Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Rabu, 12 Oktober 2011

Hatta: Indonesia Lebih Tahan Banting

Jakarta - Indonesia berada dalam kondisi yang jauh lebih tahan krisis dibanding tahun 2008. Jika krisis di Eropa memburuk dan perekonomian Amerika Serikat melambat, empat sektor keuangan Indonesia sudah berbenah dan saling menjalin koordinasi agar pengambilan keputusan di saat krisis bisa dilakukan lebih cepat.

Keempat sektor itu adalah, sektor perbankan, dana pensiun, asuransi, dan pasar modal. Keempatnya saling menukar informasi dengan payung koordinasi antara Bank Indonesia di sisi moneter dengan pemerintah di sisi fiskal.

"Koordinasi yang dibangun sudah sangat bagus. Dan respon kebijakan sudah kami persiapkan," ungkap Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Selasa (11/10/2011).

Meski demikian, Hatta merasakan ganjalan yang menyebabkan benteng pertahanan Indonesia belum maksimal, yakni belum tuntasnya Rancangan Undang-undang Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK). JPSK dibutuhkan sebagai landasan pemerintah untuk mengantisipasi badai krisis ekonomi global yang bisa mampir ke Indonesia kapan saja.

"Dengan UU JPSK, pengambilan keputusan bisa lebih cepat. Jangan seperti Eropa yang gonjang-ganjing akibat lambat mengambil keputusan," jelasnya.

Saat ini, kata Hatta, pemerintah terus mempersiapkannya bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Revisi Rancangan UU JPSK akan segera disampaikan pemerintah kepada DPR tahun ini. RUU JPSK pertama kali diajukan pemerintah pada akhir 2008. Namun, pada pembahasannya mengalami kendala karena pemerintah dan DPR gagal bersepakat pada beberapa pasal krusial.

"Namun, kita tidak usah khawatir meski UU JPSK belum ada. Penanganan krisis, seandainya terjadi, akan tetap baik. Kita punya landasan yang lebih kuat, yaitu UUD 1945," tegas Hatta.

Di saat sama, pemerintah juga terus memperkuat sektor riil sebagai basis penggerak perekonomian. Mesin pertumbuhan perekonomian utama yang perlu dijaga adalah ekspor dan konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga perlu dipelihara dengan tetap mempertahankan daya beli masyarakat agar tidak turun.

Hatta mengukur fundamental ekonomi Indonesia saat ini lebih kuat dibanding tahun 2008. Namun untuk menjaga pertumbuhan, hal diatas perlu diperhatikan serius. "Itu menjadi bagian yang kita jaga terus," katanya.


(adv/adv) 



Sumber : detik.com

Senin, 10 Oktober 2011

Naga 'Lyla' Siap Menikah Januari 2012

Jakarta Vokalis band Lyla, Indra Perdana Sinaga semakin mantap menata hubungannya bersama sang pacar Febby Rizky Andhika Siregar ke jenjang yang lebih serius. Naga siap menikah pada Januari 2012.

"Persiapannya udah 50 persen. Mudah-mudahan lancar sampai Januari nanti," ujarnya saat menghadiri resepsi pernikahan Talita Latief dan Dennis 'Lyla' di Grand Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2011) malam.

Naga dan Febby mengaku sudah merasa cocok satu sama lain. Kedua keluarga juga sudah saling bertemu untuk membicarakan rencana pernikahan mereka.

Pelantun 'Jantung Hatiku' itu merasa bersyukur bisa mendapatkan pasangan yang mengerti pekerjaannya sebagai musisi. Jika terdapat perbedaan di antara keduanya, Naga dan Febby selalu membicarakannya dengan terbuka.

"Alhamdulillah sampai sekarang nggak ada konflik, saling sharing saja," tuturnya.

