Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Kamis, 06 Februari 2014

Tabrakan Dengan Mobil Box di Ngadirojo, Satu Tewas

Pacitan-Kecelakaan maut terjadi di wilayah Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Seorang pengendara motor meregang nyawa setelah bertabrakan dengan mobil box. Selain satu korban tewas, dua penumpang motor juga mengalami luka parah. 

“Korban meninggal telah divisum. Sedangkan korban luka berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” kata Kapolsek Ngadirojo, Iptu Kusnan, Rabu (5/2/2014).

Kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan Ngadirojo-Sudimoro. Tepatnya di Kangkung, Desa Hadiwarno. Pengendara motor yang diketahui bernama Imam Mahfud, warga Desa Cangkring meninggal di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya.

Tak hanya menyebabkan korban tewas. Kecelakaan lalu lintas tersebut juga membuat dua penumpang motor, masing-masing Etik Puji Lestari, istri korban dan anaknya, Yahya mengalami luka parah. Bahkan Etik harus dilarikan ke Puskesmas Ngadirojo untuk mendapatkan perawatan setelah menderita patah tulang kaki kiri. Sedangkan Yahya mendapatkan jahitan di kepala bagian belakang.

Sidang Perdana Hari Ini Untuk Mantan Bupati Pacitan

Gunungkidul-Tersangka kasus judi dadu Sutrisno akan menjalani sidang perdana hari ini, Kamis (6/2/2014) di Pengadilan Negeri (PN) Wonosari. Bos PO Malu Lancar itu menjalani sidang dakwaan.

Dalam daftar persidangan di PN Wonosari, Rabu (5/2/2014), tercatat nama Sutrisno menempati urutan ke 17 dari daftar antri persidangan yang direncanakan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB.

Selain itu tiga rekan Sutrisno juga tertera dalam daftar persidangan, yaitu Agus Sutrisno, Rubino dan Riyanto. Namun ketiganya menjalani sidang untuk kedua kalinya dengan agenda mendengarkan saksi.

“Sidang perkara pak Sutrisno rencananya besok [hari ini],” kata salah satu staf kepaniteraan pidana umum PN Wonosari saat ditanya Harian Jogja. Namun staf itu enggan menjelaskan secara rinci dengan alasan bukan kewenangannya. 

“Berkas pak Sutrisno kita terima dari Kejaksaan tanggal 29 Januari kemarin,” kata Staf itu.

Rabu, 05 Februari 2014

Dua Rumah Warga Donorojo Rusak Tertimpa Batu

Pacitan – Sebongkah batu seukuran mobil menggelinding dari atas bukit di Dusun Guworejo, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo pagi buta kemarin (4/2). Batu itu baru berhenti setelah menghantam dua rumah warga tepat di bawahnya. Akibat benturan keras tersebut beberapa bagian rumah Misni, 40 dan Katijo, 65, hancur.

Bahkan, bangunan dapur dan seluruh isinya porak poranda. Batu raksasa itu juga menghantam ruang tengah rumah Misni hingga jebol. Beruntung, seisi rumah selamat. Sebab, saat kejadian Misni merasakan suara bergemuruh dari atas bukit dan berusaha membangunkan seluruh anggota keluarganya untuk lari keluar rumah. Namun, belum sempat beranjak dari kamar, sebuah batu besar nyelonong di ruang tengah tempat biasa mereka berkumpul. 

‘’Kami bersyukur masih selamat. Biasanya saya tidur di ruang tengah. Namun, pas kejadian saya tidur di kamar,’’ ujarnya.

Selasa, 04 Februari 2014

Bupati Pacitan Indartato : Penyajian Berita Tetap Harus Mengedepankan Nilai Obyektivitas


Pacitan - Media massa sebagai pilar ke-4 demokrasi memiliki peran vital dalam mengawasi laju pemerintahan. Karenanya, pers diharapkan lebih kritis dalam melihat fakta sebelum disajikan dalam bentuk berita.

Hanya saja, penyajian berita tetap harus mengedepankan nilai obyektivitas. Hal itu dikatakan Bupati Pacitan Indartato saat temu media di rumah dinasnya, Selasa (4/2/2014).

"Yang penting jangan sampai menimbulkan fitnah," ujarnya saat berbincang dengan sejumlah kuli tinta yang mengerumuninya.

Apakah berarti dirinya pernah difitnah media? Bupati enggan menjawab. Dia justru berseloroh jika ada (media) yang tidak obyektif dalam menyajikan berita, tentu saja akan merugikan si wartawan sendiri. Sebab, kepercayaan publik sangat dipengaruhi mutu pemberitaan.

