Selamat Datang di EXPOSE PACITAN dan Perbaharui Informasi Terbaru Untuk Anda di Sini, Terima Kasih Telah Berkunjung Semoga Bermanfaat

Kamis, 09 Januari 2014

Bupati Pacitan Dengarkan Uneg-uneg Warga Melalui Radio

Pacitan- Bupati Pacitan, Indartato sepertinya tak henti-henti mendengarkan suara rakyat. Hari ini (09/01) beliau beserta jajaran mengadakan agenda kunjungan ke Radio Grindulu FM, 104,6 MHz yang beralamatkan di Jalan Basuki Rahmad 67 Pacitan.

Beliau berkunjung untuk berkomunikasi lebih dekat dengan masyarakat Pacitan melalui media Radio. Saling sapa melalui via telepon tak menyurutkan Bupati untuk selalu menerima masukan yang berupa kritik maupun keluhan selama beliau memimpin Pacitan dari tahun 2011 lalu.

Dari keluhan masyarakat yang masuk diantaranya adalah tentang kemiskinan, pendidikan, infrastruktur utamanya jalan, pariwisata, dan beberapa topik yang lainnya. Bupati mengadakan kunjungan sekitar satu jam dari kedatangannya pada pukul delapan pagi.


Rabu, 08 Januari 2014

Miliaran Rupiah Untuk Rehabilitasi Jalan Dan Jembatan Di Pacitan

PACITAN - Keterlambatan beberapa proyek fisik di Kabupaten Pacitan, diharapkan bisa menjadi koreksi sejumlah pihak. Khususnya para penyedia jasa serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Kepala Dinas Bina Marga Dan Pengairan setempat, Budiyanto, mengatakan, kedepan diupayakan ada akselerasi pelaksanaan kegiatan. Baik dari sisi perencanaan, proses tender, hingga pelaksanaan dilapangan. 

“Sehingga tidak akan ada lagi kata terlambat. Semua kegiatan proyek fisik diharapkan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (8/1).

Orang nomor satu dijajaran dinas teknis tersebut mengungkapkan, meski terjadi keterlambatan atas pelaksanaan beberapa proyek fisik, akan tetapi secara umum hasil pekerjaan tersebut sudah memenuhi ketentuan. Utamanya pada sisi kualitas sesuai spek teknis yang dipersyaratkan.  “Ini pengalaman untuk dijadikan koreksi bagi semua pihak,” ingatnya.

Sementara itu terkait kegiatan pada Tahun Anggaran 2014, SKPD yang ia pimpin mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp. 35,368 miliar yang diperuntukan pembenahan infrastruktur jalan, irigasi dan jembatan. “Paket kegiatan tersebut, sebagai tindak lanjut kegiatan proyek fisik tahun anggaran sebelumnya. Meskipun juga ada beberapa paket kegiatan baru,” jelas pejabat Eselon IIb ini.

Senin, 06 Januari 2014

EBY (Ibas), Jadwalkan Kunjungi Pacitan

PACITAN - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD), Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY), dijadwalkan bakal kembali berkunjung ke Pacitan. Orang kedua dijajaran puncak partai pemenang pemilu tersebut, direncanakan juga akan menyambangi sejumlah kabupaten lain diwilayah Dapil VII Jatim. “Selain ke Pacitan, Mas Ibas-sapaan akrab-Edhie Baskoro Yudhoyono-juga akan berkunjung ke Ponorogo, Trenggalek, Magetan serta Ngawi,” ujar Hery Purnomo, Koordinator Kabupaten (Korkab) Griya Aspirasi EBY Kabupaten Pacitan, Minggu (5/12).

Politisi berbasis seniman ini mengatakan, dalam serangkaian kunjungan kerja EBY ke kampung halaman pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dijadwalkan akan mendatangi beberapa lokasi. Adapun kegiatan Ibas selama di Pacitan diantaranya bertemu dengan para kader demokrat, budayawan, dan masyarakat konstituen. Utamanya para pemilih pemula. Hery menegaskan, kunjungan kerja mantan Politisi Senayan ke Pacitan tersebut, bakal membawa dampak cukup signifikan disejumlah bidang. Khususnya akselerasi pembangunan, serta pencerahan kepada masyarakat akan pendidikan politik menghadapi Pemilu Legislatif, April mendatang. “Mas Ibas berharap, masyarakat pemilih bisa memahami proses berdemokrasi berbasis kejujuran dan keadilan. Sehingga kedepan diharapkan akan terpilih wakil-wakil rakyat yang amanah dan bisa membawa perubahan,” bebernya.


Tradisi Eretan Pacitan, Kearifan Lokal dan Budaya Gotong Royong

Pacitan - Hari itu ombak begitu tinggi. Bunyi deburnya menenggelamkan suara manusia yang berada di daratan. Itulah pemandangan awal sebelum tradisi eretan dimulai. Sebuah cerminan tentang kearifan lokal dan budaya gotong-royong warga Wora-wari, Kebonagung.

10 pria berperawakan kekar tampak berbaris di bibir pantai. Mereka berdiri membelakangi hamparan pasir yang basah oleh air laut. Matanya tertuju pada sosok tua yang berdiri di hadapan mereka. Wasito (53) nama pria itu. Mulutnya tak henti komat-kamit layaknya dalang.