(ich/ich)





Sumber : detik.com

Minggu, 09 Oktober 2011

Pagelaran Rontek Pacitan Sabet Rekor MURI


Irama dan musik rontek yang biasa terdengar saat bulan puasa mungkin sudah biasa. Namun, bagaiman jika alat tabuh dari bambu itu disuarakan oleh ribuan orang dengan paduan harmoni musik nan indah
Seperti yang dilakukan Ribuan peserta pagelaran rontek di alun-alun Pacitan, Sabtu (8/10/2011) sore. Kegiatan bertajuk Rontek Gugah Nagari ini sekaligus memecahkan rekor MURI (museum rekor dunia Indonesia) untuk rontek dengan peserta terbanyak 2.818 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pacitan  Mohammad Fathony mengatakan, dipilihnya jenis musik rontek untuk dicatatkan dalam rekor MURI karena kesenian yang biasanya dipakai untuk penggugah sahur itu merupakan tradisi rakyat yang perlu
dilestarikan. Bahkan saat ide ini dicetuskan, sambutan masyarakat sangat atusias.

Hal ini nampak dari peserta yang mengikuti rontek gugah nagari. Mulai dari siswa sekolah sampai masyarakat umum. Selain itu, keberadaan seni tradisional ini  diharapkan dapat mendukung promosi wisata yang sedang gencar dilakukan.

Usai persembahan musik rontek yang juga dihadiri ribuan masyarakat yang datang menonton acara tersebut Musium Rekor Indonesia akhirnya menetapkan pagelaran rontek gugah nagari ini layak masuk MURI. Penyerahan surtifikat dilakukan salah satu petinggi MURI Paulus Pangka, kepada Bupati Pacitan, Indartato.

Selain pemecahan rekor MURI melalui musik Rontek, pesta Kesenian Rakyat yang dijadwalkan berlangsung hingga, Minggu (9/10/2011), juga menampilkan kesenian rakyat. Sedianya, acara dijadwalkan dibuka Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. Namun, batal datang dan digantikan Kepala Badan SDM Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Pitana.(Pur/Riz)

Sumber : Pacitan Online

Rabu, 05 Oktober 2011

Daerah Akan Konsultasikan Masalah Tambang Di Kawasan Kars Ke Jakarta


Pamanfaatan bahan tambang di Pacitan belum dapat dilakukan optimal. Salah satu penyebabnya, karena hampir 21 persen wilayahnya berada di kawasan karst Gunung Sewu yang membetang antara Gunung Kidul, Wonogiri hingga Pacitan. Lahan sepanjang hampir 90 kilometer tersebut merupakan kawasan lindung. Di Pacitan sendiri ada 3 wilayah kecamatan yang masuk kawasan konservasi, antara lain Kecamatan Donorojo, Pringkuku dan Pacitan.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pacitan, Lan Naria Hutagalung mengatakan sejauh ini dari ke tiga kabupaten, belum semuanya memiliki peraturan tentang eksploitasi bahan tambang yang ada. Saat ini, lanjut Lan Naria, ke tiga daerah sedang berkonsultasi dengan pemerintah pusat guna mengetahui rumusannya. Ini terkait penetapan kawasan yang dapat ditambang dan yang masuk wilayah lindung.

Lan Naria mengakui, memang selama ini aktivitas penambangan sudah berlangsung di daerah yang masuk wilayah konservasi. Hanya saja, eksploitasi masih berskala kecil. Sedangkan penambangan oleh perusahaan besar belum dapat dilakukan. Pasalnya, pemerintah daerah bersangkutan belum memiliki kewenangan mengeluarkan izin.