Presiden SBY Inginkan Jalan Tembus Akses Wonogiri-Pacitan



Wonogiri - Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY), menginginkan jalan tembus di ruas tapal batas Wonogiri (Jateng) - Pacitan (Jatim). Tepatnya di jalur Giribelah Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, menuju Mukus di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

Di jalur tersebut, utamanya yang berada di wilayah Kabupaten Wonogiri, perlu diperlebar dari semula lebar badan jalan beraspal 4,6 meter menjadi 7 meter, ditambah berem bahu jalan di sisi kiri dan kanan masing-maisng 1,5 meter. Ini untuk mengimbangi jalur dari wilayah Pacitan, yang telah lama diperlebar sebagai bagian dari jalur lintas selatan (JLS).

Kabur Ke Pacitan, Pelaku Penggelapan Motor Tertangkap di Desa Ketro


Pacitan- Sial benar nasib seorang warga Jrakah, Sambit Ponorogo. Setelah dirinya ingin bersembunyi dengan motor hasil penggelapan miliknya, justru malang menghampiri dirinya karena harus berurusan dengan aparat lantaran motor yang dikendarainya terjungkal masuk jurang di Desa Ketro, Kebonagung, Pacitan.

Warga berinisial GBT (33) itu terbukti melakukan tindak pidana penggelapan dengan nopol kendaraan Suzuki Satria FU AE 4385 RN. “TKP penggelapannya di Magetan,” terang AKP Sukimin, Kasat Reskrim Polres Pacitan, seperti dikutip JatimUpdate, Senin (3/2/2014) malam WIB.

Diketahui, dari keterangan petugas, kronologi terbongkarnya kasus penggelapan itu berawal dari pelarian pelaku ke Pacitan, setelah menggelapkan motor milik seseorang di depan Hotel Tentrem, Magetan. Entah karena alasan apa, pelaku memilih Pacitan sebagai tempat persembunyian.

Untuk mengaburkan jejak, GBT selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Naas, saat melintas tikungan di jalur Pacitan-Tulakan ruas Desa Ketro, pelaku hilang kendali. Motor yang dikendarainya pun jatuh ke jurang sedalam 3,5 meter.

Semalam, Dua Rumah di Kecamatan Tulakan Terbakar

Pacitan- Dalam semalam dua rumah di wilayah Kecamatan Tulakan terbakar. Kejadian pertama di Dusun Singkil Desa Gasang. Toko milik Tulaji yang terletak tepat disamping balai Dusun Singkil habis terbakar. Menurut Syamsul Hadi, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Pacitan yang sedang bertugas di lokasi kebakaran, kejadiannya hari Senin malam (03/02/2014) sekitar jam 22.30. 

Dugaan sementara penyebab kebakaran karena percikan api dari arus pendek (korsleting) listrik. Saat kejadian kondisi warung dalam keadaan tidak berpenghuni sehingga tidak mengakibatkan korban. Beruntung api bisa dipadamkan sebelum merembet membakar balai dusun. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir sekitar 100 juta. 

Kejadian serupa juga terjadi di Dusun Krajan Desa Jetak. Dapur rumah milik Marno, juga terbakar habis. Kejadiannya juga hari Senin malam sekitar pukul 23.00. Saat kejadian pemilik rumah juga sedang tidak berada di rumah. Warga sekitar yang mengetahui kejadaian kebakaran tersebut segera bahu membahu memadamkan api sehingga tidak sampai merembet menghanguskan seluruh rumah. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir sekitar 50 juta.

Minggu, 02 Februari 2014

Menyusuri Indahnya Pantai Kali Uluh, Pacitan

Pacitan- Wisata Kabupaten Pacitan memang sangat menakjubkan, khusunya wisata pantai. Mulai dari Pantai Klayar yang sudah terkenal namanya hingga yang belum diketahui oleh khalayak luas. Salah satu pantai yang masih belum banyak diketahui adalah Pantai Kali Uluh. Pantai ini bisa dikatakan masih virgin karena belum terjamah oleh ulah manusia, entah pembangunan atau yang lainnya.



Pantai Kali Uluh terletak di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai ini dapat ditempuh sekitar 30 menit dari pusat kota Pacitan. Untuk rute, awalnya kita akan melewati JLS (Jalur Lintas Selatan) yang beraspal mulus hingga sampai sebelum Jembatan Gayam, ada jalan aspal kecil ke kiri itulah jalur selanjutnya yang kita lalui. Jalan naik untuk beberapa meter, kemudian sampai ke Pasar Gayam, belok kanan (menuju Desa Klesem), ikuti jalan dan kitapun melalui Jempatan Gayam yang melintang diatas JLS.