolali, Salatiga, Temanggung.

Selain itu, material gunung juga terbang ke Tasikmalaya, Jawa Barat. Dan yang terjauh hingga Nusa Tenggara Barat.

"Wilayah-wilayah yang terpapar abu vulkanik letusan Gunung Kelud akan diguyur hujan. Namun, intensitas hujan akan ditentukan dari tebalnya abu di wilayah tersebut," ucap Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik BMKG, Kukuh Rubidiyanto saat dihubungiLiputan6.com dari Jakarta, Jumat (14/2/2014).

Akibat Diselimuti Abu Kelud, Bupati Pacitan Bagi-Bagi Masker

Pacitan (Paradise of Java)- Dampak erupsi Gunung Kelud menyita perhatian Pemkab Pacitan. Khawatir material vulkanik mengganggu kesehatan warga, Bupati Indartato, Jumat (14/2/2014) siang memimpin aksi bagi-bagi masker gratis bagi pengemudi kendaraan roda 2 yang melintas.

Kegiatan berlangsung menjelang tengah hari di perempatan Penceng pusat Kota Pacitan. Bupati datang bersama PLT Sekda Sukowiyono dan diikuti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Yang belum pakai, langsung dipakai ya," pesan Indartato sambil menyerahkan masker kepada seorang pengemudi motor.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyerukan imbauan agar warga yang beraktivitas di luar rumah selalu mengenakan masker. Sebab, jika terhisap, abu vulkanik yang beterbangan di udara dapat mengganggu kesehatan.

Nama Suko Wiyono Muncul Untuk Mengisi Jabatan Sekda Pacitan

Pacitan (Paradise of Java)- Munculnya nama Suko Wiyono untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan ditanggapi landai pejabat yang juga berposisi sebagai Inspektur ini.  Bahkan dengan santai pelaksana tugas (Plt) Sekda itu menyatakan selalu siap jika memang amanah itu diberikan kepadanya.

Kepada awak media usai membuka pameran buku di Gedung Gasibu Rabu (12/2) kemarin, Suko Wiyono mengaku akan selalu siap jika harus mengemban tugas tersebut. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tugas apapun harus dilaksanakan.

" Ibarat orang mau nikah, saya hanya menunggu walinya saja, kapanpun tugas itu diberikan saya siap", ujarnya, sembari tersenyum. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dari tiga kandidat yang diajukan bupati kepada Gubernur nama Suko Wiyono yang mendapat rekomendasi. Selama kekosongan jabatan sepeninggal Mulyono yang purna tugas, Suko Wiyono ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt). Dua nama lain yang mendampingi adalah Supomo (Kepala Bakesbangpol), dan Bambang Supriyoko (Kadis Hutbun).

Pengendara Motor Kurangi Laju Kecepatan Akibat Hujan Abu Kelud Sampai ke Pacitan

Pacitan (Paradise of Java) - Dampak letusan Gunung Kelud sampai ke Pacitan. Debu vulkanik bercampur pasir tampak menyelimuti jalanan maupun bangunan sejak, Jumat (14/2/2014) dini hari.

Meski tidak terlalu tebal, namun debu yang terbawa angin sempat mengganggu pengguna jalan. Mereka pun harus ekstra hati-hati dengan menurangi laju kecepatan.

Sebagian pengendara sepeda motor yang sudah memakai helm masih menutup rapat wajahnya dengan tangan. Tujuannya untuk mencegah abu masuk ke mata. Demikian pula pengendara sepeda tampak memakai masker.

Sekolah di Tiga Kecamatan Pacitan Diliburkan Karena Tertutup Abu Kelud

Pacitan (Paradise of Java)- Terdampak hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud, kegiatan belajar mengajar sekolah di 3 kecamatan Pacitan diliburkan. Ketiga wilayah itu yakni Kecamatan Punung, Donorojo dan Nawangan.

"Kami dapat laporan dari sekolah SD dari ketiga wilayah itu dan dinas mengizinkan untuk diliburkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Sugeng Basuki, kepadadetikcom, Jumat (14/2/2014) pagi.