Selain belum adanya pengaturan tentang pembagian wilayah konservasi, menurut Kepala Dinas Pertambangan, Lan Naria Hutagalung, kendala lain pemanfaatan tambang di Pacitan karena titiknya menyebar. Kondisi ini tentu sangat menyulitkan proses ekplorasi maupun eksploitasi. Demikian pula deposit dari tiap jenis bahan tambang belum diketahui secara pasti. Sehingga banyak investor yang enggan menanamkan modal di sektor  ini.(Pur/Riz)

Sumber : Pacitan Online

Selasa, 04 Oktober 2011

Orang yang Lahir di Musim Panas Cenderung Punya Mata Minus


Merry Wahyuningsih - detikHealth



Jakarta, Selain karena sering membaca dalam jarak dekat, para ilmuwan juga menduga bahwa ketajaman visual bisa terkait dengan bulan kelahiran. Orang yang lahir di musim panas cenderung lebih banyak menderita mata minus atau rabun jauh.

Sekelompok ilmuwan dan dokter asal Israel telah menemukan bahwa anak yang lahir di bulan Juni atau Juli (musim panas di daerah penelitian) memiliki kecenderungan tinggi untuk menderita mata minus (rabun jauh atau miopia).

Ilmuwan percaya bahwa pencahayaan yang berbeda setiap musim bisa mempengaruhi ketajaman mata, termasuk berpotensi menjadi faktor risiko orang menderita rabun jauh.

Dalam penelitian yang dilakukan pada 300 ribu orang ini, ilmuwan menemukan bahwa orang yang berpenglihatan pendek (short-sightedness atau rabun jauh) lebih banyak lahir pada bulan pertama dan kedua musim panas, seperti dilansir GeniusBeauty, Selasa (4/10/2011).

Oleh karena itu, para ilmuwan mengingatkan bahwa orang harus memperkaya makanan dengan produk yang banyak mengandung asam omega-3, seperti ikan berlemak untuk mencegah perkembangan miopia.

Para ahli mengatakan bahwa jika Anda makan ikan setidaknya sekali seminggu, itu akan mengurangi kemungkinan melemahnya penglihatan sebesar 50 persen.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah rusaknya penglihatan, antara lain:


  1. Tidak membaca sambil berbaring dan saat diperjalanan transportasi
  2. Pilih tempat yang cukup terang untuk membaca dan bekerja
  3. Gunakan kacamata khusus untuk melihat komputer
  4. Lakukan latihan untuk mata selama istirahat di tempat kerja
  5. Gunakan obat tetes untuk mencegah mata kering
Sumber : detik.com

Senin, 03 Oktober 2011

Honor Ayu Ting Ting Rp30 Juta Sekali Pentas? "Sekarang saya terima saja kalau ada tawaran manggung di mana, saya ambil saja,"


VIVAnews - Nama Ayu Ting Ting sedang menjadi perbincangan. Sosok dara berusia 19 tahun ini kini sedang menyita perhatian publik Tanah Air. Ayu sedang menjadi pusat perhatian berkat lagu dangdut berjudul 'Alamat Palsu'. Namanya langsung meledak setelah lagu itu beredar luas di masyarakat.

Sejak kemunculannya dengan lagu dangdut 'Alamat Palsu', nama Ayu langsung melambung tinggi. Wajah dan suaranya menjadi akrab dengan pemirsa karena seringnya ia tampil di televisi membawakan lagu andalannya tersebut.

Kabarnya, meski masih terhitung sebagai pendatang baru, artis kelahiran 20 Juni 1992 ini sudah mendapatkan bayaran yang lumayan tinggi saat manggung. Tarif bayaran Ayu sekali manggung di sebut-sebut sebesar Rp30 juta. Bagaimana tanggapan Ayu?

"Alhamdulillah kalau ada yang bilang seperti itu, saya syukuri. Sekarang saya terima saja kalau ada tawaran manggung di mana, saya ambil saja tanpa pikir panjang," kata Ayu kepada VIVAnews.com, saat ditemui di Kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin, 3 Oktober 2011.

Ayu mengaku dirinya tidak menduga lagu yang dinyanyikannya itu mendapat respon yang baik dari masyarakat. Alhasil, dengan lagunya tersebut, Ayu menjadi terkenal dan kebanjiran job. Hampir setiap hari, ia menerima tawaran manggung atau syuting untuk sebuah acara talk show di berbagai televisi.