Kalimat demi kalimat yang terucap dari lisan Wasito bukan tanpa makna. Deretan kata yang tersusun indah adalah pengejawantahan sedekah bumi. Wujudnya berupa ingkung (ayam dimasak bumbu) lengkap dengan nasi dan lauk. Sajian itu ditata sedemikian rupa dan ditata di atas hamparan pasir.


"Intinya kami semua memohon keselamatan dan ketenteraman hidup," ujar Wasito yang juga menjabat Kepala Desa Wora-wari, Kecamatan Kebonagung, Sabtu (4/1/2013).

Kamis, 02 Januari 2014

Diduga Menipu dan Menggelapkan Motor, Warga Pacitan Dibui

SOLO- Warga Ngejring RT 003/RW 004, Sendang Donorejo, Pacitan, Jawa Timur, Darman, 50, harus berurusan dengan polisi, karena diduga telah menipu dan menggelapkan motor milik warga Pasar Kliwon, November lalu. Ironisnya, orang yang ia tipu adalah teman akrabnya.

Informasi yang dihimpun solopos.com saat gelar tersangka dan barang bukti di Mapolsek Pasar Kliwon, Senin (30/12/2013), Darman yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu diduga menipu Srianto, 43, warga Harjodipuran RT 005/RW 006, Joyodiningratan, Pasar Kliwon, Solo. Saat beraksi ia menggunakan modus meminjam motor milik korban, yakni Suzuki Shogun berpelat nomor AD 5956 BT.

Kala itu Darman kepada korban beralasan motor tersebut akan digunakannya untuk mengambil pakaian di rumah indekosnya di Solo. Korban pun meminjamkannya lantaran Darman merupakan teman akrabnya. Namun, setelah beberapa jam Darman tak kembali. Kecurigaan Srianto muncul karena Darman tak kunjung mengembalikan motornya meski beberapa hari telah berlalu.


Rabu, 01 Januari 2014

Akibat Ban Masuk Jalan Berlubang, Warga Pacitan Sekeluarga Masuk Sungai

PONOROGO-Kecelakaan tunggal terjadi di jalur maut Ponorogo - Pacitan, Desa Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (1/1) petang. Diduga, kecelakaan tunggal mobil Toyota Kijang bernopol AE 1342 YM yang dikemudikan Sugiharto (45) bersama istri dan kedua anaknya itu, oleng masuk ke sungai di sebelah timur Jl raya Ponorogo - Pacitan yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter usai menghindari jalan utama yang berlubang (rusak).

Kecelakaan tunggal yang membawa penumpang satu keluarga tersebut mengakibatkan jalur Ponorogo - Pacitan mendadak macet total. Pasalnya, semakin banyak pengguna jalan yang berhenti ingin menyaksikan kecelakaan tunggal itu.
Pengemudi mobil, Sugiharto (45) warga Desa Tanjung Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan menceritakan dalam perjalanan dari Pacitan menuju Ponorogo bersama istri dan kedua anaknya.

Saat itu, mobilnya melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam. Setibanya di depan SPBU Nailan, roda depan mobil kijang tersebut, masuk ke jalan berlubang. Seketika itu mobil langsung oleng ke kanan dan masuk ke sungai sebelah timur jalan itu.


Jalan Utama Pacitan Padat di Awal Tahun 2014 [FOTO]

Pacitan- Tepat hari Rabu ini adalah awal tahun baru 2014 serta libur bersama tahun baru. Liburan ini pun tak dilewatkan masyarakat untuk berlibur terutama ke tempat-tempat wisata. Kota Pacitan pun terkena dampaknya. tempat-tempat wisata diserbu para wisatawan baik lokal maupun luar kota. Mulai Goa bahkan pantai. 


Pantauan Expose Pacitan, wisatawan membludak mengunjungi Pantai Teleng Ria, dimana pantai tersebut jaraknya paling terdekat dengan pusat kota. Terlihat ribuan pengunjung keluar masuk menuju tempat wisata itu. Kendaraan didominasi oleh roda dua serta mobil pribadi. Banyak plat luar Pacitan mondar-mandir dijalanan kota, plat AE, AG yang banyak melintas. Selain itu juga ada plat AD, AB, W, L dan masih banyak lagi,hingga membuat jalanan utama pacitan padat merayap terutama saat akan mendekati lampu lalu lintas.

Waspadai Jalur Pacitan-Ponorogo di Musim Liburan Awal Tahun Baru 2014

Pacitan - Libur awal tahun 2014, sejumlah obyek wisata di Pacitan dipastikan dibanjiri pengunjung. Hanya saja, untuk menuju ke Kota 1001 Gua, pengguna jalan dari arah utara harus melintasi kawasan rawan longsor. Terlebih saat musim hujan seperti saat ini.


"Kita menyiapkan jalur alternatif Pacitan-Nawangan-Purwantoro," kata AKP Hardono, Kasat Lantas Polres Pacitan kepada wartawan, Rabu (1/1/2014).

Jalur tersebut, terang Hardono, disiapkan bagi pengguna jalan asal Ponorogo, Madiun dan kota-kota sekitar. Sebab, jalur provinsi Ponorogo-Pacitan sepanjang 80 kilometer hampir seluruhnya berpotensi longsor.

Bukan itu saja, beberapa ruas jalan mengalami penyempitan karena bahu jalan tergerus Sungai Grindulu. Akibatnya, hanya separuh bagian jalan beraspal yang dapat dilewati kendaraan.