Kebijakan itu diambil, lanjut Sugeng, karena pertimbangan kesehatan. Sebab, anak-anak usia sekolah terutama SD rentan gangguan jika menghirup abu vulkanik. Karenanya, untuk siswa SD langsung diliburkan.

Sedangkan untuk tingkat SLTP dan SLTA, dinas pendidikan sejauh ini belum menerima laporan terkait dampak hujan abu terhadap kegiatan sekolah. Namun, hal itu tentu saja sangat tergantung pada perkembangan selanjutnya.

Kamis, 13 Februari 2014

Sebulan, Delapan Jembatan di Pacitan Rusak Diterjang Banjir

Pacitan (Paradise of Java)- Bencana alam banjir yang menerjang sungai di Pacitan beberapa waktu lalu diketahui telah merusak total delapan jembatan. Delapan jembatan tersebut rusak akibat banjir bandang yang menerjang sungai di daerah tersebut selama sebulan terakhir.

Dari hasil evaluasi Dinas Bina Marga Pacitan, mayoritas kerusakan disebabkan fondasi jembatan tergerus air sehingga menggantung. 

“Ini tersebar di berbagai kecamatan, termasuk dua jembatan di jalur antarkabupaten,” kata Suparlan, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan, seperti dikutip dari AntaraJatim, Rabu (12/2/2014).

Kawasan Budidaya Coklat Akan Dikembangkan Dari Pacitan Hingga Banyuwangi

Surabaya- Sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan potensi pangan, Provinsi Jawa Timur terus berupaya mengembangkan potensi sektor agribisnis, salah satunya adalah membuat kasawan budidaya coklat. Langkah ini dilakukan dengan melihat peluang pasar coklat dunia yang terus mengalami kenaikan.

Rencananya, kawasan coklat atau yang disebut dengan coco belt  ini akan dibangun disepanjang pantai selatan, mulai Pacitan hingga Banyuwangi.

“Saat ini, luas lahan coklat di Jawa Timur masih mencapai 65.000 hektar, di tahun 2019 ditargetkan lahan coklat di sepanjang pantai selatan akan mencapai 100.000 hektar. Sementara produksi di tahun ini ditarget bisa mencapai 35.000 ton biji kering per tahun, naik dibanding 2013 mencapai 32.000 ton biji kering per tahun,” kata Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur, Samsul Arifin di Surabaya, seperti dikutip dari KabarBisnis.com, Rabu (12/2/2014)

Inilah Daftar 270 Pendaftar CPNS K-2 Pacitan Lolos Seleksi

Pacitan (Paradise of Java)- Setelah sempat menimbulkan polemik seputar pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kategori Honorer atau K-2, pemerintah akhirnya mengumumkan hasil tes tersebut. Melalui web resmi CPNS di Kemenpan, hari ini, Rabu (12/2/2014), hasil tersebut sudah dapat dilihat.

Berdasarkan pantauan Portal Pacitanku, 270 pendaftar di instansi pemerintah Kabupaten Pacitan akhirnya dinyatakan lolos seleksi.

Diketahui, untuk Pacitan sendiri pada tahun ini, menurut hasil seleksi administrasi dan uji publik yang pernah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dari 691 tenaga honorer K-2, hanya sebanyak 668 orang yang dinyatakan layak mengikuti testing sebagai CPNS pada 3 Nopember 2013 lalu.

[FOTO] Pembukaan Pameran Buku "Pacitan Membaca" Bersama Gramedia di Pacitan 2014

Pacitan (Paradise of Java)- Hari rabu (12/02), Pameran Buku "Pacitan Membaca" mulai dibuka di Gedung Gasibu Swadaya. Bekerjasama dengan Gramedia, pameran direncanakan sampai 22 februari nanti. Selain pameran buku juga digelar festival menggambar, lomba story telling, festival mewarnai, lomba fashion show anak, lomba menulis resensi buku, serta orasi kearsipan. info terkait bisa hubungi: 0357 884748 (kantor perpustakaan)

Berikut beberapa foto pembukaan "Pacitan Membaca" :