Ayu senang dengan keberhasilan yang diraihnya itu. Padatnya jadwal manggung yang sedang dihadapi Ayu membuat artis ini sempat kebingungan mengatur jadwalnya. Ia pun akhirnya memutuskan untuk menggunakan jasa manajer artis.

"Karena saya keteteran juga kalau manggung sendiri atau dengan Mama. Dengan adanya manajer, jadwal manggung pasti rapi dan bayaran bisa lancar," ucap Ayu dengan gaya bicaranya yang manja.

Popularitas mendadak yang diraih Ayu membuat produser sinetron tertarik untuk menggunakan Ayu sebagai bintang utamanya. Kini, selain menyanyi, Ayu juga sedang sibuk bermain sinetron.
"Karena Ayu mau buktikan, Ayu tak hanya bisa nyanyi, saya bisa akting juga," aku mahasiswi Semester 3 Universitas Gunadarma ini.
Sumber: vivanews.com

7 Pulau Eksoktis di Dunia


PERGI ke tempat seperti ini tidaklah rugi. Malah, menjadi pengalaman yang baru tentunya. Di mana saja lokasinya ? Berikut tujuh pulau yang kami kutip dari lamanbudgettravel.com :


1. Pulau Skomer, Wales
Hampir setengah juta burung seperti puffins, kittiwakes, fulmars, dan razorbills membangun sarang di tebing yang tertutup lumut di cagar alam seluas 721 hektar ini atau tepatnya di daratan Wales.
Hanya 15 menit perjalanan kapal feri Dale Sailing dari kota Martin Haven. Tarif yang ditanggung pun sebesar $ 18 (Rp163 ribu). Namun jika Anda ingin pergi hiking, kunjungi situs welshwildlife.org. Tarif inap untuk 15 orang adalah $ 139 (Rp1,2 juta) per kamar.


2. Kepulauan Jagung, Nikaragua 
Kepulauan Jagung (Corn Islands) adalah tempat persembunyian harta bagi negara republik di Amerika Tengah Nikaragua. Bahkan sampai sampai hari ini, para pembajak laut pun masih banyak yang menjarah wisatawan yang sedang berlibur di sana.
Penerbangan pesawat La Costena dilakukan setiap hari dari Managua ke Kepulauan Jagung selama satu jam. Tarif yang dipatok mulai dari $ 164 (Rp1,4 juta). Dan untuk penginapan, bisa ke Hotel Los Delfines (hotellosdelfines.com.ni) dengan biaya inap sebesar Rp447 ribu.
Empat puluh mil dari Kepulauan Jagung masih dihuni oleh orang-orang keturunan Buccaneers. Kepulauan ini sendiri terdiri dari Pulau Jagung Besar (Great Corn) dan Pulau Jagung Kecil (Little Corn).


3. Pulau Kithira, Yunani 
Letak pulau ini hanya delapan mil dari ujung semenanjung Peloponnesia. Di sana, Anda dapat melihat gua. Tapi dipertengahan Juli, Kíthira adalah tempat bersantai untuk berkunjung ke pabrik gandum kuno dan kapel Bizantium,
Penginapan di pulau ini terdiri dari hotel kecil dan losmen. Di ibukota Chora terdapat Hotel Margarita yang menyediakan 12 kamar yang menghadap ke laut. Tarif inap mulai dari $ 111 (Rp993 ribu). Info selengkapnya bisa Anda lihat di hotel-margarita.com.


4. Pulau Rottnest, Australia 
Rottnest adalah sebuah pulau yang memiliki lebih dari 60 pantai pasir putih. Letaknya persis12 mil dari daratan Australia yang populer, Perth. Info wisata bisa Anda dapatkan di rottnestexpress.com.au.


5. Pulau Fakarava, Polinesia Prancis 
Untuk mengantisipasi kunjungan Presiden Perancis Jacques Chirac, jalanan utama di Pulau Fakarava diaspal sekitar tahun 2003-2004. Namun sayangnya dia tidak pernah datang dan juga tidak memberikan alasan apa pun.
Yang jelas, Fakarava tidak kalah menariknya dengan Bora-Bora dan Tahiti yang terletak di sebelahnya. Fakarava adalah rumah bagi sekitar 500 warga. Untuk berwisata ke tempat ini, bisa Anda gunakan layanan Pearl Guest House Havaiki (havaiki.com) dengan tarif Rp357 ribu.
Penerbangan dari Papeete, Tahiti ke Fakarava hanya ada satu kali sehari selama satu jam (airtahiti.com). Harga mulai dari $ 437 atau setara dengan Rp3,9 juta.


6. Pulau Sumba, Indonesia 
Dari sekian banyak pulau, salah satunya ada di Indonesia. Ada banyak tempat yang menarik di Pulau Sumba. Untuk kegiatan yang lebih mellow, coba berselancar di pantai selatan dan bermalam di Nihiwatu Resort (nihiwatu.com), tarif inapnya Rp223 ribu.
Jangan lewatkan untuk menyaksikan Festival Pasola, di mana para peserta menombak lawan sambil berkuda. Acara yang sangat meriah ini biasanya diselenggarakan setiap bulan Februari dan Maret.


7. Pulau Amantani, Peru 
Amantani adalah sebuah pulau di Danau Titicaca. Tidak ada mobil atau jalan, yang ada hanyalah sebuah teras di lereng bukit selama berabad-abad. Selain itu juga jalan bebatu yang mengarah ke puncak tertinggi, Pachamama (Ibu Bumi) dan Pachatata (Bapa Bumi).
Uniknya lagi di bulan Januari, penduduk lokal melakukan ritual Fiesta de la Santa Tierra di kuil-kuil Pachamama dan Pachatata. Ritual seperti ini terkadang juga dikneal dengan nama Amantani, di mana setiap orang menari sampai larut malam.
Lewat Edgar Adventures, Anda dan keluarga bisa berpetualang, termasuk naik feri selama empat jam dengan tarif $ 27 (Rp241 ribu). Info wisata lihat di edgaradventures.com. (Ant/ICH)


sumber: Metrotvnews.com

Minggu, 02 Oktober 2011

PSMB STKIP PGRI Pacitan Hari Terakhir (3)

 Pacitan- Ya,Hari ini adalah hari Minggu yang merupakan hari terakhir      program PSMB bagi mahasiswa baru di STKIP PGRI Pacitan. PSMB tahun ini di ikuti -+ 730 calon mahasiswa.


Pada hari terakhir PSMB ini ada beberapa acara yang dilaksanakan,diantarannya :
1. Pukul 06.00-09.00
    Jalan Sehat
     Jalan sehat ini di ikuti sekitar 46 kelompok yang start-nya dari kampus     STKIP PGRI Pacitan dan berakhir di Kampus STKIP PGRI Pacitan pula.Acara yang berlangsung 2 jam ini sangat lancar dan antusias para peserta yang tinggi serta tertib.


2. Pukul 09.00-11.30
    Pentas Seni
    Pentas seni di adakan setelah selesai jalan sehat. dalam acara ini dari 46 kelompok akan menampilkan kreasi mereka ke depan panggung.tetapi karena keterbatasan waktu ,maka setiap 3 kelompok di jadikan 1 kelompok.acara ini pun sangat meriah dan antusia para peserta PSMB sangat bagus.


3. 11.30-14.00
     Istirahat

4. 14.00-17.30
     Penutupan
     Acara penutupan di ikuti para dosen dan karyawan serta para mahasiswa baru.yang di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,sambutan-sambutan,selanjutnya pemakaian baju almamater,pemberian sertifikat,do'a,terakhir yaitu semua peserta PSMB saling bersalaman dengan semua Dosen dan karyawan serta para panitia PSMB yang hadir.(frendi sp)